Smite 2 kedatangan dewa baru sekaligus perombakan besar melalui pembaruan bertajuk “Love and War”. Ishtar, Dewi Cinta dan Perang, resmi hadir dengan gaya bertarung jarak jauh berketerampilan tinggi lewat mekanik Imbue Arrows yang menawarkan tiga gaya tembakan berbeda. Pemain dapat beradaptasi secara dinamis antara serangan area eksplosif Strike Shot, burst berbentuk kerucut Spread Shot, hingga tembakan cepat Storm Shot, lalu mengunci lawan dengan petir dan mengakhiri pertarungan melalui ultimate dua fase Blades of Retribution.
Namun pembaruan ini tidak sekadar menambah dewa baru, melainkan turut merombak cara Smite 2 dimainkan lewat inisiatif Conquest Reforged. Perombakan tempo ini dirancang untuk mencegah efek bola salju yang tak terkendali dan membuka peluang comeback nyata, antara lain melalui Dynamic Jungle XP, penskalaan XP di lane, serta sistem bounty yang lebih memberi imbalan. Dominasi jungler juga ditekan dengan mengurangi efisiensi farming dan merombak buff Pathfinder, sementara imbalan menara serta boss kini bersifat lokal alih-alih menguntungkan seluruh tim.
Beragam pembaruan sistem dan gameplay turut menyertai patch ini, seperti pengurangan damage critical strike, peningkatan Tenacity untuk melawan lebih banyak efek crowd control, hingga penyesuaian interaksi item Fatalis dan Dagger of Frenzy. Ishtar juga akan memperoleh Aspect baru bernama Passionate Storm yang mengubahnya menjadi mesin DPS berfokus jungle, sementara program Tracker Syndicate menghadirkan traveler dan hadiah baru. Ditambah beragam penyeimbangan dewa serta item, pembaruan ini menandai perubahan signifikan bagi lanskap permainan Smite 2.
Sources: Steam