Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

My Youth

Sinopsis Drama “My Youth” (2025)
My Youth (judul Korea: 마이 유스) adalah drama Korea romantis bergenre healing, slice-of-life, dan melodrama ringan yang tayang di JTBC pada September–Oktober 2025, dibintangi Song Joong-ki and Chun Woo-hee. Drama ini bukan film layar lebar, melainkan serial (12 episode) yang mengusung tema reuni cinta pertama (CLBK), penyembuhan luka masa lalu, dan pencarian kedamaian di usia dewasa.The story focuses on Sunwoo Hae (Song Joong-ki), seorang mantan aktor cilik yang sangat populer dan bersinar di masa kecil & remajanya. Namun, karena keserakahan dan eksploitasi orang dewasa di sekitarnya (termasuk orang tua dan orang-orang industri hiburan), masa mudanya yang gemilang berubah menjadi trauma berat. Dia mengalami berbagai tekanan, kekecewaan, dan kehilangan “cahaya” masa kecilnya. Akhirnya, setelah bertahan melewati masa sulit itu, Sunwoo Hae memilih mundur total dari dunia entertainment.Kini, di usia sekitar 30-an akhir, dia menjalani hidup yang sangat sederhana dan damai sebagai penulis novel (dengan nama pena) sekaligus pemilik toko bunga kecil di daerah yang tenang. Dia menghindari sorotan, menjaga jarak dari orang banyak, dan tampak puas dengan kehidupan low-profile-nya yang jauh dari gemerlap lampu panggung.Semuanya berubah ketika Sung Je Yeon (Chun Woo-hee), cinta pertamanya dari masa muda (saat keduanya berusia sekitar 19 tahun), tiba-tiba muncul kembali di depan toko bunganya setelah terpisah lebih dari 10 tahun. Je Yeon kini telah menjadi eksekutif di agensi talenta yang ambisius dan tegas. Kedatangannya bukan sekadar reuni biasa — ada produser televisi yang sangat ingin membuat documentary tentang perjalanan hidup Sunwoo Hae sebagai mantan bintang cilik, dan Je Yeon-lah yang ditugaskan untuk mencarinya.Pertemuan ini membuka kembali luka lama, kenangan manis-pahit masa muda, rasa saling salah paham, penyesalan, serta pertanyaan besar: “Apakah kita masih bisa memulai kembali setelah semua yang telah terjadi?” Drama ini banyak menggunakan flashback ke masa remaja mereka (diperankan oleh Nam Da-reum dan Jeon So-young), menunjukkan bagaimana hubungan mereka dulu tumbuh, terhalang oleh situasi keluarga dan industri hiburan, hingga akhirnya terpisah.Sepanjang cerita, penonton diajak merasakan nuansa healing yang lembut: proses memaafkan diri sendiri dan orang lain, menerima masa lalu yang kelam, menemukan kembali arti “cahaya” dalam hidup, serta pelan-pelan membuka hati untuk kemungkinan cinta kedua di usia dewasa. Alurnya terkenal lambat, minim konflik besar, lebih banyak fokus pada emosi halus, chemistry natural antar karakter, pemandangan indah toko bunga, serta dialog yang dalam dan realistis.Drama ini mendapat pujian karena akting matang Song Joong-ki & Chun Woo-hee, sinematografi cantik, serta OST yang menyentuh, meskipun beberapa penonton menganggap pacing-nya terlalu pelan dan kurang dramatis.Kecocokan sebagai Tontonan Anak / Remaja MudaTidak terlalu cocok untuk anak-anak di bawah 13–14 tahun, dan kurang direkomendasikan sebagai tontonan utama anak SD/SMP awal. Alasannya:

  • Genrenya healing melodrama dewasa → banyak membahas trauma masa kecil, eksploitasi anak di industri hiburan, rasa kecewa pada orang tua, kesepian, penyesalan hidup, dan hubungan romansa dewasa.
  • Tidak ada adegan kekerasan fisik atau konten dewasa eksplisit (seperti 19+), tapi emosinya berat dan sering melankolis → bisa bikin anak bosan atau malah sedih bingung.
  • Pace lambat sekali, minim aksi, humor ringan, atau elemen fun yang biasanya disukai anak muda.
  • Tema cinta pertamanya bersifat nostalgia dewasa (bukan romance remaja ceria ala school life).

Suitable for

  • Remaja akhir (SMA kelas 11–12) sampai dewasa muda (18–30+ tahun)
  • Penonton yang suka drama healing, slow-burn romance, cerita tentang second chance, dan refleksi hidup
  • Keluarga yang ingin nonton bersama asal anaknya sudah cukup dewasa & bisa mengerti tema emosional

Kesimpulan singkat:
“My Youth” adalah drama yang indah, menyentuh, dan penuh makna bagi orang dewasa yang pernah merasakan luka masa muda, tapi bukan pilihan tepat untuk tontonan anak-anak atau remaja yang masih mencari cerita ringan, ceria, dan penuh energi. Kalau untuk keluarga, lebih cocok ditonton orang tua + anak remaja yang sudah cukup matang emosinya.
Selamat menonton kalau kamu termasuk tipe yang suka drama pelan tapi dalam!

This content is restricted!

Help us review the content you've watched. Login here.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank