{"version":"1.0","provider_name":"Screen Score","provider_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en","author_name":"Rachmadwipa Novandri","author_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/author\/novandri511\/","title":"Review Ulasan Voicemails for Isabelle - Screen Score","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"8GFvShTeyj\"><a href=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/voicemails-for-isabelle\/\">Voicemails for Isabelle<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/voicemails-for-isabelle\/embed\/#?secret=8GFvShTeyj\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Voicemails for Isabelle&#8221; &#8212; Screen Score\" data-secret=\"8GFvShTeyj\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/MV5BMTE3MmE2MTYtMjA4OC00ZTIxLWFlNWYtZjk4ZTBkZDdiYzU0XkEyXkFqcGc@._V1_FMjpg_UX1000__result.webp","thumbnail_width":1000,"thumbnail_height":1481,"description":"Voicemails for Isabelle  Genre: Romantic Comedy Drama (Rom-com dengan elemen drama emosional)  Sutradara &amp; Penulis: Leah McKendrick  Pemain Utama:   Zoey Deutch sebagai Jill Shaw  Nick Robinson sebagai Wes  Ciara Bravo sebagai Isabelle Shaw  Nick Offerman sebagai Chef Bastien  Lukas Gage sebagai Arthur  Durasi: 118 menit  Rilis: 19 Juni 2026 di Netflix  Rating: TV-14  streamingmovienight.com  Sinopsis (Tanpa Spoiler Berat)  Jill adalah seorang pastry chef muda yang energik dan penuh cerita di San Francisco. Ia sangat dekat dengan adik perempuannya, Isabelle, yang menderita cystic fibrosis. Setiap hari Jill menelepon atau meninggalkan voicemail panjang untuk Isabelle, menceritakan segala hal tentang hidupnya yang chaotic \u2014 mulai dari bos yang menyebalkan, pengalaman dating yang kocak dan gagal, hingga mimpi besarnya menjadi baker yang sukses.Setelah Isabelle meninggal, Jill terus meninggalkan voicemail di nomor adiknya sebagai cara untuk mengatasi duka. Tanpa sepengetahuannya, nomor tersebut sudah dialihkan ke Wes, seorang agen real estate baik hati di Austin, Texas. Wes mulai mendengarkan voicemail-voicemail pribadi dan jujur dari Jill, lalu perlahan jatuh cinta pada wanita yang belum pernah ia temui.Film ini menggabungkan humor romantis, kedalaman emosional tentang duka cita, dan kisah cinta yang unik serta manis.  Deskripsi Lengkap &amp; Ringkasan Plot  Film ini dibagi menjadi dua \u201ccinta\u201d utama:   Cinta antara dua saudara perempuan Jill dan Isabelle punya ikatan yang sangat kuat. Jill hidup \u201cuntuk berdua\u201d \u2014 ia menjalani hidup penuh warna dan cerita agar Isabelle yang sakit-sakitan bisa ikut merasakannya. Bagian awal film sangat menyentuh dan emosional.  Cinta yang muncul dari voicemail Setelah Isabelle meninggal, Jill terus \u201cberbicara\u201d dengan adiknya melalui voicemail. Wes (penerima nomor secara tidak sengaja) menjadi pendengar setia. Ia mengikuti kehidupan Jill dari jauh: dating horror stories-nya, masalah di tempat kerja dengan Chef Bastien yang abusive, dan mimpinya membuka food truck dessert taco.  Wes akhirnya memutuskan untuk bertemu Jill secara langsung. Dari sini cerita berkembang menjadi romansa yang lucu, awkward, dan penuh chemistry. Ada momen-momen romantis di San Francisco, konflik karena \u201crahasia\u201d Wes yang mendengarkan voicemail, dan perjalanan Jill dalam menyembuhkan duka citanya.Film berakhir dengan nuansa bittersweet yang hangat \u2014 tentang menerima kehilangan sambil tetap melanjutkan hidup dan membuka hati untuk orang baru.Tema utama:   Duka cita &amp; penyembuhan  Ikatan saudara perempuan  Cinta yang lahir dari cara yang tidak biasa  Mengejar mimpi meski sedang berduka  Kecocokan dengan Anak \/ Remaja  Kesimpulan singkat:  Tidak cocok untuk anak di bawah 15 tahun. Direkomendasikan untuk remaja 15+ dan dewasa.Alasan detail (berdasarkan Common Sense Media &amp; Plugged In):    Aspek Tingkat Penjelasan   Seks &amp; Romansa Sedang\u2013Tinggi Beberapa adegan intim &amp; sexually charged (meski tidak full nudity). Jill dan Wes aktif secara seksual sebelum bertemu. Ada referensi seks, sex toys, BDSM (satu scene ringan), dan premarital sex yang dinormalisasi.   Bahasa Kasar Sedang Ada f-word (3x), shit (banyak), bitch, ass, hell, damn, serta penyalahgunaan nama Tuhan.   Alkohol &amp; Obat Sedang Adegan minum alkohol (shots, wine, beer). Ada referensi marijuana\/pot.   Kekerasan Rendah Hampir tidak ada kekerasan fisik. Ada scene anak kecil berkelahi (komedi).   Tema Emosional Tinggi Kematian adik karena penyakit genetik (cystic fibrosis) + proses berduka yang sangat emosional. Banyak penonton mengaku menangis sepanjang film.    Kesimpulan untuk Orang Tua:   Film ini bukan film anak-anak atau keluarga.  Cocok untuk remaja akhir dan dewasa muda yang sudah siap dengan tema seks, bahasa kasar, dan duka cita.  Pesan positifnya bagus: tentang pentingnya keluarga, menghargai hidup, dan berani melanjutkan hidup setelah kehilangan.  Rekomendasi:  Kalau kamu suka rom-com seperti Set It Up atau You\u2019ve Got Mail tapi dengan tambahan drama emosional yang lebih dalam (mirip campuran The Fault in Our Stars + rom-com modern), film ini sangat worth watching.  &nbsp;"}