
Community Rating






The Fantastic Four: First Steps
This content is restricted!
Help us review the content you've watched. Login here.
Sinopsis Lengkap The Fantastic Four: First Steps
Film The Fantastic Four: First Steps adalah film superhero yang disutradarai oleh Matt Shakman dan menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe (MCU) fase keenam, sekaligus film ke-37 dalam jagat tersebut. Berlatar di dunia retro-futuristik yang terinspirasi dari era 1960-an di Manhattan (meskipun mungkin bukan New York City yang sama seperti dalam MCU lainnya), film ini memperkenalkan kembali keluarga superhero pertama Marvel: Reed Richards/Mister Fantastic (Pedro Pascal), Sue Storm/Invisible Woman (Vanessa Kirby), Johnny Storm/Human Torch (Joseph Quinn), dan Ben Grimm/The Thing (Ebon Moss-Bachrach). Film ini merupakan reboot kedua dari waralaba Fantastic Four dan dirilis pada 23 Juli 2025 di Indonesia.
Storyline: Cerita dimulai dengan keempat karakter utama—Reed Richards, Sue Storm, Johnny Storm, dan Ben Grimm—yang merupakan tim peneliti dan astronot. Mereka melakukan misi luar angkasa yang berisiko, di mana mereka terpapar radiasi kosmik misterius. Paparan ini mengubah mereka secara fisik dan memberikan kekuatan super unik:
- Reed Richards (Mister Fantastic): Dapat meregangkan tubuhnya seperti karet, memberikan fleksibilitas luar biasa.
- Sue Storm (Invisible Woman): Mampu menjadi tak terlihat dan menciptakan perisai telekinetik.
- Johnny Storm (Human Torch): Dapat mengendalikan api, berubah menjadi sosok berapi, dan terbang dengan kecepatan tinggi.
- Ben Grimm (The Thing): Tubuhnya berubah menjadi lapisan batu oranye, memberikan kekuatan dan daya tahan superhuman.
Setelah mendapatkan kekuatan, mereka berjuang untuk menyesuaikan diri dengan perubahan fisik dan tanggung jawab baru sebagai pahlawan super, yang dikenal sebagai Fantastic Four. Film ini menonjolkan dinamika keluarga di antara mereka, dengan konflik personal dan ikatan emosional yang diuji. Salah satu elemen kunci adalah bahwa Sue Storm sedang hamil dengan anak pertamanya bersama Reed Richards, yang kemudian menjadi Franklin Richards, karakter penting dalam semesta Marvel yang memiliki kemampuan menciptakan semesta saku.
Ancaman utama dalam film ini adalah Galactus (Ralph Ineson), entitas kosmik raksasa yang dikenal sebagai “Pemakan Planet,” yang ingin menghancurkan Bumi untuk memenuhi kebutuhannya akan energi planet. Galactus datang bersama utusannya, Silver Surfer (Julia Garner sebagai Shalla-Bal), yang menjelajahi angkasa untuk mencari planet target. Selain itu, Fantastic Four juga menghadapi ancaman dari Mole Man (Paul Walter Hauser), musuh dari dalam perut Bumi, yang menambah kompleksitas konflik.
Konflik menjadi sangat personal ketika Galactus mengincar bayi Franklin Richards karena kekuatannya yang luar biasa. Untuk melindungi Bumi dan keluarga mereka, Reed memimpin tim dalam misi luar angkasa untuk mencari solusi di multiverse, menghadapi tantangan kosmik sekaligus menjaga keharmonisan keluarga mereka. Film ini menggabungkan aksi epik, drama emosional, dan elemen humor khas Marvel, dengan visual yang terinspirasi dari estetika retro-futuristik dan pendekatan praktis dalam produksi (menggunakan set fisik daripada CGI berlebihan).
Fakta Tambahan:
- Film ini menonjolkan nuansa optimisme era 1960-an, terinspirasi dari perlombaan antariksa dan estetika ala 2001: A Space Odyssey karya Stanley Kubrick.
- Musik digubah oleh Michael Giacchino, dengan tema yang digambarkan sebagai “riang” dan penuh “optimisme heroik.”
- Pengambilan gambar dilakukan di lokasi seperti Pinewood Studios, London, Durdle Door di Dorset, Inggris, dan Istana Kongres di Oviedo, Spanyol (sebagai markas PBB dalam film).
- Film ini juga memperkenalkan elemen seperti Fantasticar dan karakter pendukung seperti H.E.R.B.I.E., serta menghormati sejarah komik Fantastic Four dengan referensi ke komik klasik seperti Fantastic Four #1 (1961) dan Fantastic Four #48–50 (1966).
Compatibility with children
Rating and content:
- Hingga Juli 2025, rating resmi untuk The Fantastic Four: First Steps belum diumumkan secara spesifik dalam sumber yang tersedia. Namun, film MCU biasanya diberi rating PG-13 (Parental Guidance untuk usia di bawah 13 tahun) karena mengandung aksi kekerasan, tema kompleks, dan beberapa elemen yang mungkin intens untuk anak-anak. Berdasarkan deskripsi, film ini mencakup pertarungan epik melawan Galactus, ancaman kosmik, dan konflik emosional, yang mungkin termasuk adegan kekerasan ringan hingga sedang (seperti pertempuran superhero, ledakan, atau transformasi fisik seperti The Thing).
- Elemen emosional, seperti kehamilan Sue Storm dan ancaman terhadap bayi Franklin, dapat membingungkan atau mengganggu anak-anak yang lebih kecil karena tema keluarga dan pengorbanan yang cukup berat. Selain itu, kehadiran Galactus sebagai entitas yang menghancurkan planet mungkin terasa menakutkan bagi penonton muda.
Kesesuaian untuk Anak-Anak:
- Usia 13 Tahun ke Atas (Remaja):
- Film ini kemungkinan cocok untuk remaja karena aksi superhero, visual yang menarik, dan tema keluarga yang kuat dapat menarik perhatian mereka. Elemen humor dan karakter seperti Johnny Storm (Human Torch) yang penuh semangat dapat resonan dengan penonton muda.
- Namun, orang tua perlu mempertimbangkan tema emosional (konflik keluarga, ancaman terhadap bayi) dan adegan aksi yang mungkin intens. Remaja yang terbiasa dengan film MCU seperti Avengers or Spider-Man akan merasa nyaman dengan gaya cerita ini.
- Film ini kemungkinan cocok untuk remaja karena aksi superhero, visual yang menarik, dan tema keluarga yang kuat dapat menarik perhatian mereka. Elemen humor dan karakter seperti Johnny Storm (Human Torch) yang penuh semangat dapat resonan dengan penonton muda.
- Usia di Bawah 13 Tahun:
- Untuk anak-anak di bawah 13 tahun, film ini mungkin kurang cocok tanpa pendampingan orang tua. Ancaman kosmik dari Galactus dan transformasi fisik Ben Grimm menjadi The Thing bisa menakutkan bagi anak-anak yang lebih kecil. Selain itu, konsep multiverse dan konflik moral mungkin terlalu kompleks untuk dipahami.
- Elemen positif seperti kerja sama tim, keberanian, dan ikatan keluarga dapat menjadi nilai edukatif, tetapi orang tua disarankan untuk menonton bersama anak untuk menjelaskan konteks atau menenangkan jika ada adegan yang intens.
- Untuk anak-anak di bawah 13 tahun, film ini mungkin kurang cocok tanpa pendampingan orang tua. Ancaman kosmik dari Galactus dan transformasi fisik Ben Grimm menjadi The Thing bisa menakutkan bagi anak-anak yang lebih kecil. Selain itu, konsep multiverse dan konflik moral mungkin terlalu kompleks untuk dipahami.
- Recommendations for Parents:
- Sebelum mengizinkan anak menonton, periksa rating resmi film (biasanya tersedia di situs seperti MPAA atau LSF di Indonesia) untuk memastikan sesuai dengan usia anak.
- Jika anak Anda penggemar komik atau film superhero, siapkan mereka untuk tema yang lebih emosional dibandingkan film MCU yang lebih ringan seperti Ant-Man. Diskusikan nilai-nilai seperti kerja sama dan pengorbanan setelah menonton untuk memperkaya pengalaman mereka.
- Untuk anak yang sensitif terhadap kekerasan atau tema berat, pertimbangkan untuk menunda menonton hingga mereka lebih besar atau tonton terlebih dahulu untuk menilai kontennya.
Catatan Visual dan Estetika:
- Nuansa retro-futuristik dan set praktis (seperti Times Square 1960-an) dapat menarik bagi anak-anak yang menyukai visual cerah dan penuh warna. Namun, beberapa adegan luar angkasa atau transformasi The Thing (menggunakan CGI berbasis motion capture) mungkin terasa asing atau menakutkan bagi anak kecil.
Conclusion
The Fantastic Four: First Steps adalah film superhero yang menggabungkan aksi epik, drama keluarga, dan estetika retro-futuristik, dengan fokus pada Reed Richards, Sue Storm, Johnny Storm, dan Ben Grimm yang menghadapi Galactus dan Silver Surfer. Film ini menawarkan cerita emosional tentang keluarga dan pengorbanan, dengan visual yang menarik dan tema optimisme era 1960-an. Untuk anak-anak, film ini kemungkinan paling cocok untuk remaja (13 tahun ke atas) karena potensi adegan aksi intens dan tema emosional yang kompleks. Anak di bawah 13 tahun mungkin memerlukan pendampingan orang tua untuk memahami cerita dan menangani elemen yang berpotensi menakutkan. Orang tua disarankan untuk memeriksa rating resmi dan menonton bersama anak untuk pengalaman yang lebih aman dan bermakna.
See More Movies
Related products
- Film
Kungfu Panda 1
- Film
Bolt
- Film
Zootopia
Community Rating




