{"version":"1.0","provider_name":"Screen Score","provider_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en","author_name":"Rachmadwipa Novandri","author_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/author\/novandri511\/","title":"Review Ulasan Justice League: Crisis on Two Earths - Screen Score","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"8ShKqQ7gTp\"><a href=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/justice-league-crisis-on-two-earths\/\">Justice League: Crisis on Two Earths<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/justice-league-crisis-on-two-earths\/embed\/#?secret=8ShKqQ7gTp\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Justice League: Crisis on Two Earths&#8221; &#8212; Screen Score\" data-secret=\"8ShKqQ7gTp\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/images-2025-04-25T220649.069.jpeg","thumbnail_width":185,"thumbnail_height":273,"description":"\"Justice League: Crisis on Two Earths\" adalah film animasi superhero tahun 2010 yang berdasarkan komik DC. Ceritanya mengikuti Justice League, yang terdiri dari Superman, Batman, Wonder Woman, dan lainnya, saat mereka menghadapi ancaman dari dunia paralel bernama Earth-3. Di dunia ini, versi jahat dari Justice League, yang disebut Crime Syndicate, berkuasa dengan kekerasan dan korupsi. Cerita dimulai ketika Lex Luthor dari Earth-3, yang ternyata adalah pahlawan di dunianya, meminta bantuan Justice League untuk menggagalkan rencana jahat Crime Syndicate. Film ini penuh dengan aksi, pertempuran epik, dan dilema moral tentang keadilan serta tanggung jawab kekuatan super. Durasi film sekitar 75 menit, dengan rating PG-13 karena mengandung kekerasan animasi dan beberapa tema dewasa.  Kecocokan dengan Anak Film ini kurang cocok untuk anak-anak di bawah 13 tahun karena beberapa alasan:     Kekerasan Animasi: Adegan pertarungan cukup intens, termasuk pukulan, ledakan, dan penggunaan senjata, meskipun tidak ada darah atau gore eksplisit.    Tema Dewasa: Cerita menyentuh topik seperti korupsi, pengkhianatan, dan moralitas yang kompleks, yang mungkin sulit dipahami atau kurang menarik bagi anak kecil.    Bahasa dan Ketegangan: Meskipun tidak ada bahasa kasar yang berat, dialognya cenderung serius, dan beberapa momen ketegangan bisa membuat anak-anak merasa\u4e0d\u5b89.  Film ini lebih cocok untuk remaja (13 tahun ke atas) yang sudah familiar dengan cerita superhero dan menikmati narasi yang lebih kompleks. Untuk anak-anak yang lebih muda, film animasi DC seperti \"Teen Titans Go!\" atau \"LEGO DC Super Heroes\" lebih ramah keluarga dengan humor ringan dan kekerasan yang lebih minimal. Jika orang tua ingin menonton bersama anak, disarankan untuk mendampingi dan mendiskusikan tema-tema dalam film agar lebih mudah dipahami."}