Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

Para Betina Pengikut Iblis

Sinopsis Film “Para Betina Pengikut Iblis” (2023)
Film horor Indonesia Para Betina Pengikut Iblis (international title: The Female Followers of the Devil or Devil’s Female Followers) disutradarai oleh Rako Prijanto dan dirilis pada Februari 2023 di bioskop Indonesia, kemudian tayang di Netflix pada Juni 2023. Cerita berlatar di sebuah desa kecil di Indonesia yang tampak tenang dari luar, namun menyimpan rahasia gelap yang sangat mengerikan.Film ini berpusat pada tiga perempuan yang memiliki ikatan tak biasa dengan kekuatan jahat. Tokoh utama adalah Sumi (diperankan Mawar Eva de Jongh), seorang perempuan muda yang tinggal bersama ayahnya yang sakit parah. Ayah Sumi mengalami kondisi kesehatan yang memburuk drastis hingga harus diamputasi kakinya, membuat mereka jatuh ke dalam kemiskinan dan keputusasaan. Di tengah keterbatasan itu, Sumi mulai terlibat dalam tindakan ekstrem untuk bertahan hidup dan mencari nafkah.Sementara itu, ada Sari dan perempuan lain di desa yang mengelola sebuah warung makan kari yang cukup populer di kalangan warga. Rahasia besar tersembunyi di balik masakan tersebut: bahan utama yang membuat kari itu begitu “enak” dan membuat pelanggan ketagihan bukanlah bahan biasa, melainkan berasal dari sumber yang sangat tabu dan mengerikan (melibatkan unsur kanibalisme manusia). Ketiga perempuan ini—termasuk Sumi yang akhirnya terseret—terlibat dalam aliansi tak suci dengan kekuatan iblis untuk membalas dendam, mendapatkan kekayaan, kenikmatan duniawi, serta kekuatan supranatural.Sepanjang cerita, film menampilkan elemen horor yang sangat eksplisit:

  • Adegan kekerasan grafis dan berdarah-darah (pembunuhan sadis, pemotongan tubuh, mutilasi)
  • Unsur supranatural berupa setan/iblis yang mempengaruhi manusia
  • Kanibalisme dan penggunaan bagian tubuh manusia sebagai bahan makanan
  • Tema balas dendam, pengkhianatan antar keluarga dan tetangga, serta pengorbanan moral demi kepentingan pribadi
  • Atmosfer gelap, jumpscare, dan disturbing visuals yang intens

Cerita berakhir dengan cliffhanger yang cukup terbuka (ditutup dengan tulisan “To Be Continued”), yang kemudian dilanjutkan di sekuel Para Betina Pengikut Iblis: Part 2 (rilis 2024). Secara keseluruhan, film ini menggabungkan horor gore, okultisme, thriller psikologis, dan kritik sosial tentang kemiskinan serta godaan kekuatan jahat.

Kecocokan dengan Tontonan Anak / Rating Umur
Sangat tidak cocok untuk anak-anak dan remaja di bawah umur 18 tahun (bahkan di bawah 21 tahun lebih disarankan).Alasan utama:

  • Memiliki rating resmi 21+ di Indonesia saat tayang di bioskop (karena konten dewasa ekstrem).
  • Mengandung kekerasan severe/extreme (gore berat, darah berceceran, mutilasi tubuh, adegan pembunuhan detail).
  • Ada unsur kanibalisme yang ditampilkan secara eksplisit dan disturbing.
  • Tema okultisme, pengorbanan kepada iblis, serta elemen seksual tersirat/moderate di beberapa bagian.
  • Banyak adegan frightening & intense yang bisa menyebabkan trauma psikologis, terutama pada penonton muda.
  • Bahasa kasar (moderate profanity) dan suasana keseluruhan sangat gelap serta tidak ada elemen ringan atau lucu.

Di Netflix, film ini biasanya diberi rating TV-MA (setara dewasa, mirip R atau lebih keras di beberapa negara). Parents guide di IMDb juga menandai kategori Violence & Gore dan Frightening Scenes sebagai “Severe”.Kesimpulan singkat untuk orang tua/penonton:

  • Cocok untuk penggemar horor ekstrem/gore yang sudah dewasa dan siap dengan konten sangat disturbing.
  • Sangat tidak boleh ditonton oleh anak-anak, balita, anak SD, SMP, bahkan SMA sekalipun — risikonya tinggi untuk menimbulkan ketakutan berlebih, mimpi buruk, atau trauma.
  • Jika ada anak/remaja di rumah, jauhkan akses ke film ini sepenuhnya.

This content is restricted!

Help us review the content you've watched. Login here.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank