Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

Omniscient Reader: The Prophecy

This content is restricted!

Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.

Sinopsis Lengkap Omniscient Reader: The Prophecy

Omniscient Reader: The Prophecy” adalah film fantasi aksi Korea Selatan yang akan dirilis pada Juli 2025, diadaptasi dari novel web populer Omniscient Reader’s Viewpoint karya Sing Shong, yang juga telah diadaptasi menjadi webtoon oleh Redice Studio. Film ini disutradarai oleh Kim Byung-woo dan diproduksi oleh Lotte Entertainment, menampilkan jajaran aktor ternama seperti Ahn Hyo-seop, Lee Min-ho, Chae Soo-bin, Shin Seung-ho, Nana, dan Jisoo BLACKPINK. Berikut sinopsis lengkapnya berdasarkan informasi yang tersedia:Cerita berpusat pada Kim Dok-ja (diperankan oleh Ahn Hyo-seop), seorang pekerja kantoran biasa yang menghabiskan lebih dari satu dekade membaca novel web berjudul Three Ways to Survive in a Ruined World (Tiga Cara Bertahan Hidup di Dunia yang Kelam). Novel ini, yang kurang dikenal publik, menceritakan dunia apokaliptik penuh monster dan skenario berbahaya. Kim Dok-ja adalah satu-satunya pembaca setia novel ini, mengikuti kisahnya hingga tamat. Namun, ia kecewa dengan akhir cerita novel tersebut.Suatu hari, tanpa diduga, dunia nyata mulai berubah menjadi dunia fiksi dari novel yang ia baca. Ketika berada di kereta bersama rekan kerjanya, Yoo Sang-ah (Chae Soo-bin), kereta tiba-tiba berhenti karena serangan makhluk misterius, menandakan bahwa realitas telah menyatu dengan alur cerita novel. Kim Dok-ja menyadari bahwa ia kini terjebak dalam dunia Three Ways to Survive in a Ruined World, dan sebagai satu-satunya orang yang mengetahui alur cerita serta rahasia di baliknya, ia memiliki keunggulan untuk bertahan hidup dan mengubah nasib dunia.Kim Dok-ja bertemu dengan Yoo Joong-hyuk (Lee Min-ho), protagonis utama novel yang dikenal sebagai prajurit tangguh dengan kemampuan unik untuk hidup kembali setelah kematian. Bersama-sama, mereka membentuk aliansi untuk melawan ancaman monster dan skenario apokaliptik yang terus muncul, dengan tujuan mengubah akhir cerita yang tragis menjadi sesuatu yang lebih baik. Dalam perjalanan, Kim Dok-ja juga berinteraksi dengan karakter lain, seperti:

  • Jung Hee-won (Nana), seorang wanita pemberani yang dijuluki “dewi keadilan” karena prinsip moralnya yang kuat dan kekuatan tempurnya.
  • Lee Hyun-sung (Shin Seung-ho), mantan tentara yang menjadi pelindung kelompok dengan kekuatan fisiknya.
  • Lee Ji-hye (Jisoo BLACKPINK), rekan Yoo Joong-hyuk yang tangguh dalam menghadapi krisis.
  • Yoo Sang-ah (Chae Soo-bin), rekan kerja Kim Dok-ja yang ikut terjebak dan menjadi bagian penting dari kelompok.
  • Lee Gil-young (Kwon Eun-sung), seorang anak laki-laki dengan kemampuan unik berkomunikasi dengan serangga, yang bergabung dalam petualangan mereka.
  • Gong Pil-doo (Park Ho-san), karakter kaya yang manipulatif, dan Han Myung-oh (Choi Young-joon), atasan Kim Dok-ja yang terperangkap dalam skenario.

Film ini mengusung tema fantasi, aksi, dan survival dengan nuansa metafiksi, di mana Kim Dok-ja menggunakan pengetahuannya tentang novel untuk menghadapi tantangan dunia apokaliptik. Cerita ini penuh dengan aksi intens, efek visual CGI yang menggambarkan dunia pasca-apokaliptik, serta konflik emosional yang mendalam, terutama dalam upaya Kim Dok-ja untuk menyelamatkan dunia dan orang-orang di sekitarnya. Film ini juga mengeksplorasi dinamika hubungan antar karakter, seperti persahabatan, pengorbanan, dan perjuangan melawan takdir yang telah tertulis.Kecocokan dengan AnakMengenai kecocokan film Omniscient Reader: The Prophecy untuk anak-anak, beberapa faktor perlu dipertimbangkan berdasarkan informasi yang tersedia:

  1. Genre dan Tema:
    • Film ini bergenre fantasi, aksi, dan survival dengan latar dunia apokaliptik. Cerita mengandung elemen kekerasan, seperti pertarungan melawan monster dan situasi berbahaya yang intens. Tema dystopia dan kehancuran dunia dapat terasa berat atau menakutkan bagi anak-anak, terutama yang berusia di bawah 13 tahun.
    • Nuansa emosional yang dalam, seperti konflik batin dan pengorbanan, mungkin sulit dipahami oleh anak-anak kecil dan lebih cocok untuk remaja atau dewasa muda.
  2. Konten Visual dan Kekerasan:
    • Film ini menggunakan efek CGI untuk menggambarkan dunia pasca-apokaliptik yang kelam, termasuk adegan pertempuran dan serangan monster. Beberapa ulasan awal menyebutkan bahwa efek visualnya intens, yang mungkin terlalu menegangkan untuk anak-anak.
    • Meskipun tidak ada informasi spesifik tentang tingkat kekerasan grafis, tema survival dan aksi laga biasanya melibatkan adegan kekerasan ringan hingga sedang, yang mungkin tidak sesuai untuk anak di bawah usia 13 tahun.
  3. Karakter Anak dalam Cerita:
    • Salah satu karakter, Lee Gil-young, adalah anak laki-laki dengan kemampuan unik berkomunikasi dengan serangga. Kehadirannya mungkin menarik bagi anak-anak karena memberikan representasi karakter muda yang berani. Namun, perannya dalam dunia apokaliptik yang penuh bahaya juga dapat menimbulkan kesan menakutkan bagi penonton anak.
  4. Rating Usia:
    • Belum ada informasi resmi mengenai rating usia film ini di Indonesia (misalnya, SU, 13+, atau 17+). Namun, mengingat genre aksi-fantasi dan tema apokaliptik, film ini kemungkinan akan diberi rating 13+ atau lebih tinggi, mirip dengan film Korea lain dengan tema serupa. Sebagai perbandingan, film seperti Along with the Gods (diproduksi oleh Realies Pictures) memiliki rating 13+ karena kekerasan dan tema emosionalnya.
  5. Pesan Moral dan Edukasi:
    • Film ini menawarkan pesan tentang keberanian, kerja sama, dan mengubah takdir melalui usaha keras, yang bisa menjadi nilai positif untuk anak-anak yang lebih besar (remaja). Namun, kompleksitas cerita dan elemen metafiksi (cerita dalam cerita) mungkin terlalu rumit untuk anak-anak di bawah 10 tahun.
    • Karakter seperti Kim Dok-ja dan Yoo Joong-hyuk menunjukkan ketangguhan dan strategi dalam menghadapi masalah, yang bisa menginspirasi remaja untuk berpikir kritis dan bekerja sama dalam situasi sulit.

Rekomendasi untuk Anak:

  • Tidak Direkomendasikan untuk Anak di Bawah 13 Tahun: Tema apokaliptik, adegan aksi, dan potensi kekerasan visual membuat film ini kurang cocok untuk anak-anak kecil. Elemen seperti monster dan kehancuran dunia dapat menimbulkan ketakutan atau kebingungan.
  • Cocok untuk Remaja (13 Tahun ke Atas): Remaja yang menyukai cerita fantasi, aksi, atau adaptasi webtoon mungkin akan menikmati film ini, terutama karena kehadiran aktor populer seperti Lee Min-ho dan Jisoo BLACKPINK. Namun, orang tua disarankan untuk memeriksa rating resmi film dan menonton trailer (tersedia di YouTube Lotte Entertainment) untuk memastikan kecocokan dengan anak mereka.
  • Panduan Orang Tua: Jika orang tua ingin anak menonton, sebaiknya mendampingi untuk menjelaskan konteks cerita, terutama elemen emosional dan kekerasan. Diskusi setelah menonton juga dapat membantu anak memahami pesan moral seperti kerja sama dan keberanian.

Kesimpulan: Omniscient Reader: The Prophecy adalah film fantasi aksi yang menarik dengan cerita kompleks tentang Kim Dok-ja yang berusaha mengubah takdir dunia novel yang menjadi nyata. Meskipun menawarkan nilai positif seperti keberanian dan kerja sama, tema apokaliptik, aksi intens, dan potensi kekerasan membuatnya kurang cocok untuk anak di bawah 13 tahun. Film ini lebih sesuai untuk remaja yang menyukai genre fantasi dan aksi, dengan pengawasan orang tua untuk memastikan kenyamanan menonton. Untuk informasi lebih lanjut, orang tua dapat memeriksa trailer resmi atau menunggu pengumuman rating usia resmi dari distributor di Indonesia.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank