
Community Rating






Sinners
Sinners menonjol dengan sinematografi megah oleh Autumn Durald Arkapaw, penggunaan musik blues dan folk Irlandia oleh Ludwig Göransson, serta tema sosial yang mendalam, seperti rasisme, warisan perbudakan, dan kekerasan era Jim Crow. Vampir dalam film ini memiliki karakteristik klasik (terbakar di bawah matahari, lemah terhadap bawang putih, dan mati jika jantung ditusuk kayu) tetapi unik karena memiliki koneksi memori antar satu sama lain. Film ini juga menyisipkan isu “berbagi luka” sebagai metafora perlawanan terhadap penindasan. Dengan durasi 137 menit, Sinners mendapat pujian kritis, mencetak skor 100% di Rotten Tomatoes pada minggu perdananya, dan dianggap sebagai salah satu film horor terbaik tahun 2025.
-
Konten Horor dan Kekerasan: Film ini mengandung adegan horor supernatural yang intens, termasuk serangan vampir, kekerasan fisik, dan pertempuran berdarah. Meskipun tidak berfokus pada gore berlebihan, elemen-elemen ini dapat menakutkan atau mengganggu anak-anak.
-
Tema Berat dan Dewasa: Sinners mengangkat isu sosial yang kompleks seperti rasisme, perbudakan, dan ketegangan rasial di era Jim Crow, serta trauma perang dan kejahatan. Tema-tema ini sulit dipahami oleh anak-anak dan dapat memengaruhi persepsi mereka terhadap konflik dan kekerasan.
- Adegan Eksplisit: Beberapa sumber menyebutkan adanya adegan dewasa yang “cukup eksplisit,” seperti konten yang tidak dijelaskan secara rinci tetapi kemungkinan melibatkan kekerasan atau elemen sensual. Hal ini membuat film ini tidak sesuai untuk penonton muda.
-
Atmosfer Mencekam dan Narasi Lambat: Tempo film yang lambat di awal, diikuti oleh ketegangan psikologis dan horor, mungkin membingungkan atau membuat anak-anak tidak nyaman. Film ini dirancang untuk penonton dewasa yang menghargai narasi mendalam dan simbolisme.
- Rating dan Rekomendasi: Meskipun rating resmi tidak disebutkan dalam sumber, Sinners dianggap sebagai film untuk penonton dewasa (kemungkinan setara PG-17 atau R) karena kekerasan, tema berat, dan elemen horor. Orang tua disarankan untuk tidak membawa anak-anak, terutama di bawah usia 13 tahun, untuk menonton film ini. Sebuah postingan di X mencatat bahwa orang tua yang membawa anak berusia 7-8 tahun untuk menonton Sinners dianggap kurang bijaksana karena kontennya yang tidak sesuai.
- Tinjau Konten Terlebih Dahulu: Orang tua sebaiknya menonton film ini terlebih dahulu atau membaca ulasan mendetail untuk memahami kontennya sebelum memutuskan apakah cocok untuk remaja yang lebih tua (usia 15-17 tahun) yang sudah matang secara emosional.
- Dampingi dan Diskusikan: Jika memilih untuk menonton bersama remaja, dampingi mereka dan diskusikan tema-tema berat seperti rasisme atau kekerasan untuk memberikan konteks dan membantu mereka memahami bahwa ini adalah fiksi.
- Pilih Alternatif yang Sesuai: Untuk anak-anak atau remaja muda, pilih film dengan genre petualangan atau komedi keluarga yang lebih ringan dan sesuai usia, seperti animasi atau film dengan rating PG.
This content is restricted!
Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.
Sinopsis Lengkap Film Sinners (2025)
- Sammie Moore (Miles Caton), sepupu mereka yang merupakan gitaris blues berbakat. Meski ayahnya, seorang pendeta, menentang musik blues karena dianggap “supranatural” dan berdosa, Sammie bergabung untuk tampil di klub.
- Delta Slim, seorang pianis, dan Pearline, penyanyi yang menjalin hubungan romansa dengan Sammie.
- Annie, istri Smoke yang terasing, yang bekerja sebagai juru masak.
- Grace dan Bo, pedagang Tionghoa setempat yang menjadi pemasok.
- Cornbread, pekerja ladang yang bertugas sebagai penjaga keamanan.
- Michael B. Jordan sebagai Smoke dan Stack, memberikan penampilan ganda yang disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya.
- Miles Caton sebagai Sammie Moore, gitaris blues yang menjadi pusat cerita.
- Hailee Steinfeld sebagai Mary, tokoh wanita yang kuat dan emosional.
- Jack O’Connell sebagai Remmick, antagonis vampir yang karismatik namun kejam.
- Pemeran pendukung: Wunmi Mosaku, Jayme Lawson, Omar Benson Miller, Li Jun Li, Delroy Lindo, dan Tenaj L. Jackson.
- Musik: Ludwig Göransson, yang menggunakan gitar Dobro Cyclops 1932 dan berkolaborasi dengan produser blues Lawrence “Boo” Mitchell serta Serena Göransson untuk menciptakan soundtrack yang otentik dan emosional, dirilis oleh Sony Masterworks.
- Sinematografi: Autumn Durald Arkapaw, menghadirkan visual memukau yang layak ditonton di IMAX.
- Desain Produksi: Hannah Beachler, dengan kostum oleh Ruth E. Carter, memperkuat autentisitas era 1930-an.
Lihat Film Lain
Produk Terkait
- Film
Over the Moon
- Film
Kungfu Panda 1
- Film
Wreck-It Ralph
Community Rating




