Backrooms
Sinopsis & Deskripsi Lengkap Film “Backrooms” (2026)
Informasi Umum
- Judul: Backrooms
- Sutradara: Kane Parsons (Kane Pixels) — debut film panjangnya
- Penulis: Will Soodik (berdasarkan serial YouTube viral Kane Pixels dan creepypasta asli “The Backrooms”)
- Distributor: A24
- Tanggal Rilis: 29 Mei 2026 (bioskop)
- Durasi: 110 menit (1 jam 50 menit)
- Rating: R (dewasa)
- Genre: Psychological Horror, Sci-Fi Horror, Thriller
- Pemeran Utama:
- Chiwetel Ejiofor sebagai Clark
- Renate Reinsve sebagai Dr. Mary Kline
- Mark Duplass sebagai Phil
- Lukita Maxwell sebagai Kat
- Finn Bennett sebagai Bobby
Sinopsis Singkat
Sebuah pintu aneh muncul di basement sebuah showroom furnitur. Clark, pemilik toko furnitur, menemukan dimensi tak terbatas yang disebut The Backrooms — labirin ruangan kuning monoton yang seolah tak berujung, penuh furnitur acak, dan suasana yang membuat siapa pun merasa “kamu tidak seharusnya ada di sini”.Ketika Clark menghilang ke dalam dimensi itu, terapisnya, Dr. Mary Kline, memutuskan untuk menyusul dan menyelamatkannya. Di dalam Backrooms, mereka berdua harus menghadapi horor psikologis yang semakin dalam, entitas misterius, dan realitas yang semakin terdistorsi.
Deskripsi Lengkap & Plot (Ada Spoiler Ringan)
Film ini adalah adaptasi besar-besaran dari serial YouTube legendaris Kane Pixels yang dimulai tahun 2022. Konsep intinya tetap sama dengan creepypasta asli: The Backrooms adalah dimensi liminal — ruang “di antara” realitas yang monoton, menyeramkan, dan tak ada habisnya.Elemen utama film:
- Visual & Suasana: Sangat kuat. Produksi membangun set sebesar 30.000 kaki persegi yang benar-benar membuat aktor dan kru tersesat. Dominasi warna kuning kusam, lampu neon berdengung, karpet basah, dan koridor tak berujung menjadi “karakter” utama film.
- Gaya: Campuran antara found-footage (rekaman video) dan sinematografi sinematik modern.
- Tema: Trauma, ingatan, kegilaan, dan bagaimana masa lalu seseorang bisa “menciptakan ulang” dirinya sendiri dalam bentuk yang salah.
- Entitas: Ada makhluk bernama Still Life — tiruan manusia yang cacat dan menyeramkan (bukan monster konvensional, tapi sesuatu yang jauh lebih disturbing).
Ringkasan Plot (spoiler ringan): Clark menemukan portal di basement tokonya. Ia membawa asistennya (Kat) dan pacar Kat (Bobby) untuk merekam. Mereka bertemu makhluk dan mengalami kengerian. Clark akhirnya menghilang. Mary, yang awalnya mengira Clark mengalami halusinasi akibat alkohol, akhirnya masuk ke Backrooms untuk mencarinya.Di dalamnya, Clark sudah tidak waras. Mary harus berjuang tidak hanya melawan entitas, tapi juga melawan “versi-versi rusak” dari ingatan dan trauma mereka sendiri. Film berakhir dengan nuansa yang cukup terbuka dan disturbing.Ada juga keterkaitan dengan organisasi fiksi bernama Async yang meneliti dimensi ini (diambil dari lore serial YouTube).
theplaylist.net
Kecocokan dengan Anak / Remaja
Kesimpulan singkat:
Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 13 tahun.
Cukup berat bahkan untuk sebagian remaja 13–15 tahun.Alasan detail:
| Aspek | Tingkat | Keterangan |
| Kekerasan & Darah | Sedang | Ada adegan pembunuhan dengan darah, kepala terpenggal, dan gigitan leher. Tidak se-gory film slasher, tapi cukup jelas. |
| Horor Psikologis | Sangat Tinggi | Suasana dread yang panjang, disorientasi, ruangan tak berujung, dan perasaan “terjebak selamanya”. Bisa sangat mengganggu secara mental. |
| Entitas/Monster | Tinggi | Still Life dan makhluk lain sangat disturbing secara visual (bukan jump scare murahan, tapi visual yang aneh dan tidak nyaman). |
| Tema Dewasa | Tinggi | Kegilaan, trauma masa lalu, alkoholisme, kematian, dan hubungan yang rusak. |
| Bahasa & Konten Lain | Sedang | Ada kata-kata kasar. |
Rekomendasi Usia:
- Di bawah 12 tahun: Sangat tidak cocok (bisa mimpi buruk dan cemas).
- 13–14 tahun: Hanya jika anak sudah sangat matang dan sudah biasa nonton horor. Tetap sebaiknya didampingi orang tua.
- 15 tahun ke atas: Lebih aman, terutama bagi yang suka horor psikologis (seperti Hereditary, The VVitch, atau Midsommar).
- Banyak orang tua di Reddit dan Common Sense Media mengatakan film ini terlalu intense untuk anak di bawah 13–14 tahun.
Catatan tambahan: Film ini lebih ke arah slow-burn atmospheric horror daripada film penuh aksi atau jump scare. Sebagian anak/remaja justru akan merasa bosan di bagian awal karena suasananya sangat lambat dan repetitif — tapi justru itulah yang membuatnya menyeramkan.Kesimpulan:
Backrooms adalah salah satu film horor paling menarik tahun 2026 berkat visual dan konsepnya yang unik. Sangat direkomendasikan untuk pecinta horor psikologis dewasa, tapi jangan ditonton bersama anak kecil atau remaja yang sensitif terhadap horor. Kalau kamu sudah nonton atau mau tahu lebih detail tentang ending-nya, boleh tanya lagi!
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
Backrooms itu film horor soal dunia paralel yang penuh lorong kosong dan ruangan kantor tak berujung. Ceritanya, sekelompok orang tersesat dan harus bertahan hidup dari makhluk aneh. Buat anak-anak, ini bukan tontonan yang pas. Menurut saya, usia minimal 15 tahun ke atas, itupun kalau anaknya sudah biasa nonton horor. Soalnya suasananya mencekam banget, banyak jump scare, dan ada adegan kekerasan yang cukup intens, meski nggak terlalu detail. Pesan positif yang bisa diambil mungkin soal kerja sama dan ketahanan mental saat terjebak situasi sulit, tapi itu tertutup oleh rasa takut yang dominan. Orang tua perlu waspada sama adegan kekerasan psikologis, teror yang bikin cemas, dan beberapa dialog yang sedikit kasar. Nggak ada konten seksual, merokok, atau narkoba di sini. Keberagaman karakternya lumayan, ada campuran latar belakang. Intinya, saya nggak rekomendasikan untuk anak di bawah 15 tahun. Kalau anak remaja akhir yang suka horor, mungkin bisa, tapi dampingi dan diskusikan setelah nonton.
Belum ada review. Jadilah yang pertama!




