Biografi Woozi

Lee Ji-hoon, yang lebih dikenal dengan nama panggung Woozi, lahir pada 22 November 1996 di Busan, Korea Selatan. Sejak kecil, ia menunjukkan bakat luar biasa dalam dunia musik. Woozi memulai pendidikannya di bidang klasik, belajar memainkan berbagai instrumen seperti klarinet, piano, gitar, drum, dan instrumen band lainnya di akademi bahasa Inggris. Pada usia 12 tahun, ia bergabung dengan Pledis Entertainment melalui audisi sukses, di mana ia bertemu dengan kolaborator utamanya, produser Bumzu. Saat masih trainee, Woozi sempat direncanakan debut sebagai bagian dari boy group bernama “TEMPEST”, tetapi rencana tersebut batal, dan ia kembali melatih diri hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu anggota SEVENTEEN.

Woozi debut resmi pada 26 Mei 2015 sebagai leader tim vokal, lead vocalist, sub-rapper, dan produser utama boy group SEVENTEEN di bawah naungan Pledis Entertainment (sekarang bagian dari HYBE Labels). SEVENTEEN terkenal sebagai grup “self-producing” yang melibatkan anggota dalam produksi musik, dan Woozi menjadi tulang punggungnya. Ia menulis dan memproduksi seluruh lagu di album debut mini mereka, 17 Carat (2015), dan hingga Januari 2019, ia telah berkontribusi pada lebih dari 80% diskografi grup. Bersama Bumzu, ia membentuk tim produksi bernama “The Black 17” (kemudian Universe Factory), yang bertanggung jawab atas hits seperti “Adore U”, “Mansae”, “Very Nice”, “Don’t Wanna Cry”, dan “Super”. Woozi juga sering menangani directing, guide recording, dan chorus untuk grup.

Selain untuk SEVENTEEN, Woozi mulai menulis lagu untuk artis K-pop lain sejak 2016, seperti lirik untuk kolaborasi Ailee dan Eric Nam “Feelin’”, single terakhir I.O.I “Downpour” (2017) yang dipuji karena liriknya, serta “Thankful for You” untuk NU’EST W. Pada 2019, ia merilis “Miracle” untuk OST drama The Tale of Nokdu dan menjadi anggota penuh Korea Music Copyright Association (KMCA), dengan 228 karya terdaftar hingga April 2025. Pada 2021, kolaborasinya dengan sesama anggota Hoshi, “Spider”, debut di posisi 5 Billboard World Digital Song Sales, dan ia memenangkan Best Producer di Asia Artist Awards ke-6—menjadi penerima termuda dalam sejarah acara tersebut.

Karier solonya dimulai dengan mixtape pertama Ruby pada 3 Januari 2022, di mana lagu utamanya (sepenuhnya ditulis dalam bahasa Inggris) menduduki posisi 1 iTunes di setidaknya 18 negara, termasuk Chile, Meksiko, Indonesia, dan Filipina. Pada 2024, ia merilis “What Kind of Future” sebagai tribute untuk sahabatnya yang telah meninggal, Moonbin dari ASTRO. Pada 19 Februari 2025, Pledis mengumumkan debut subunit-nya dengan Hoshi sebagai Hoshi X Woozi, dengan single album Beam dirilis pada 10 Maret 2025, menampilkan lagu seperti “96ers” dan behind-the-scenes yang menunjukkan chemistry mereka sebagai rekan satu angkatan (96-line). Woozi juga aktif di variety show seperti Going Seventeen, di mana ia sering tampil sebagai produser dan penyanyi.

Secara akademis, Woozi lulus dari Hanlim Multi Art School (sekolah seni bergengsi yang juga diikuti idol seperti dariis_9), kemudian kuliah di Hanyang University, dan pada 2022 memulai program Master di Anyang University. Ia dijuluki “Uri-Jihoonie” (Our Jihoon) oleh staf Pledis saat trainee, yang menjadi asal nama panggungnya “Woozi”. Meski sukses, Woozi pernah mengaku merasa terbebani sebagai komposer utama SEVENTEEN, takut kegagalan grup akan menjadi tanggung jawabnya. Pada 15 September 2025, ia memulai wajib militer sebagai prajurit aktif, dengan perkiraan keluar pada 14 Maret 2027. Hingga Desember 2025, Woozi tetap aktif melalui konten seperti commentary live dan vlog, sambil mempersiapkan era pasca-militer. Kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai $2.5–5 juta, terutama dari royalti musik, endorsement (seperti model untuk Romantic Crown pada 2022–2023, yang terinspirasi dari studio “Universe Factory”), dan tur dunia SEVENTEEN.

Fakta Menarik Terlengkap tentang Woozi

Berikut adalah kumpulan fakta menarik tentang Woozi, dikumpulkan dari berbagai sumber terpercaya. Saya susun dalam kategori untuk kemudahan:

Latar Belakang Pribadi & Fisik

  • Zodiak & MBTI: Scorpio/Sagittarius cusp (lahir 22 November), Tikus (Chinese Zodiac). MBTI-nya INFJ/INTJ, mencerminkan sifatnya yang introvert tapi visioner.
  • Tinggi & Berat: 166 cm (5’5″), berat 60 kg (132 lbs). Ia sering disebut “little giant” karena prestasinya melebihi posturnya.
  • Blood Type: A. Emoji representatif:
  • (nasi, karena suka makanan sederhana) atau
  • (peach).
  • Kulit Putih Ekstrem: Dijuluki “albino” oleh member dan staf karena kulitnya sangat pucat; ia pakai makeup toned-down agar terlihat natural.
  • Family: Memiliki orang tua dan adik perempuan. Ia dekat dengan keluarga dan sering cerita soal Busan sebagai rumah masa kecilnya.
  • Hobi Unik: Baru belajar minum alkohol lewat Nana Tour, meski awalnya anti. Ia juga suka main game dan nonton film, tapi paling betah di studio.

Karier & Prestasi Musik

  • Produser Termuda: Pada usia 18, ia produksi seluruh album debut SEVENTEEN. Hingga 2025, ia punya 228 karya terdaftar di KMCA—termasuk lagu untuk EXO (kolaborasi dengan Chanyeol) dan lagu whistle untuk Seungkwan.
  • Top 3 Lagu Favoritnya: “Very Nice” (SEVENTEEN), “Downpour” (I.O.I), dan “Super” (SEVENTEEN)—disebut di wawancara dengan Suga di Suchwita (2023).
  • Solo Hit Global: Lagu dari Ruby (2022) top iTunes di 18 negara; “What Kind of Future” (2024) tribute emosional untuk Moonbin, dirilis sebagai hadiah ulang tahun.
  • Subunit 96-Line: Hoshi X Woozi debut 2025 dengan Beam, fokus pada lagu-lagu intim sebagai teman satu angkatan. Behind-the-scenes-nya viral karena chemistry lucu mereka.
  • Kolaborasi Luar Biasa: Tulis lirik untuk Ailee/Eric Nam, NU’EST W, dan OST drama. Ia juga “self-proclaimed fan” SEVENTEEN, sering cover lagu grupnya sendiri seperti “How Sweet” (NewJeans cover di Caratland 2024).
  • Hardworking Legend: Member SEVENTEEN pilih dia sebagai yang paling rajin; ia tidur di sofa studio, kerja nonstop. Salah satu trainee pertama bersama Hoshi & S.Coups.

Keterampilan & Bakat Lain

  • Atlet Tersembunyi: Pitcher baseball di SD, punya kekuatan fisik teratas di SEVENTEEN (menurut member). Jago bola basket, voli, dan badminton—sering menang kompetisi internal.
  • Multitalented: Main instrumen klasik sejak kecil, bisa directing dan chorus guide. Ia distribusikan line dance secara adil untuk hindari kontroversi.
  • Higher Education: Lulus Hanlim (sekolah idol top), kuliah Hanyang, Master Anyang (2022)—bukti komitmennya belajar sambil karir.
  • Studio Nickname: “Universe Factory”—julukan studionya, terinspirasi koleksi baju Romantic Crown (2023).

Kehidupan Idol & Trivia Lucu

  • Ideal Type: Gadis cerah dan ramah. Belum pernah konfirmasi pacaran; hidup pribadinya sangat privat.
  • Momen Viral: Peluk Chanyeol EXO di event, selfie di studio—fans spekulasi kolaborasi musik. Di Going Seventeen, ia sering jadi “dad” grup karena bijaksana.
  • Kontribusi Variety: Di Spill the Feels (2024), ia bahas “what if fate changed” SEVENTEEN. Commentary live-nya (2024) penuh cerita behind-the-scenes.
  • Militer & Masa Depan: Mulai wamil 15 September 2025; fans harap ia lanjut solo/post-militer. Ia bilang, “Musik adalah napas saya—semoga masa depan sederhana.”

Woozi adalah sosok jenius yang membentuk SEVENTEEN menjadi powerhouse K-pop.

About Writer