Gaijin Entertainment mengumumkan persiapan fase ketiga uji coba tertutup atau CBT untuk mode War Thunder Infantry. Pada tahap ini, pengembang menghadirkan lokasi baru berskala besar bernama Kivu yang berlatar di Afrika Tengah. Peta ini menjadi yang terbesar dalam CBT Infantry hingga saat ini, dengan ukuran kurang lebih empat kali lebih luas dari lokasi sebelumnya, sehingga Gaijin kembali menerapkan format 64 lawan 64 pemain atau total 128 pemain per sesi setelah melakukan optimalisasi server.
Untuk tahap uji coba di Kivu, Gaijin Entertainment menyediakan arsenal senjata ringan dan perlengkapan khusus bagi kedua faksi, meski tidak termasuk persenjataan khusus seperti pistol, shotgun, drone, RPG, dan MANPADS. Faksi Amerika Serikat memperoleh senjata seperti M4A1, M16A4, dan TAC-50 beserta kendaraan M1A2 SEP V2, sementara faksi Soviet dibekali AK-12, AK-74M, dan KSVK dengan kendaraan T-90M. Mode Arcade Battles turut kembali hadir dengan penyempurnaan logika penanda musuh, di mana marker kini tidak lagi muncul menembus semak atau pada jarak jauh.
Peta Kivu juga menampilkan mode misi khusus dengan lima titik penguasaan yang menyerupai Domination namun memiliki aturan tersendiri. Gaijin Entertainment tengah menguji sejumlah mekanik baru yang dirancang khusus untuk pertempuran berskala besar di mode tersebut. Pengembang mengajak para pemain yang belum pernah mengikuti uji coba untuk segera mendaftar, sekaligus menampung beragam masukan komunitas guna menyempurnakan berbagai aspek gameplay sebelum mode Infantry dirilis secara penuh.
Sumber: Steam