{"version":"1.0","provider_name":"Screen Score","provider_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en","author_name":"admin2_screenscore","author_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/author\/admin2_screenscore\/","title":"Review Ulasan Chicken Run: Dawn of the Nugget - Screen Score","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"Nm5bT31IQR\"><a href=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/chicken-run-dawn-of-the-nugget\/\">Chicken Run: Dawn of the Nugget<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/chicken-run-dawn-of-the-nugget\/embed\/#?secret=Nm5bT31IQR\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Chicken Run: Dawn of the Nugget&#8221; &#8212; Screen Score\" data-secret=\"Nm5bT31IQR\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/MV5BMzNhZTkyMWItMTAwZS00ZGJkLTlkMTctNjc5ZDdkMDNmMmE1XkEyXkFqcGdeQXVyMTA5ODEyNTc5._V1_.jpg","thumbnail_width":1382,"thumbnail_height":2048,"description":"Chicken Run: Dawn of the Nugget (2023) adalah film animasi stop-motion komedi-petualangan keluarga produksi Aardman Animations (studio di balik Wallace &amp; Gromit dan film pertama Chicken Run tahun 2000). Film ini merupakan sekuel resmi dari Chicken Run dan dirilis secara eksklusif di Netflix pada 15 Desember 2023 (premiere di BFI London Film Festival Oktober 2023). Informasi Dasar   Sutradara: Sam Fell  Penulis skenario: Karey Kirkpatrick, John O'Farrell, dan Rachel Tunnard  Durasi: 101 menit (1 jam 41 menit)  Genre: Animasi stop-motion, Komedi, Petualangan, Keluarga  Rating: PG (Parental Guidance) \u2014 karena ada elemen bahaya, aksi, dan tema tertentu  Pemeran suara utama:   Thandiwe Newton sebagai Ginger  Zachary Levi sebagai Rocky  Bella Ramsey sebagai Molly(putri Ginger &amp; Rocky)  Miranda Richardson sebagai Mrs. Tweedy (musuh lama)  Imelda Staunton (Bunty), Jane Horrocks (Babs), Lynn Ferguson (Mac), David Bradley (Fowler)  Romesh Ranganathan &amp; Daniel Mays sebagai tikus Nick &amp; Fetcher  Josie Sedgwick-Davies sebagai Frizzle, Nick Mohammed sebagai Dr. Fry, Peter Serafinowicz sebagai Reginald Smith    Sinopsis (Tanpa Spoiler Besar) Setelah berhasil melarikan diri dari peternakan kejam Mr. &amp; Mrs. Tweedy di film pertama, Ginger dan Rocky bersama seluruh kawanan ayam kini hidup damai dan bahagia di sebuah pulau suaka yang aman, jauh dari jangkauan manusia.  Mereka membentuk keluarga kecil dengan anak perempuan mereka, Molly, yang tumbuh menjadi ayam muda yang penuh rasa ingin tahu dan suka berpetualang \u2014 mirip ibunya dulu. Namun, ketika Ginger mencium adanya ancaman baru di daratan utama (pembangunan peternakan ayam super modern), dia berusaha melindungi keluarganya dengan lebih ketat.  Ketika Molly secara tidak sengaja terbawa ke tempat yang berbahaya, Ginger, Rocky, dan teman-temannya harus kembali melakukan misi penyelamatan yang berisiko tinggi. Kali ini, mereka bukan hanya harus melarikan diri, tapi justru menyusup masuk ke tempat yang sangat canggih dan berbahaya.  Film ini penuh aksi lucu ala Aardman, pengejaran seru, dan humor khas Inggris. Deskripsi Lengkap &amp; Tema Film ini mempertahankan gaya stop-motion khas Aardman yang sangat detail, lucu, dan penuh karakter. Animasinya terasa lebih modern dan ambisius dibanding film pertama (teknologi dan skala yang lebih besar).  Tema utama:   Hubungan orang tua dan anak (Ginger yang overprotective vs Molly yang ingin mandiri)  Keberanian dan kerja sama tim  Melawan ketidakadilan dan eksploitasi  Pentingnya keluarga dan persahabatan  Film ini lebih \u201cmodern\u201d dibanding film pertama \u2014 ada elemen teknologi tinggi di peternakan baru, serta nuansa yang sedikit lebih gelap dan serius di beberapa bagian, meski tetap ringan dan menghibur secara keseluruhan.  Kritikus umumnya memberikan nilai positif (sekitar 83% di Rotten Tomatoes), memuji animasi dan chemistry karakternya, meski beberapa merasa ceritanya tidak sekuat film pertama. Kecocokan dengan Anak (Usia Berapa Cocok?) Rekomendasi usia:   Cocok untuk usia 7\u20138 tahun ke atas dengan pengawasan orang tua.  Paling ideal untuk usia 9\u201312 tahun ke atas.  Kurang cocok untuk anak di bawah 6\u20137 tahun (terutama yang sensitif).  Alasan:  Positif untuk anak:   Pesan bagus tentang keberanian, kerja sama, dan saling membantu.  Karakter perempuan kuat (Ginger dan Molly sangat inspiratif).  Humor ringan dan visual yang lucu.  Tema keluarga yang hangat.  Hal yang perlu diperhatikan:   Ada beberapa scene menegangkan (pengejaran, penyusupan, dan bahaya mesin pabrik).  Tema utama film adalah ayam yang akan dijadikan nugget \u2014 meski tidak ditampilkan secara grafis atau mengerikan, ada nuansa \u201cbrainwashing\u201d (pengendalian pikiran dengan kalung elektronik) yang bisa terasa creepy untuk anak kecil.  Beberapa adegan aksi dan ketegangan mirip film pertama, tapi sedikit lebih intens.  Bahasa ringan (beberapa panggilan nama seperti \u201cidiot\u201d atau sejenisnya).  Kesimpulan kecocokan: Film ini sangat cocok untuk anak yang sudah pernah menonton Chicken Run (2000) dan menyukainya. Mirip seperti menonton film petualangan animasi keluarga lain (seperti Despicable Me atau The Lego Movie), tapi dengan gaya stop-motion yang unik.  Jika anak Anda masih kecil dan mudah takut dengan adegan \u201cbahaya mesin\u201d atau \u201cditangkap\u201d, sebaiknya tonton bersama dulu atau tunggu sampai usia 8\u20139 tahun."}