<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Screen Score</provider_name><provider_url>https://screenscore.digitalmama.id/en</provider_url><author_name>Rachmadwipa Novandri</author_name><author_url>https://screenscore.digitalmama.id/en/author/novandri511/</author_url><title>Review Ulasan Sleep Call - Screen Score</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="c64x0wvxFL"&gt;&lt;a href="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/sleep-call/"&gt;Sleep Call&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/sleep-call/embed/#?secret=c64x0wvxFL" width="600" height="338" title="&#x201C;Sleep Call&#x201D; &#x2014; Screen Score" data-secret="c64x0wvxFL" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://screenscore.digitalmama.id/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;</html><thumbnail_url>https://screenscore.digitalmama.id/wp-content/uploads/2025/04/images-2025-04-12T142620.786.jpeg</thumbnail_url><thumbnail_width>452</thumbnail_width><thumbnail_height>678</thumbnail_height><description>Film Sleep Call adalah film Indonesia bergenre psychological thriller yang disutradarai oleh Fajar Nugros dan dirilis pada 7 September 2023. Film ini diproduksi oleh IDN Pictures dan dibintangi oleh Laura Basuki sebagai Dina serta Juan Bio One sebagai Rama, bersama aktor lain seperti Della Dartyan, Kristo Immanuel, Bront Palarae, dan Rachel Vennya. Cerita film ini berfokus pada Dina, seorang mantan pramugari yang terjerat utang dan terpaksa bekerja di perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal. Di tengah tekanan hidup dan kesepian, Dina mencari pelarian melalui aplikasi kencan, di mana ia bertemu Rama. Mereka sering melakukan sleep call&#x2014;panggilan telepon atau video sebelum tidur&#x2014;yang awalnya memberi kenyamanan, namun lambat laun berubah menjadi hubungan adiktif yang penuh misteri dan ketegangan. Film ini mengangkat isu-isu seperti kesehatan mental, kesepian, dampak pinjol ilegal, dan bahaya berbagi data pribadi di dunia maya. Alur ceritanya intens dengan elemen ketegangan, plot twist, dan kritik sosial terhadap kehidupan urban modern, terutama di kalangan generasi milenial dan Gen Z.  Kecocokan dengan Anak Film Sleep Call memiliki rating usia 17 tahun ke atas, sebagaimana dinyatakan oleh produser Susanti Dewi, karena mengandung tema-tema berat seperti kesepian, tekanan hidup, kesehatan mental, serta kekerasan psikologis dan implikasi kematian. Berikut analisis kecocokan film ini untuk anak:    Konten dan Tema:    Film ini membahas isu kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan trauma, yang mungkin sulit dipahami atau terlalu intens untuk anak-anak di bawah usia remaja. Adegan-adegan yang menggambarkan tekanan pekerjaan di pinjol ilegal, teror psikologis, dan kematian (termasuk bunuh diri) dapat memicu kecemasan atau ketakutan.   Hubungan adiktif antara Dina dan Rama, serta elemen misteri yang berujung pada konsekuensi tragis, mengandung kompleksitas emosional yang lebih cocok untuk penonton dewasa.   Ada pula adegan yang menyentuh ketimpangan sosial, pelecehan seksual, dan penyalahgunaan data pribadi, yang bisa membingungkan atau tidak pantas untuk anak-anak tanpa konteks yang tepat.     Unsur Visual dan Audio:    Sleep Call menggunakan sinematografi gelap dan scoring yang intens untuk membangun ketegangan, yang dapat terasa menakutkan bagi anak-anak. Beberapa adegan memiliki nuansa mencekam yang mungkin tidak sesuai untuk penonton muda.   Meskipun tidak ada laporan spesifik tentang kekerasan grafis eksplisit, elemen thriller psikologisnya tetap berpotensi mengganggu anak-anak yang belum terbiasa dengan genre ini.     Pesan Edukatif:    Film ini menawarkan pelajaran berharga tentang bahaya pinjol ilegal, pentingnya menjaga privasi di dunia digital, dan dampak kesepian pada kesehatan mental. Namun, pesan-pesan ini lebih relevan untuk remaja akhir atau dewasa muda yang sudah memiliki pemahaman tentang isu-isu tersebut.   Untuk anak-anak, pesan tersebut mungkin perlu disampaikan dengan cara yang lebih sederhana dan tidak melalui narasi thriller yang kompleks.     Rekomendasi Usia:    Anak di bawah 13 tahun: Tidak direkomendasikan karena tema berat, ketegangan psikologis, dan potensi adegan yang memicu ketakutan atau kebingungan. Anak-anak pada usia ini mungkin belum memiliki kesiapan emosional untuk memproses cerita tentang trauma, utang, atau hubungan toksik.   Remaja 13-16 tahun: Bisa dipertimbangkan dengan bimbingan orang tua, terutama jika remaja sudah terbiasa dengan film thriller ringan dan ada diskusi setelah menonton untuk menjelaskan isu kesehatan mental dan pinjol. Namun, orang tua perlu memastikan anak tidak terpapar efek triggering dari adegan tertentu, seperti yang terkait trauma atau kematian.   Remaja 17 tahun ke atas: Umumnya cocok, sesuai dengan rating film, karena mereka lebih mampu memahami kompleksitas cerita dan isu sosial yang diangkat. Film ini bisa menjadi bahan diskusi tentang penggunaan teknologi, privasi, dan kesehatan mental.    Saran untuk Orang Tua: Jika ingin memperkenalkan Sleep Call kepada anak atau remaja, orang tua sebaiknya menonton film terlebih dahulu untuk menilai kecocokan dengan tingkat kematangan emosional anak. Diskusi setelah menonton dapat membantu anak memahami pesan positif, seperti pentingnya komunikasi terbuka tentang kesepian atau bahaya terjebak dalam utang. Untuk anak yang lebih muda, pertimbangkan film dengan tema serupa tetapi lebih ringan, seperti film animasi atau drama keluarga yang membahas emosi dan hubungan tanpa unsur thriller.</description></oembed>
