KPop Demon Hunters Raih Kemenangan Besar di Golden Globes 2026: Best Animated Film dan Best Original Song untuk “Golden”

Pada tanggal 11 Januari 2026 (waktu setempat), film animasi Netflix yang menjadi fenomena global, KPop Demon Hunters, mencatat sejarah dengan memenangkan dua penghargaan bergengsi di ajang 83rd Annual Golden Globes. Film ini berhasil menyabet Best Motion Picture — Animated (Film Animasi Terbaik) serta Best Original Song — Motion Picture untuk lagu andalannya berjudul “Golden”. Kemenangan ganda ini tidak hanya menegaskan status film sebagai salah satu produksi animasi terbaik tahun ini, tetapi juga menyoroti pengaruh besar K-pop dalam industri hiburan dunia.

Film yang dirilis pada Juni 2025 ini dengan cepat menjadi judul paling banyak ditonton di Netflix, mencapai lebih dari 500 juta views hingga akhir 2025. Kesuksesan ini menjadikannya film asli Netflix paling populer sepanjang masa, bahkan melampaui rekor sebelumnya untuk film berbahasa Inggris. Ditambah lagi, versi sing-along yang tayang terbatas di bioskop berhasil menduduki puncak box office Amerika Utara pada Agustus dan Oktober 2025 — sebuah pencapaian langka untuk film streaming.

Sinopsis Film KPop Demon Hunters yang Memikat

KPop Demon Hunters mengisahkan kisah girl group K-pop fiktif bernama Huntrix (atau HUNTR/X), yang terdiri dari tiga anggota: Rumi, Mira, dan Zoey. Di depan publik, mereka adalah superstar yang menjual habis stadion demi konser megah. Namun, di balik gemerlap panggung, ketiganya menyandang identitas rahasia sebagai pemburu iblis (demon hunters) yang melindungi penggemar dari ancaman supranatural.

Cerita semakin seru ketika mereka menghadapi musuh terbesar: boy band rival bernama Saja Boys, yang ternyata adalah sekelompok iblis yang menyamar. Film ini memadukan elemen action, musik, komedi, dan fantasi urban dengan nuansa K-pop yang kuat, termasuk koreografi memukau, kostum glamor, dan soundtrack orisinal yang langsung menduduki chart.

Pengaruh budaya Korea terasa sangat kuat, mulai dari mitologi Korea hingga estetika konser K-pop modern. Visual animasinya dipuji karena warna-warna cerah, gerakan fluida, serta gaya yang terinspirasi dari anime, music video, dan fotografi editorial. Produksi ini ditangani oleh Sony Pictures Animation (pembuat Spider-Man: Across the Spider-Verse) dan dirilis eksklusif di Netflix.

Kemenangan Bersejarah di Golden Globes 2026

Di ajang Golden Globes 2026, KPop Demon Hunters bersaing di tiga kategori: Best Motion Picture — Animated, Best Original Song, dan Cinematic and Box Office Achievement. Meski kalah di kategori box office dari film “Sinners”, film ini berhasil memenangkan dua trofi utama.

Untuk Best Motion Picture — Animated, sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans serta produser Michelle Wong naik ke panggung menerima penghargaan. Maggie Kang, yang menjadi wanita Asia pertama yang memenangkan kategori ini, menyampaikan pidato penuh haru:

“Terima kasih kepada Golden Globes dan semua orang yang percaya bahwa sebuah film yang begitu berakar pada budaya Korea bisa beresonansi secara global.”

Kang menekankan visi film untuk menggambarkan karakter perempuan secara autentik: kuat, berani, lucu, aneh, rakus makanan, dan kadang-kadang “thirsty”. Sementara Appelhans menyebut proyek ini sebagai “surat cinta untuk musik dan kekuatannya dalam menghubungkan manusia”.

“Golden”, lagu utama yang menjadi Best Original Song, mengalahkan kandidat kuat seperti “Dream as One” dari Miley Cyrus (Avatar: Fire and Ash) serta dua lagu dari “Wicked: For Good” karya Stephen Schwartz. Lagu ini diciptakan oleh tim penulis: Joong Gyu Kwak, Yu Han Lee, Hee Dong Nam, Jeong Hoon Seo, Park Hong Jun, Kim Eun-jae (EJAE), dan Mark Sonnenblick.

EJAE, yang juga menjadi pengisi suara Rumi dan vokalis utama Huntrix, memberikan pidato emosional yang menyentuh banyak orang. Ia menceritakan perjuangannya selama 10 tahun sebagai trainee K-pop yang ditolak karena dianggap “suara tidak cukup bagus”:

“Saat kecil, aku bekerja keras selama 10 tahun untuk mewujudkan mimpi menjadi idol K-pop. Aku ditolak dan kecewa karena suaraku dianggap tidak cukup baik. Aku bertahan berkat lagu dan musik. Sekarang aku berdiri di sini sebagai penyanyi dan penulis lagu.”

Ia mendedikasikan kemenangan ini untuk semua orang yang pernah ditolak: “Rejection is redirection. Jangan pernah menyerah. Tidak pernah terlambat untuk bersinar seperti yang seharusnya kamu lakukan.” Kutipan terakhirnya bahkan diambil langsung dari lirik “Golden” sendiri.

Dampak Global dan Menuju Oscar?

Kemenangan di Golden Globes ini datang setelah film juga memenangkan Best Animated Feature dan Best Song di Critics Choice Awards 2026. Soundtrack film meraih lima nominasi Grammy, sementara “Golden” masuk shortlist Oscar untuk Best Original Song.

Dengan momentum ini, KPop Demon Hunters diprediksi menjadi frontrunner untuk Oscar 2026 di kategori Best Animated Feature. Ini juga menandai semakin kuatnya pengaruh K-pop dan budaya Korea di panggung internasional, bahkan untuk produksi non-Korea.

Bagi penggemar K-pop, film ini bukan sekadar hiburan — ia menjadi representasi bagaimana musik bisa menjadi kekuatan penyembuh, pelindung, dan penghubung antarmanusia. Dengan visual memukau, cerita empowering, dan lagu-lagu yang langsung hits, KPop Demon Hunters telah membuktikan bahwa batas antara animasi, musik, dan budaya pop bisa dilintasi dengan gemilang.

Jika Anda belum menontonnya, segera streaming di Netflix — dan siapkan diri untuk ikut bernyanyi “Golden” berulang-ulang. Karena seperti yang dikatakan EJAE, it’s never too late to shine.

About Writer

blank

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.