Gray Zone Warfare Rilis Patch 0.4.2.0, Hadirkan Fitur Eksperimental Visibilitas Pemain

Madfinger Games merilis Patch 0.4.2.0 ke server live Gray Zone Warfare yang menghadirkan perbaikan atas beragam isu yang dilaporkan komunitas sekaligus fitur eksperimental baru berupa visibilitas pemain yang ditampilkan melalui widget HUD. Fitur ini terkait dengan penyesuaian pencahayaan malam yang kini dibuat lebih gelap, ditambah sejumlah perbaikan pada perilaku kecerdasan buatan, seperti penyesuaian kondisi kesehatan AI NPC dalam pertempuran agar lebih responsif dan konsisten mengikuti taktik yang dituju.

Fitur Player Visibility menampilkan jarak deteksi AI NPC di sudut kiri atas HUD, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Vegetasi lebat seperti hutan memberi persembunyian jauh lebih baik dibanding medan terbuka, kegelapan dan cuaca buruk seperti hujan serta kabut menurunkan visibilitas, sementara postur rendah membuat pemain lebih sulit terdeteksi. Gerakan cepat dan suara keras seperti tembakan menaikkan visibilitas, meski penggunaan peredam dapat menguranginya. Pengembang menegaskan fitur ini masih iterasi pertama dengan sejumlah isu yang akan ditangani pada patch mendatang.

Pada bagian changelog, pengembang membenahi sejumlah isu kecerdasan buatan, di antaranya AI NPC yang dapat menyerang pemain dari jarak lebih jauh dari yang dimaksudkan serta patroli AI yang gagal bereaksi terhadap pemain. AI kini lebih sering melakukan reposisi ke posisi perlindungan yang lebih kecil, dengan penambahan NPC di area antar-POI maupun area akhir permainan yang tingkat kesulitan dan akurasinya dinaikkan. Perbaikan gameplay lain mencakup isu penyembuhan yang terganggu saat muntah atau pingsan, granat yang gagal dilempar saat berganti postur, hingga loot yang keliru bisa masuk ke wallet, menegaskan pengembangan aktif game extraction shooter taktis ini.

Sumber: Steam

About Writer

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Artikel Terpopuler