{"version":"1.0","provider_name":"Screen Score","provider_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en","author_name":"Rachmadwipa Novandri","author_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/author\/novandri511\/","title":"Review Ulasan Project Hail Mary - Screen Score","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"JwfL22CcQQ\"><a href=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/project-hail-mary\/\">Project Hail Mary<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/project-hail-mary\/embed\/#?secret=JwfL22CcQQ\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Project Hail Mary&#8221; &#8212; Screen Score\" data-secret=\"JwfL22CcQQ\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/images-131.jpeg","thumbnail_width":184,"thumbnail_height":274,"description":"Film Project Hail Mary (disutradarai oleh Phil Lord dan Christopher Miller, dibintangi Ryan Gosling) adalah adaptasi dari novel best-seller karya Andy Weir. Ceritanya berfokus pada Ryland Grace (diperankan Ryan Gosling), seorang guru sains SMP yang biasa-biasa saja dan mantan ahli biologi.  Ia terbangun sendirian di pesawat luar angkasa bernama Hail Mary, jauh di luar tata surya, tanpa ingatan sama sekali tentang siapa dirinya atau bagaimana ia bisa berada di sana. Perlahan-lahan ingatannya kembali, dan ia menyadari situasi mengerikan: Matahari Bumi sedang \"dimakan\" oleh mikroorganisme alien misterius yang disebut astrophage, menyebabkan matahari meredup dan mengancam kehidupan di Bumi menjadi punah dalam beberapa dekade.  Grace ternyata adalah bagian dari misi terakhir umat manusia bernama Project Hail Mary \u2014 sebuah upaya putus asa untuk mencari jawaban di bintang lain yang belum terinfeksi. Misi ini pada dasarnya adalah misi bunuh diri karena tidak ada cukup bahan bakar untuk pulang.  Sepanjang perjalanan, Grace bertemu dengan makhluk alien tak terduga (dijuluki \"Rocky\" karena bentuknya seperti batu dan seperti laba-laba dengan cangkang keras) dari planet lain yang juga menghadapi masalah matahari yang sama. Keduanya belajar berkomunikasi, berteman, dan bekerja sama menggunakan ilmu pengetahuan serta kecerdasan mereka untuk mencari solusi menyelamatkan dua dunia sekaligus.  Film ini menggabungkan hard science fiction (penjelasan ilmiah yang detail tapi tetap menghibur), humor, petualangan luar angkasa, dan tema persahabatan lintas spesies yang hangat serta optimis.  Kecocokan dengan Anak \/ Rating Usia  Film ini mendapatkan rating PG-13 (di Amerika), yang berarti \"Parents Strongly Cautioned\" \u2014 beberapa materi mungkin tidak cocok untuk anak di bawah 13 tahun tanpa pendampingan orang tua.   Cocok untuk anak usia 12 tahun ke atas (terutama remaja yang sudah suka sains, luar angkasa, atau cerita seperti The Martian).  Tema utamanya tentang ancaman kepunahan, kesepian di luar angkasa, dan bahaya ilmiah, tapi disajikan dengan nada optimis, lucu, dan penuh harapan (banyak elemen buddy comedy antara manusia dan alien).  Tidak ada kekerasan grafis berat, darah berlebihan, atau adegan seks eksplisit. Ada beberapa referensi sugestif ringan, bahasa kasar moderat (beberapa kata seperti \"damn\", \"shit\", dll.), serta ketegangan\/peril di luar angkasa (misalnya diskusi tentang kematian, misi bunuh diri, atau ledakan).  Banyak anak\/remaja yang menyukai bukunya mulai dari usia 13\u201314 tahun, dan filmnya dianggap lebih family-friendly dibandingkan film sci-fi gelap lainnya.  Kesimpulan rekomendasi:   Untuk anak SD (di bawah 12 tahun) \u2192 Kurang cocok kecuali anaknya sudah sangat matang dan suka sains berat, karena ada tema berat tentang akhir dunia dan kesepian.  Untuk SMP ke atas (13+) \u2192 Sangat direkomendasikan, terutama jika anak suka cerita petualangan ilmiah, karena film ini edukatif, inspiratif, dan menghibur tanpa terlalu menakutkan.  Kalau anaknya penggemar Ryan Gosling atau film seperti Interstellar\/The Martian tapi versi lebih ringan dan fun, ini bisa jadi pilihan bagus untuk ditonton bareng keluarga!   &nbsp;"}