{"version":"1.0","provider_name":"Screen Score","provider_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en","author_name":"Rachmadwipa Novandri","author_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/author\/novandri511\/","title":"Review Ulasan Bed Friend - Screen Score","type":"rich","width":600,"height":338,"html":"<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"fgGlfQ623s\"><a href=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/bed-friend\/\">Bed Friend<\/a><\/blockquote><iframe sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" src=\"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/en\/content\/bed-friend\/embed\/#?secret=fgGlfQ623s\" width=\"600\" height=\"338\" title=\"&#8220;Bed Friend&#8221; &#8212; Screen Score\" data-secret=\"fgGlfQ623s\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" class=\"wp-embedded-content\"><\/iframe><script>\n\/*! This file is auto-generated *\/\n!function(d,l){\"use strict\";l.querySelector&&d.addEventListener&&\"undefined\"!=typeof URL&&(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&&!\/[^a-zA-Z0-9]\/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret=\"'+t.secret+'\"]'),c=new RegExp(\"^https?:$\",\"i\"),i=0;i<o.length;i++)o[i].style.display=\"none\";for(i=0;i<a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&&(s.removeAttribute(\"style\"),\"height\"===t.message?(1e3<(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r<200&&(r=200),s.height=r):\"link\"===t.message&&(r=new URL(s.getAttribute(\"src\")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&&n.host===r.host&&l.activeElement===s&&(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener(\"message\",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener(\"DOMContentLoaded\",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll(\"iframe.wp-embedded-content\"),r=0;r<s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute(\"data-secret\"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+=\"#?secret=\"+t,e.setAttribute(\"data-secret\",t)),e.contentWindow.postMessage({message:\"ready\",secret:t},\"*\")},!1)))}(window,document);\n\/\/# sourceURL=https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-includes\/js\/wp-embed.min.js\n<\/script>","thumbnail_url":"https:\/\/screenscore.digitalmama.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Bed_Friend_series_poster.jpg","thumbnail_width":262,"thumbnail_height":382,"description":"\"Bed Friend\" (judul asli Thailand: \u0e2d\u0e22\u0e48\u0e32\u0e40\u0e25\u0e48\u0e19\u0e01\u0e31\u0e1a\u0e2d\u0e19\u0e25 \u0e2b\u0e23\u0e37\u0e2d \"Don't Play with Anol\") adalah serial drama romansa Boys' Love (BL) Thailand yang tayang tahun 2023, terdiri dari 10 episode.  Cerita berpusat pada dua rekan kerja di kantor yang sama:   Uea, seorang desainer grafis yang pendiam, tertutup, dan sangat membenci tipe playboy\/casanova.  King, seorang programmer yang flamboyan, flirtatious, dan dikenal sebagai casanova di kantor.  Mereka awalnya saling tidak suka dan sering bertengkar (frenemies). Namun, setelah acara nongkrong kantor di mana mereka mabuk, keduanya berakhir tidur bersama (one-night stand). Alih-alih berhenti di situ, mereka sepakat menjalani hubungan friends with benefits \u2014 hubungan seksual tanpa komitmen emosional atau label pacaran, murni \"no strings attached\".  Lambat laun, hubungan fisik ini mulai berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam. Uea yang punya banyak trauma masa lalu (termasuk pelecehan seksual saat kecil oleh ayah tirinya, ibu yang abusive, mantan yang abusive, dan isu kesehatan mental seperti PTSD) perlahan membuka diri berkat dukungan King. Sementara King, yang kelihatannya superficial, ternyata punya sisi caring dan membantu Uea menyembuhkan luka-lukanya. Cerita juga menyentuh tema berat seperti pelecehan seksual, pelecehan di tempat kerja, dan kesehatan mental.  Secara keseluruhan, meski judul dan premis terdengar ringan dan seksi (banyak adegan intim), serial ini lebih fokus pada healing dari trauma daripada sekadar romansa panas.  Kecocokan dengan Anak \/ Rating untuk Anak  Sangat tidak cocok untuk anak-anak atau remaja di bawah umur 18 tahun.  Alasan utama:   Mengandung banyak adegan seks eksplisit (termasuk nudity parsial, adegan intim antara pria, dan hubungan seksual yang cukup sering ditampilkan).  Tema berat dan triggering: pelecehan seksual anak (child molestation), trauma masa kecil, kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan di tempat kerja, stalking, dan isu kesehatan mental yang cukup gelap.  Rating umumnya 18+ Restricted (di platform seperti iQIYI, Viki, atau MyDramaList disebut 18+ karena violence &amp; profanity, serta konten seksual).  Banyak review menyebut ceritanya \"dark\", \"toxic\", dan mengandung elemen dub-con (dubious consent) di beberapa bagian.  Ini murni konten dewasa (adult-oriented BL drama) dengan fokus pada hubungan seksual dan penyembuhan trauma berat. Tidak direkomendasikan sama sekali untuk anak di bawah 18 tahun, bahkan untuk remaja pun sebaiknya diawasi ketat atau dihindari karena bisa membingungkan atau mengganggu secara emosional.  Kalau kamu cari tontonan ringan atau family-friendly, ini bukan pilihan yang tepat. Cocoknya lebih untuk penonton dewasa yang suka genre BL dengan elemen drama emosional dan intim."}