<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Screen Score</provider_name><provider_url>https://screenscore.digitalmama.id/en</provider_url><author_name>Rachmadwipa Novandri</author_name><author_url>https://screenscore.digitalmama.id/en/author/novandri511/</author_url><title>Review Ulasan The King's Man - Screen Score</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="9AZLbi7A6J"&gt;&lt;a href="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/the-kings-man/"&gt;The King&#x2019;s Man&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/the-kings-man/embed/#?secret=9AZLbi7A6J" width="600" height="338" title="&#x201C;The King&#x2019;s Man&#x201D; &#x2014; Screen Score" data-secret="9AZLbi7A6J" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://screenscore.digitalmama.id/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;</html><thumbnail_url>https://screenscore.digitalmama.id/wp-content/uploads/2025/04/The_Kings_Man.jpg</thumbnail_url><thumbnail_width>220</thumbnail_width><thumbnail_height>326</thumbnail_height><description>"The King's Man" (2021) adalah film aksi mata-mata yang merupakan prekuel dari seri Kingsman. Disutradarai oleh Matthew Vaughn, film ini berlatar awal abad ke-20, tepatnya selama Perang Dunia I, dan mengisahkan pembentukan organisasi Kingsman. Cerita berfokus pada Orlando Oxford (Ralph Fiennes), seorang bangsawan yang berusaha mencegah perang besar yang direncanakan oleh sekelompok penutur jahat, termasuk tokoh sejarah seperti Rasputin (Rhys Ifans). Bersama putranya, Conrad (Harris Dickinson), dan timnya, Orlando menjalankan misi berbahaya dengan aksi penuh gaya, intrik politik, dan elemen sejarah yang diolah secara fiktif. Film ini menggabungkan humor khas Kingsman, kekerasan bergaya komik, dan drama keluarga. Durasi film sekitar 2 jam 11 menit.  Kecocokan dengan Anak Film ini diberi rating R (Restricted) oleh MPAA, yang berarti tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 17 tahun tanpa pendampingan orang tua. Berikut pertimbangan kecocokannya:     Kekerasan: Film ini mengandung kekerasan intens dan grafis, seperti tembak-menembak, perkelahian pedang, penusukan, ledakan, dan adegan perang dengan darah serta mayat. Ada pula adegan yang mengganggu, seperti eksekusi keluarga, kekerasan terhadap hewan (kambing), dan gambaran kamp konsentrasi. Ini bisa terlalu berat atau menakutkan untuk anak-anak.    Bahasa: Mengandung banyak kata kasar, termasuk penggunaan berulang "f--k," "s--t" (dalam variasi bahasa), "bastard," dan lainnya, yang tidak sesuai untuk penonton muda.    Konten Seksual: Terdapat adegan dengan insinuasi seksual, seperti rekaman non-eksplisit yang menunjukkan seorang wanita menari dan melakukan tindakan seksual dari jarak jauh, serta dialog dan gesture bernuansa seksual. Meski tidak ada ketelanjangan, konten ini kurang pantas untuk anak.    Tema dan Emosi: Cerita melibatkan tema berat seperti kematian orang tua, anak dalam bahaya, dan trauma perang. Adegan seperti kematian karakter utama atau penyesalan atas perang bisa memengaruhi emosi anak yang belum siap.    Nilai Positif: Film ini menawarkan pesan tentang pengorbanan, keberanian, dan bahaya glorifikasi perang, yang bisa jadi bahan diskusi untuk remaja yang lebih tua. Namun, penyampaiannya sering kali dibungkus dalam kekerasan dan humor dewasa.  Kesimpulan: "The King's Man" tidak cocok untuk anak-anak di bawah 13 tahun karena kekerasan grafis, bahasa kasar, dan konten seksual yang cukup eksplisit. Untuk remaja (14 tahun ke atas), film ini mungkin bisa ditonton dengan bimbingan orang tua, terutama jika mereka sudah familiar dengan seri Kingsman atau menyukai film aksi berlatar sejarah. Orang tua disarankan menonton terlebih dahulu atau mendampingi untuk mendiskusikan elemen sensitif, seperti kekerasan dan konteks sejarah yang diubah untuk keperluan cerita. Jika anak tertarik pada sejarah Perang Dunia I, orang tua bisa mengarahkan ke sumber yang lebih edukatif sebagai alternatif.</description></oembed>
