{"version":"1.0","provider_name":"Screen Score","provider_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en","author_name":"Rachmadwipa Novandri","author_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/author\/novandri511\/","title":"Review Ulasan Perayaan Mati Rasa - Screen Score","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"zbcBTWgP50\"><a href=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/perayaan-mati-rasa\/\">Perayaan Mati Rasa<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/perayaan-mati-rasa\/embed\/#?secret=zbcBTWgP50\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Perayaan Mati Rasa&#8221; &#8212; Screen Score\" data-secret=\"zbcBTWgP50\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/images-55.jpeg","thumbnail_width":183,"thumbnail_height":275,"description":"\"Perayaan Mati Rasa\" adalah sebuah film yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 30 Januari 2025, disutradarai oleh Umay Shahab. Berdasarkan informasi yang beredar, film ini mengangkat tema tentang perjuangan emosional dan tekanan yang dialami anak pertama dalam keluarga. Cerita berpusat pada karakter yang diperankan oleh Iqbaal, seorang anak pertama yang merasa harus kuat dan memikul tanggung jawab besar, terutama setelah kehilangan orang tua. Ia mengejar mimpi besar, namun sering kali mengabaikan hal-hal kecil atau orang-orang terdekat di sekitarnya. Sementara itu, Umay Shahab memerankan adik yang menjadi anak kesayangan, menampilkan dinamika khas kakak-adik dalam sebuah keluarga.  Film ini tampaknya mengeksplorasi perasaan \"mati rasa\" sebagai respons terhadap tekanan hidup, kegagalan berulang, dan ekspektasi yang tidak realistis\u2014baik dari keluarga maupun diri sendiri. Ini adalah perayaan simbolis atas ketahanan emosional, sekaligus refleksi atas kehilangan arah dan cara menghadapinya.  Kecocokan dengan Anak \"Perayaan Mati Rasa\" sangat relevan bagi anak-anak, terutama anak pertama, yang sering merasa terbebani oleh ekspektasi untuk menjadi teladan atau penopang keluarga. Film ini cocok untuk mereka yang sedang berjuang mengejar mimpi, menghadapi kegagalan, atau merasa kehilangan motivasi\u2014sesuatu yang digambarkan sebagai \"hilang arah\" dalam narasinya. Bagi anak yang sulit mengekspresikan emosi atau merasa \"mati rasa\" karena tekanan, film ini bisa menjadi cerminan yang relatable sekaligus ajakan untuk memahami dan merayakan perasaan tersebut bersama-sama. Secara emosional, film ini tampaknya menawarkan resonansi bagi anak muda yang sedang mencari identitas atau makna di tengah tantangan hidup, terutama dalam konteks hubungan keluarga dan tanggung jawab personal."}