Rocket Science Hadirkan Update v0.25.7 “Radiant Veil” dengan Lompatan Besar Visual

Simulator antariksa Rocket Science merilis pembaruan besar bertajuk v0.25.7 “Radiant Veil” yang berfokus pada peningkatan grafis secara menyeluruh. Untuk mewujudkannya, sang pengembang memutuskan mem-fork pipeline render HDRP dan menulis ulang sebagian besar bagiannya, sehingga membuka peluang fitur visual yang sebelumnya sulit direalisasikan di mesin Unity. Hasil paling mencolok adalah kehadiran awan volumetrik yang lama dinantikan pemain, kini dapat dinikmati dari permukaan tanah, saat terbang, hingga dari orbit, lengkap dengan integrasi ke sistem pencahayaan sehingga area berawan meredupkan cahaya secara alami.

Selain awan, sistem laut dan render air dirombak total dengan hamburan cahaya berbasis fisika, refraksi, tampilan bawah air, hingga efek caustics di dasar laut. Fitur daya apung (buoyancy) juga ditambahkan sehingga wahana antariksa kini bisa mengapung dan bereaksi terhadap gelombang, penting mengingat banyak penerbangan berakhir jatuh ke lautan. Render luar angkasa turut disempurnakan: model atmosfer diperbarui, lebih dari 119.000 bintang dari basis data HIG kini ditampilkan, Bima Sakti memakai citra resolusi tinggi, serta benda-benda langit memantulkan cahaya matahari yang berinteraksi dengan atmosfer planet.

Pembaruan ini juga menyentuh aspek gameplay perakitan dan penerbangan. Mode offset baru memberi kebebasan lebih dalam menempatkan komponen roket, termasuk menggesernya ke dalam bagian lain untuk memperluas ruang desain. Sistem stabilisasi otomatis kini dapat memanfaatkan RCS dengan tetap menghemat bahan bakar, sementara mesin gim ditingkatkan ke Unity 6.0. Rilis ini turut membawa dua komponen roket baru, kategori stasiun luar angkasa, sejumlah penyesuaian tangki bahan bakar, serta daftar panjang perbaikan bug terkait dok, simetri, dan performa antarmuka.

Sumber: Steam

About Writer

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Artikel Terpopuler