<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Screen Score</provider_name><provider_url>https://screenscore.digitalmama.id/en</provider_url><author_name>Rachmadwipa Novandri</author_name><author_url>https://screenscore.digitalmama.id/en/author/novandri511/</author_url><title>Review Ulasan Perempuan Tanah Jahanam - Screen Score</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="GR6jC2AQby"&gt;&lt;a href="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/perempuan-tanah-jahanam/"&gt;Motherfucker&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://screenscore.digitalmama.id/en/content/perempuan-tanah-jahanam/embed/#?secret=GR6jC2AQby" width="600" height="338" title="&#x201C;Perempuan Tanah Jahanam&#x201D; &#x2014; Screen Score" data-secret="GR6jC2AQby" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://screenscore.digitalmama.id/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;</html><thumbnail_url>https://screenscore.digitalmama.id/wp-content/uploads/2025/05/images-2025-05-12T191301.105.jpeg</thumbnail_url><thumbnail_width>184</thumbnail_width><thumbnail_height>274</thumbnail_height><description>"Perempuan Tanah Jahanam" (dikenal sebagai Impetigore di pasar internasional) adalah film horor-misteri Indonesia tahun 2019 yang disutradarai oleh Joko Anwar. Film ini mengisahkan Maya (Tara Basro), seorang petugas tol yang berusaha bertahan hidup di kota bersama sahabatnya, Dini (Marissa Anita). Ketika Maya mengetahui kemungkinan warisan dari keluarganya yang kaya, ia dan Dini pergi ke desa asal keluarganya. Namun, di sana mereka menemukan rahasia kelam dan bahaya yang mengancam nyawa, terkait kutukan, ilmu hitam, dan tradisi mengerikan di desa tersebut. Film ini menampilkan elemen horor rakyat (folk horror), adegan berdarah, dan tema kekerasan, termasuk kematian bayi dan janin, dengan suasana mencekam yang dibangun melalui sinematografi dan narasi yang kuat. Film ini mendapat pujian kritis, termasuk 6 Piala Citra di FFI 2020, dan menjadi wakil Indonesia untuk Oscar 2021.  Kecocokan dengan Tontonan Anak Film ini tidak cocok untuk anak-anak. Berikut alasan utamanya:     Rating dan Peringatan Resmi: Film ini memiliki rating 17+ (dewasa) karena konten yang mengganggu, seperti kekerasan, darah, dan tema horor yang intens. Sutradara Joko Anwar dan pihak lain secara eksplisit menyatakan bahwa film ini bukan untuk anak kecil.    Konten Sensitif: Film ini mengandung adegan berdarah, jump-scare, dan penggambaran kematian bayi serta janin, yang dapat sangat mengganggu dan tidak pantas untuk penonton muda.    Tema dan Suasana: Cerita yang berfokus pada kutukan, ilmu hitam, dan pengorbanan manusia menciptakan suasana mencekam yang tidak sesuai untuk anak-anak, bahkan jika mereka didampingi orang tua. Dialog awal saja sudah menunjukkan bahwa film ini ditujukan untuk penonton dewasa.    Rekomendasi Usia: Ulasan menyebutkan bahwa film ini tidak cocok untuk penonton di bawah usia yang memiliki KTP (17 tahun ke atas), menegaskan bahwa orang tua perlu memperhatikan rating sebelum membawa anak menonton.   Kesimpulan: "Perempuan Tanah Jahanam" adalah film horor berkualitas dengan narasi kuat dan produksi ambisius, namun sama sekali tidak sesuai untuk anak-anak karena konten kekerasan, tema gelap, dan rating 17+. Orang tua disarankan untuk memilih tontonan yang lebih ramah anak, seperti film animasi atau petualangan keluarga. Jika mencari film Indonesia yang lebih cocok untuk anak, pertimbangkan film seperti Laskar Pelangi atau Petualangan Sherina.</description></oembed>
