Gamepires merilis build Alpha Playtest baru untuk SCUM yang berfokus pada sistem satwa liar bebas berkeliaran atau free-roaming animals. Pengembang menegaskan bahwa perilaku hewan berbeda-beda di setiap server, lokasi, waktu dalam sehari, jumlah pemain, dan gaya bermain, sehingga pengujian berkelanjutan dari komunitas sangat membantu memvalidasi perbaikan dan menemukan kasus-kasus ekstrem sebelum sistem tersebut lebih dekat ke tahap rilis. Build kali ini secara khusus menyempurnakan perilaku hewan, pembaruan populasi, kondisi kematian, performa, serta sejumlah masalah yang dilaporkan selama pengujian sebelumnya, dengan pengembang turut mengumumkan bahwa update Into the Wild dijadwalkan pada 30 Juni.
Pada sistem hewan dan perburuan, pengembang menambahkan sistem persepsi hewan baru yang mempertimbangkan jenis hewan dan kamuflase pemain, reaksi hewan terhadap dampak proyektil di sekitar yang memengaruhi perilaku waspada, investigasi, melarikan diri, hingga bermusuhan, serta perbaikan cara hewan yang jauh teraktivasi saat pemain mendekat. Sistem bait feeder atau umpan turut disempurnakan agar penelurannya lebih seimbang, hewan tidak lagi muncul di belakang pemain saat menggunakan umpan, serta perbaikan sejumlah crash dan bug terkait makanan umpan yang tidak kedaluwarsa dengan benar.
Perilaku AI dan pertarungan hewan juga menjadi sorotan pembaruan ini, mulai dari perbaikan cara hewan mengamati dan merespons titik-titik penting, penanganan kasus predator yang gagal memperhatikan mangsa, hingga perombakan perilaku serangan jarak dekat dan terjangan hewan. Beruang kini dapat melakukan serangan jarak dekat dengan benar, pengecekan serangan untuk serigala, beruang, babi hutan, dan kambing turut ditingkatkan, sedangkan damage kepala kambing dikurangi. Pengembang menegaskan bahwa masukan dari para pemain berperan penting dalam membantu tim mengidentifikasi masalah dan memahami perilaku hewan di luar pengujian internal.
Sumber: Steam