SUKMA

SUKMA

“Sukma” is a 2025 Indonesian horror film directed by Baim Wong, with a duration of about 108 minutes. The synopsis tells The Story of Arini (Luna Maya) who moves with her family to an old house in a small town to start a new life. However, that hope turns into a nightmare after they find a mysterious ancient mirror in a secret warehouse. The mirror becomes a gateway to supernatural terrors, including Supernatural apparitions, strange voices, and threats to the family's psyche, fueled by dark secrets surrounding beauty and ambition. Also starring Christine Hakim as Ibu Sri, Fedi Nuril, Oka Antara, and others, the film combines elements of psychological horror with family drama, without relying on excessive jumpscare, but rather building tension through mystery and emotion.

Regarding the compatibility with children's viewing, this film is not suitable for children because it contains horror elements such as supernatural terror, ghost sightings, and sadistic murder scenes at the beginning of the story that can cause fear or anxiety. Recommended for audiences ages 13 and up, with a focus on teens and adults who love the psychological horror genre.
Such minors should preferably be accompanied by their parents if they want to watch, but overall, it is safer to avoid negative impacts on their psychological well-being.

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
4.0 ★★★★★

SUKMA adalah film horor Indonesia yang mengikuti kisah seorang ibu bernama Sukma yang baru saja pindah ke rumah baru bersama suami dan anak perempuannya. Setelah pindah, anaknya mulai menunjukkan perilaku aneh dan terobsesi dengan boneka misterius, yang ternyata terhubung dengan masa lalu kelam Sukma. Film ini penuh dengan jumpscare dan atmosfer mencekam. Untuk anak-anak, film ini jelas tidak cocok. Saya merekomendasikan untuk usia 16 tahun ke atas sekalipun, karena banyak adegan yang bisa bikin trauma. Adegan kekerasan seperti penganiayaan fisik dan hantu menampilkan sosok seram cukup dominan, rating kekerasan 2 dari 5 karena memang tidak terlalu brutal tapi tetap mengerikan. Bahasa kasar jarang terdengar, hanya beberapa umpatan ringan, jadi rating 3. Tidak ada adegan seksual atau merokok, jadi aman untuk aspek tersebut (rating 5 dan 5). Pesan positif yang bisa diambil adalah tentang pentingnya ikatan ibu-anak dan mengatasi trauma masa lalu. Namun, film ini lebih menonjolkan ketakutan daripada pesan moral. Keberagaman tidak terlalu ditonjolkan, rating 4. Kesimpulannya, SUKMA bukan tontonan untuk anak-anak. Orang tua perlu waspada dengan adegan horor yang intens dan bisa memicu mimpi buruk. Saya tidak merekomendasikan untuk anak di bawah 16 tahun.

About Writer