Birds Of Prey (And The Fantabulous Emancipation Of One Harley Quinn)

Birds Of Prey (And The Fantabulous Emancipation Of One Harley Quinn)

Sinopsis Birds of Prey (And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn)

Film Birds of Prey (And the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn) (2020) adalah cerita aksi-komedi superhero yang diceritakan langsung dari sudut pandang Harley Quinn (diperankan oleh Margot Robbie) dengan gaya narasi yang chaotic, penuh warna, humor gelap, dan breaking the fourth wall.

Cerita dimulai setelah peristiwa Suicide Squad, di mana Joker memutuskan hubungan dengan Harley Quinn secara brutal. Harley diusir dari kehidupan mewahnya, dilempar ke jalanan Gotham City, dan harus memulai hidup baru sendirian. Dia merayakan “kemerdekaan”-nya dengan memotong rambut, mengadopsi hyena peliharaan bernama Bruce, bermain roller derby, dan berpesta di klub malam milik bos kejahatan terkenal Roman Sionis alias Black Mask (Ewan McGregor), seorang penjahat narsis, sadis, dan sangat kejam.

Di klub itu, Harley mabuk dan secara tidak sengaja membuat marah Sionis. Dari sini, cerita mulai berputar cepat. Ada sebuah berlian berharga yang disembunyikan di dalamnya nomor rekening bank rahasia milik Sionis. Berlian itu dicuri oleh seorang gadis kecil pencopet jalanan bernama Cassandra Cain (Ella Jay Basco), yang kemudian menjadi buruan utama Sionis dan pembantunya yang psikopat, Victor Zsasz (Chris Messina).

Harley, yang awalnya mencoba menjauh dari masalah, malah terlibat karena dia sempat “membantu” Cass (meski dengan cara yang sangat Harley-style). Sementara itu, beberapa karakter perempuan lain juga punya agenda sendiri terhadap Sionis:

  • Renee Montoya (Rosie Perez), detektif polisi yang jujur tapi sering diabaikan rekan kerjanya, sedang menyelidiki kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Huntress.
  • Dinah Lance / Black Canary (Jurnee Smollett), penyanyi burlesque yang bekerja untuk Sionis tapi sebenarnya punya hati nurani dan kemampuan sonic scream super.
  • Helena Bertinelli / Huntress (Mary Elizabeth Winstead), pembunuh bayaran dendam yang memburu anak buah mafia yang membantai keluarganya dulu (termasuk Sionis dan kroni-kroninya).

Keempat wanita ini (plus Harley dan Cass) akhirnya terpaksa bersatu karena diburu oleh Sionis dan pasukannya yang sangat banyak. Cerita penuh dengan adegan aksi berantai yang stylish, koreografi pertarungan kreatif (termasuk adegan slow-motion, penggunaan senjata tidak biasa seperti tas hantaman confetti, palu, hingga hyena), humor absurd, dan flashback lucu yang menjelaskan latar belakang masing-masing karakter.

Sepanjang film, Harley terus bercerita dengan gaya sarkastik dan penuh energi, menunjukkan proses “emansipasi”-nya dari bayang-bayang Joker, menemukan kekuatan dalam persahabatan perempuan, dan membentuk tim tidak resmi yang akhirnya dikenal sebagai Birds of Prey. Klimaksnya berlangsung di sebuah taman hiburan rusak dengan pertarungan besar melawan Sionis dan anak buahnya, diakhiri dengan pesan tentang persahabatan, kebebasan, dan girl power dengan sentuhan sangat kacau-balau khas Harley.

Kecocokan dengan Tontonan Anak

Film ini sama sekali tidak cocok untuk anak-anak atau bahkan remaja di bawah umur 15–16 tahun.

Alasan utama:

  • Diberi rating R (Restricted) oleh MPAA karena kekerasan kuat dan terus-menerus, bahasa kasar sepanjang film (sekitar 78 kata “fuck”, puluhan “shit”, dll.), serta beberapa unsur seksual dan materi obat-obatan.
  • Kekerasan sangat grafis: orang ditembak (termasuk kepala), dipukuli habis-habisan, ditusuk, wajah dikuliti hidup-hidup (meski tidak terlalu eksplisit visual), pembantaian keluarga (termasuk anak kecil), kaki digigit hyena hingga putus, dll. Darah dan luka muncul cukup sering.
  • Bahasa sangat kasar dan vulgar, termasuk kata-kata makian berat yang diucapkan berulang-ulang.
  • Ada adegan minum alkohol berlebihan, referensi narkoba, dan beberapa momen seksual ringan (pakaian minim, adegan perintah strip di klub, dll.).
  • Tema dewasa: hubungan abusive (Harley-Joker), balas dendam berdarah, pembunuhan, dunia kriminal Gotham yang gelap.

Menurut panduan orang tua (Common Sense Media, Kids-in-Mind, IMDb Parents Guide), film ini direkomendasikan untuk usia 16+ atau 17+, dan hanya cocok untuk remaja matang yang sudah paham konteks kekerasan fiksi superhero. Untuk anak di bawah 13–14 tahun, kontennya terlalu intens, berdarah, dan vulgar — bisa menakutkan atau memberi pengaruh buruk.

Jadi, kalau untuk tontonan keluarga atau anak kecil, jangan pilih film ini. Lebih baik cari film superhero dengan rating PG-13 seperti Wonder Woman atau Shazam! yang lebih ringan dan ramah anak.

 

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
2.0 ★★★★★

Film ini cerita tentang Harley Quinn yang putus dari Joker, lalu dia harus berurusan dengan bos kriminal Black Mask yang lagi nyari berlian curian. Harley akhirnya gabung sama sekelompok wanita lain — Huntress, Black Canary, dan Renee Montoya — untuk bantuin gadis kecil bernama Cassandra. Aksi mereka kocak, kotor, dan penuh ledakan. Jujur, film ini BUKAN untuk anak di bawah 17 tahun. Kekerasannya brutal dan eksplisit — banyak adegan pukul, tendang, tikam, tembak, dan hancurkan tulang. Umpatan kasar dipakai terus-terusan (F-word dan lainnya). Ada juga adegan seksual yang tersirat (Harley bayangin adegan seks, pakaian terbuka). Adegan mabuk-minum dan merokok juga ditampilkan secara glamor. Pesan positifnya: soal pemberdayaan perempuan, independensi, dan persahabatan. Karakternya beragam (ras dan orientasi seksual). Tapi sayang, caranya disampaikan terlalu vulgar untuk anak-anak. Kesimpulan: Jangan tonton sama anak. Untuk remaja 17+ pun perlu diskusi soal pilihan hidup dan kekerasan. Orang tua harus siap dampingi dan jelaskan mana yang realistis.

About Writer