Portgas D. Ace, yang lebih dikenal sebagai “Fire Fist” Ace, adalah salah satu karakter paling ikonik dan tragis dalam One Piece. Dia adalah putra biologis dari Raja Bajak Laut Gol D. Roger dan Portgas D. Rouge, kakak angkat dari Monkey D. Luffy serta Sabo, serta mantan Komandan Divisi 2 dari Bajak Laut Whitebeard. Ace meninggal di usia 20 tahun selama Perang Puncak Marineford, tapi warisannya terus hidup hingga cerita terbaru (termasuk arc Wano dan Egghead).
Berikut adalah biografi terlengkap beserta banyak fakta menarik yang jarang diketahui orang awam (berdasarkan manga, anime, SBS Oda, Vivre Card Databook, dan sumber resmi lainnya).
Masa Kelahiran dan Masa Kecil yang Penuh Drama
- Ace lahir sebagai Gol D. Ace di pulau Baterilla, South Blue.
- Ibunya, Portgas D. Rouge, mengandungnya selama 20 bulan (bukan 9 bulan biasa). Saat Roger dieksekusi, Rouge sudah mengandung 5 bulan. Untuk melindungi bayinya dari World Government yang memburu keturunan Roger, Rouge menahan kelahirannya selama 15 bulan ekstra. Dia meninggal segera setelah melahirkan karena kelelahan ekstrem.
- Nama “Ace” sebenarnya dipilih oleh Roger sebelum kematiannya. Roger memberi nama pedangnya sendiri “Ace”, dan nama itu diwariskan ke anaknya (fakta yang dikonfirmasi SBS dan Vivre Card).
- Jika Ace lahir perempuan, namanya akan “Ann” (dari SBS Oda).
- Tanggal lahir resmi Ace adalah 1 Januari (karena “Ace” adalah kartu pertama dalam deck kartu), tapi secara biologis dia seharusnya lahir sekitar Februari dan berusia 21 tahun saat mati. Karena penundaan kelahiran, dia mati di usia 20.
- Ace sangat membenci ayah biologisnya (Roger). Dia merasa hidupnya adalah kutukan karena kebencian dunia terhadap Roger. Saat kecil, dia pernah memukuli orang-orang hampir mati karena menghina Roger, dan sempat bertanya pada Garp: “Apakah aku seharusnya lahir?” Garp menjawab: “Kau hanya bisa tahu dengan terus hidup.”
Masa Kecil di Dawn Island dan Persaudaraan
- Diasuh oleh Monkey D. Garp dan Curly Dadan di Mt. Colubo bersama Luffy.
- Bertemu Sabo di usia 5 tahun di Gray Terminal. Mereka berdua mencuri dan menabung untuk menjadi bajak laut, bahkan Ace berbagi rahasia ayahnya pada Sabo.
- Awalnya Ace menolak Luffy sebagai adik karena Luffy terlalu lemah dan cerewet. Tapi setelah insiden di Gray Terminal, Ace menggunakan Haoshoku Haki untuk pertama kalinya demi melindungi Luffy (saat itu dia masih anak kecil!).
- Ace, Luffy, dan Sabo melakukan upacara persaudaraan dengan sake cup (sakazuki), bukan saudara darah tapi ikatan yang lebih kuat.
- Fakta langka: Ace tidak pernah kalah bertarung melawan Luffy atau Sabo sepanjang masa kecil mereka.
Perjalanan sebagai Bajak Laut
- Pada usia 17 tahun, Ace berlayar dengan Spade Pirates (nama kru ini adalah permainan kata “Ace of Spades” = kartu kematian, foreshadowing nasibnya).
- Di Wano Country (sekitar 4 tahun sebelum timeline utama), Ace dan kru-nya terdampar di Kuri. Warga desa kelaparan mengikat mereka dan mengambil makanan, tapi Ace malah bertanya: “Mau dessert juga?” Dia berteman baik dengan Tama kecil (saat itu Tama berusia sekitar 5-6 tahun), berjanji kembali, dan memberi semangat pada warga yang tertindas Kaido.
- Ace bertemu Yamato di Onigashima (fakta dari cover story dan Vivre Card). Yamato membuat Vivre Card untuk Ace, dan sebagian disimpan Yamato (yang terbakar saat Ace mati).
- Ace akhirnya bergabung dengan Whitebeard Pirates setelah kalah bertarung melawan Whitebeard berkali-kali (dia menantang Whitebeard untuk menjadi anaknya). Whitebeard menjadi “ayah sejati” baginya, menggantikan Roger.
- Dia menjadi Komandan Divisi 2, bounty-nya 550 juta berry (tertinggi yang ditampilkan sebelum time-skip).
Kekuatan dan Fakta Tersembunyi
- Buah iblis Mera Mera no Mi (Logia Api) membuatnya jadi “Fire Fist”.
- Ace menguasai semua jenis Haki (termasuk Haoshoku sejak kecil, Busoshoku, dan Kenbunshoku). Vivre Card dan sumber resmi mengonfirmasi dia punya potensi sangat tinggi, bahkan dianggap salah satu bajak laut paling berbakat di generasinya.
- Fakta jarang diketahui: Ace pernah menyelamatkan dan berteman dengan seorang gadis bernama Alti di salah satu petualangannya.
- Kru Spade-nya termasuk Masked Deuce (yang kemudian jadi penulis novel tentang Ace).
Kematian dan Warisan
- Ace mati di Marineford saat melindungi Luffy dari serangan magma Akainu. Kata-kata terakhirnya: “Terima kasih karena mencintaiku” (kepada Luffy dan Whitebeard).
- Kematiannya memicu Luffy berlatih 2 tahun dan memulai New World saga.
- Buah Mera Mera-nya diwarisi Sabo di Dressrosa, sehingga “kehendak Ace” hidup kembali.
- Di Wano, Tama masih menunggu Ace kembali (belum tahu dia mati) hingga Luffy memberitahu. Ini membuat Tama pingsan, tapi kemudian dia menghormati Luffy sebagai pengganti Ace.
- Popularitas: Ace selalu ranking tinggi di poll karakter paling populer (bahkan sebagai karakter mati paling populer). Di Fish-Man Island, para mermaid menganggapnya sangat tampan (kru-nya kabur ke Mermaid Cafe karena iri).
Ace adalah simbol pengorbanan, pencarian identitas, dan ikatan keluarga yang bukan darah. Meski hidupnya singkat dan penuh tragedi, dia meninggalkan dampak besar: dari melindungi Luffy hingga memberi harapan pada Tama di Wano. Sampai sekarang (post-Egghead), namanya masih sering disebut sebagai bagian dari misteri “D.” dan kehendak Roger.
Apa fakta favoritmu tentang Ace?


