<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Screen Score</provider_name><provider_url>https://screenscore.digitalmama.id/en</provider_url><author_name>Rachmadwipa Novandri</author_name><author_url>https://screenscore.digitalmama.id/en/author/novandri511/</author_url><title>Review Ulasan Twelve Letters - Screen Score</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="v3eCxmsGFM"&gt;&lt;a href="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/twelve-letters/"&gt;Twelve Letters&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/twelve-letters/embed/#?secret=v3eCxmsGFM" width="600" height="338" title="&#x201C;Twelve Letters&#x201D; &#x2014; Screen Score" data-secret="v3eCxmsGFM" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://screenscore.digitalmama.id/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;</html><thumbnail_url>https://screenscore.digitalmama.id/wp-content/uploads/2025/09/MV5BNjhmNzI5NDAtNTY1YS00YWM2LThlMzAtZThlY2RlMDM2ZmY5XkEyXkFqcGc@._V1_FMjpg_UX1000_.jpg</thumbnail_url><thumbnail_width>1000</thumbnail_width><thumbnail_height>1471</thumbnail_height><description>Sinopsis Series "Twelve Letters" (&#x5341;&#x4E8C;&#x5C01;&#x4FE1; / Shi Er Feng Xin) "Twelve Letters" adalah drama China bergenre romance, fantasy, mystery, dan suspense yang tayang tahun 2025, berjumlah 12 episode. Cerita berlatar di dua timeline: tahun 1991 di sebuah kota kecil (Meiwan Town) dan tahun 2026 di kota Beixing.Tokoh utama adalah Tang Yi Xun (diperankan Zhou Yiran) dan Ye Hai Tang (Wang Ying Lu), sepasang kekasih remaja SMA yang hidup dalam kondisi sulit. Yi Xun terlibat dalam dunia kekerasan dan konflik utang-piutang dengan geng, sementara Hai Tang terjebak dengan ayah yang kasar, penjudi, dan melakukan kekerasan domestik. Meski begitu, mereka saling memiliki dan membangun hubungan romantis yang manis serta kuat di tengah kesulitan.Suatu hari, Hai Tang menghilang secara misterius. Yi Xun menemukan surat di sebuah kotak pos terlantar yang aneh. Saat ia membalas surat itu, ternyata surat-surat tersebut menghubungkan mereka melintasi waktu&#x2014;35 tahun ke depan (dari 1991 ke 2026). Melalui 12 surat yang dikirim secara bolak-balik, mereka berusaha mencari kebenaran, menyelamatkan satu sama lain, dan mengubah nasib tragis mereka. Cerita menggabungkan elemen cinta, pengorbanan, keluarga, persahabatan, serta misteri nasib yang saling terkait lintas waktu.Drama ini mengusung tema emosional yang dalam: cinta yang bertahan melawan waktu, penebusan, dan kekuatan pilihan dalam hidup. Ada elemen supernatural (kotak pos ajaib yang menghubungkan timeline), suspense, serta momen mengharukan.  Kecocokan untuk Tontonan Anak Tidak cocok untuk anak-anak atau penonton di bawah umur remaja (di bawah 15&#x2013;17 tahun). Alasannya:   Mengandung tema dewasa dan berat: kekerasan domestik (ayah yang memukul anak), kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur, ancaman geng/kriminalitas, konflik utang dengan kekerasan, adegan pembakaran dan bahaya nyawa.  Ada elemen trauma, kesedihan mendalam, pengorbanan ekstrem, serta situasi gelap seperti percobaan bunuh diri (dalam surat) dan kehilangan keluarga.  Rating di platform seperti Viki disebut PG-13, tapi kontennya lebih condong ke arah remaja dewasa atau dewasa karena kekerasan dan emosi yang intens.  Cocok untuk penonton remaja akhir (17+) atau dewasa yang menyukai cerita emosional, romance bittersweet, dan time-travel dengan elemen misteri.  Jika untuk anak kecil atau tontonan keluarga ringan, sebaiknya hindari. Drama ini lebih pas untuk yang suka cerita mendalam dan siap dengan tema berat tapi berakhir mengharukan.</description></oembed>
