{"version":"1.0","provider_name":"Screen Score","provider_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en","author_name":"Rachmadwipa Novandri","author_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/author\/novandri511\/","title":"Review Ulasan Junji Ito Collection - Screen Score","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"TgGYjIjYRh\"><a href=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/junji-ito-collection\/\">Junji Ito Collection<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/junji-ito-collection\/embed\/#?secret=TgGYjIjYRh\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Junji Ito Collection&#8221; &#8212; Screen Score\" data-secret=\"TgGYjIjYRh\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/MV5BYjQ5OGM0ODktNjA2MC00ZmYyLWI3M2MtYjljN2FjMTUzMmU4XkEyXkFqcGc@._V1_.jpg","thumbnail_width":640,"thumbnail_height":960,"description":"Sinopsis Anime \"Junji Ito Collection\" (2018) \"Junji Ito Collection\" adalah anime anthology horror (kumpulan cerita pendek horor) yang diadaptasi dari karya-karya manga horor legendaris karya Junji Ito, salah satu mangaka horor paling terkenal di dunia.Anime ini terdiri dari 12 episode (plus 2 OVA tambahan) yang setiap episodenya menceritakan kisah horor berbeda-beda. Ceritanya diambil dari berbagai koleksi manga Junji Ito seperti Junji Ito Masterpiece Collection, Fragments of Horror, serta beberapa cerita klasiknya.Beberapa cerita ikonik yang diadaptasi meliputi:   Souichi (anak aneh yang suka kutukan dan balas dendam)  Tomie (wanita cantik abadi yang membawa kehancuran dan kegilaan)  Fashion Model (model aneh yang sangat mengerikan)  Long Dream (mimpi panjang yang mengganggu realitas)  Hanging Balloons, The Bully, dan banyak lagi  Tema utamanya adalah horor psikologis, body horror (kengerian tubuh yang berubah mengerikan), kutukan aneh, makhluk supernatural yang disturbing, serta rasa takut yang sulit dijelaskan. Suasananya sangat gelap, mencekam, dan sering kali membuat penonton merinding atau merasa jijik.Kecocokan untuk tontonan anak?Sangat tidak cocok untuk anak-anak sama sekali (bahkan untuk remaja di bawah 15\u201316 tahun pun biasanya masih terlalu berat).Alasan utama:   Mengandung body horror ekstrem \u2192 tubuh manusia berubah bentuk mengerikan, luka-luka aneh, orang menjadi monster, dll.  Ada adegan kekerasan grafis, darah, kematian mengerikan, dan mutilasi (meski dalam bentuk animasi)  Tema psikologis yang sangat gelap \u2192 obsesi, kegilaan, kecemburuan mematikan, trauma mental  Bisa menyebabkan ketakutan berlebih, mimpi buruk, atau rasa jijik yang kuat pada anak yang masih sensitif  Rating umum yang sering disebut untuk seri ini dan karya Junji Ito secara keseluruhan adalah 17+ atau 18+ (dewasa). Banyak orang tua dan situs review (seperti IMDb Parental Guide dan Common Sense Media untuk seri sejenis) menyarankan agar anak kecil jangan menontonnya karena potensi trauma psikologis.Kesimpulan singkat:   Cocok untuk \u2192 Penggemar horor, orang dewasa yang suka cerita disturbing &amp; psychological horror  Tidak cocok untuk \u2192 Anak-anak, anak usia SD\/SMP awal, orang yang mudah takut atau jijik  Kalau mau kenalkan horor ringan ke anak, jauh lebih baik pilih anime horor komedi atau yang lebih \"ramah\" seperti Mieruko-chan versi ringan atau Ghost Stories (versi dub komedi). Junji Ito Collection benar-benar berada di level horor paling murni dan paling gelap dalam dunia anime."}