<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Screen Score</provider_name><provider_url>https://screenscore.digitalmama.id/en</provider_url><author_name>Rachmadwipa Novandri</author_name><author_url>https://screenscore.digitalmama.id/en/author/novandri511/</author_url><title>Review Ulasan Terrifier 3 - Screen Score</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="QOvXAZkD79"&gt;&lt;a href="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/terrifier-3/"&gt;Terriers 3&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/terrifier-3/embed/#?secret=QOvXAZkD79" width="600" height="338" title="&#x201C;Terrifier 3&#x201D; &#x2014; Screen Score" data-secret="QOvXAZkD79" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://screenscore.digitalmama.id/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;</html><thumbnail_url>https://screenscore.digitalmama.id/wp-content/uploads/2025/04/images-6.jpg</thumbnail_url><thumbnail_width>349</thumbnail_width><thumbnail_height>516</thumbnail_height><description>Terrifier 3 adalah film horor slasher Amerika Serikat tahun 2024 yang disutradarai dan ditulis oleh Damien Leone. Film ini merupakan sekuel dari Terrifier 2 dan bagian ketiga dari franchise Terrifier. Berlatar waktu Natal, film ini mengikuti Sienna Shaw (Lauren LaVera) yang berusaha pulih dari trauma masa lalu setelah peristiwa pembantaian di Terrifier 2. Namun, Art the Clown (David Howard Thornton), pembunuh sadis berpakaian badut, kembali bersama sekutunya, Victoria Heyes (Samantha Scaffidi), untuk meneror Sienna dan warga Miles County. Film ini menampilkan kekerasan ekstrem, pembunuhan berdarah-darah, dan efek gore yang sangat grafis, dengan Art menggunakan berbagai alat seperti kapak, gergaji mesin, dan bahan peledak untuk melakukan pembantaian. Cerita juga mengeksplorasi elemen supernatural, termasuk posesif demonik, dan memiliki nuansa gelap yang menggabungkan komedi hitam dengan horor sadis.  Kecocokan dengan Anak Terrifier 3 sama sekali tidak cocok untuk anak-anak. Film ini mengandung kekerasan grafis yang sangat ekstrem, termasuk pemotongan tubuh, mutilasi, dan pembunuhan anak-anak yang meskipun sebagian terjadi di luar layar, tetap menampilkan akibat yang sangat mengerikan (misalnya, tubuh anak yang terpotong). Adegan-adegan seperti penggunaan gergaji mesin untuk menyiksa korban, tikus yang dimasukkan ke tubuh seseorang, dan penyiksaan sadis lainnya sangat mengganggu dan dapat menyebabkan trauma. Selain itu, ada konten seksual eksplisit, bahasa kasar, dan elemen supernatural yang menyeramkan. Di Amerika Serikat, film ini tidak diberi rating resmi (unrated), tetapi dianggap setara dengan NC-17 karena kontennya yang brutal. Di Inggris, film ini diberi rating 18 oleh BBFC karena "kekerasan berdarah yang kuat dan detail luka yang mengerikan." Banyak penggemar horor bahkan mengkritik orang tua yang membawa anak-anak ke penayangan, dengan laporan bahwa beberapa penonton merasa mual atau pingsan. Oleh karena itu, film ini hanya ditujukan untuk penonton dewasa (18 tahun ke atas) yang menyukai horor ekstrem dan tahan terhadap konten grafis.  Saran untuk Orang Tua Orang tua harus benar-benar menghindari membawa anak-anak atau remaja di bawah 18 tahun untuk menonton Terrifier 3. Bahkan untuk remaja yang menyukai horor, film ini bisa terlalu intens dan berpotensi merusak karena tingkat kekerasan dan sadisme yang tidak biasa. Jika ingin memastikan, orang tua disarankan menonton film ini terlebih dahulu untuk menilai sendiri.</description></oembed>
