Game pertempuran kendaraan tempur War Thunder resmi menggulirkan Update 2.57.1.33 yang menghadirkan sejumlah tambahan konten signifikan, khususnya pada lini udara. Sorotan utama pembaruan ini adalah masuknya beberapa pesawat pembawa senjata nuklir baru ke dalam Ground Battles dengan Battle Rating sesi 13.0 ke atas. Pesawat-pesawat tersebut tidak hanya mengangkut bom nuklir, tetapi juga dilengkapi empat rudal udara-ke-udara, terdiri dari dua rudal pemandu inframerah dan dua rudal berpemandu radar aktif.
Deretan pesawat yang ditambahkan meliputi F-16A ADF untuk Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Italia, Prancis, dan Swedia; F-16A MLU untuk China; F-16D Barak II untuk Israel; F-2A untuk Jepang; serta MiG-29SMT (9-19) untuk Uni Soviet. Selain penambahan armada, pengembang juga merombak logika pemandu pada seluruh amunisi terpandu sehingga saat menyerang kapal, kompartemen kru kini dapat dijadikan sasaran, membuat proyektil rata-rata mengenai bagian vital kapal. Indikator radar juga kini otomatis beralih dari mode ESM ke mode radar ketika ARM terakhir diluncurkan pada pesawat tanpa sensor ESM terintegrasi.
Pembaruan ini turut membawa sejumlah perbaikan bug penting. Masalah pada Fw 189 C yang menyebabkan kanopi terbuka tidak cukup memperlambat pesawat telah diatasi, begitu pula bug pada He 111 H-6 dan H-16 di mana bom 250 kg tersangkut di ruang bom. Parameter torpedo F5W dikoreksi agar sesuai dengan torpedo Italia W 170/450/5.46 yang asli, sementara model kendali rudal RIM-24 pada kapal laut diperbarui menjadi model fisik penuh. Pengembang menegaskan bahwa catatan patch hanya mencerminkan perubahan utama dan War Thunder terus diperbarui secara berkelanjutan berdasarkan masukan komunitas.
Sumber: Steam