Jujutsu Kaisen
-
Violence and graphic scenes: Jujutsu Kaisen is full of intense combat, blood, and explicitly depicted death. The monsters (curses) often have a creepy design, which can annoy children.
-
Dark Theme: The story deals with topics such as death, sacrifice, and emotional trauma, which may be difficult to understand or too much for children.
-
Language and Humour: There is the use of abusive language in some parts, as well as humor more suitable for older audiences.
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
Jujutsu Kaisen bercerita tentang Yuji Itadori, siswa SMA yang terpaksa bergabung dengan dunia penyihir jujutsu setelah menelan jari kutukan super kuat. Dia harus mengumpulkan sisa jari kutukan itu sambil melawan roh-roh jahat. Meskipun ratingnya 17+, banyak anak di bawah umur yang sudah menonton karena popularitasnya. Sebenarnya, ceritanya punya pesan positif soal keberanian, persahabatan, dan tanggung jawab – Yuji selalu berusaha melindungi orang lain meskipun nyawanya terancam. Tapi, waspadalah: kekerasannya cukup eksplisit dengan adegan pertarungan berdarah, makhluk mengerikan, dan kematian karakter. Bahasa kasarnya juga lumayan sering, seperti 'brengsek' dan 'sial'. Untungnya, tidak ada adegan seksual atau penggunaan narkoba. Ada satu karakter perokok, tapi tidak diglorifikasi. Keberagaman karakter lumayan baik, dengan latar belakang berbeda. Kesimpulannya, untuk anak di bawah 15 tahun, saya tidak merekomendasikan. Untuk remaja 15-17 tahun, dampingi saat menonton dan diskusikan adegan kekerasan yang mungkin mengganggu.
No review yet. Be the first!






