Luna Lovegood lahir pada 13 Februari 1981 di Inggris, sebagai anak tunggal dari Xenophilius Lovegood dan Pandora Lovegood. Rumah mereka berdiri di puncak bukit beberapa mil di utara desa Ottery St Catchpole di Devon, bentuknya seperti menara catur hitam raksasa—atau “rook” dalam bahasa Inggris. Tempat itu cukup dekat dengan The Burrow, rumah keluarga Weasley, jadi tetangga jauh yang aneh tapi akrab.
Ibunya, Pandora, adalah penyihir yang luar biasa pintar dan suka bereksperimen dengan mantra-mantra baru. Sayangnya, ketika Luna berusia sembilan tahun (sekitar 1990), salah satu eksperimen itu gagal total. Luna menyaksikan sendiri kematian ibunya. Peristiwa itu meninggalkan bekas yang dalam, tapi sekaligus memberinya kemampuan melihat Thestral—makhluk kuda bersayap yang hanya terlihat oleh orang yang pernah menyaksikan kematian. Sejak itu, Luna dibesarkan sendiri oleh ayahnya, editor majalah The Quibbler, yang terkenal dengan berita-berita aneh, teori konspirasi, dan makhluk yang kebanyakan orang bilang cuma isapan jempol.
Dari kecil, Luna tumbuh dengan keyakinan bahwa dunia jauh lebih luas daripada yang diajarkan di buku pelajaran. Ayahnya menanamkan rasa percaya pada Nargle, Wrackspurt, Crumple-Horned Snorkack, bahkan “Rotfang Conspiracy”—teori bahwa Auror Kementerian Sihir diam-diam meruntuhkan pemerintahan dari dalam dengan kombinasi sihir gelap dan penyakit gusi. Banyak yang menganggapnya gila, tapi Luna sendiri tidak pernah merasa aneh. Dia hanya melihat dunia dengan cara yang berbeda.
Tahun 1992, Luna masuk Hogwarts dan disortir ke Ravenclaw. Di sana dia mendapat julukan “Loony Lovegood”. Teman-teman sekelas sering menyembunyikan barang-barangnya, menertawakan anting radish oranye (sebenarnya Dirigible Plum yang menurut ayahnya mempertajam pikiran), kalung gabus Butterbeer, atau kacamata Spectrespecs warna-warni yang katanya bisa melihat Wrackspurt. Luna tidak pernah marah. Dia hanya mengangguk, mengambil kembali barangnya, dan melanjutkan hidup seolah tidak terjadi apa-apa. Di kamarnya, dia bahkan melukis potret Harry, Ron, Hermione, Ginny, dan Neville di langit-langit, lengkap dengan rantai yang menghubungkan mereka sebagai “teman”.
Luna pertama kali bertemu Harry Potter di kereta Hogwarts Express tahun 1995, saat dia duduk sendirian membaca The Quibbler terbalik. Dari situ, dia bergabung dengan Dumbledore’s Army. Patronusnya berbentuk kelinci—bentuk yang cukup jarang, dan mungkin isyarat dari sifatnya yang “gila seperti kelinci Maret”. Dia ikut berperang di Departemen Misteri, di Menara Astronomi, dan akhirnya di Pertempuran Hogwarts. Di tahun keenam, dia, Ginny, dan Neville sempat mencoba mencuri Pedang Gryffindor dari kantor Snape, lalu dihukum membantu Hagrid di Hutan Terlarang.
Pada liburan Natal 1997, Luna diculik Death Eater karena tulisan ayahnya di The Quibbler yang mendukung Harry. Dia ditahan di ruang bawah tanah Malfoy Manor bersama Ollivander dan lainnya. Tongkatnya dirampas dan dihancurkan. Setelah Dobby menyelamatkan mereka, Ollivander membuatkan tongkat baru untuk Luna di Shell Cottage sebagai ucapan terima kasih. Luna kemudian kembali ke Hogwarts, membantu Harry menyadari bahwa Diadem Ravenclaw adalah Horcrux terakhir, mengusir ratusan Dementor dengan Patronus-nya, dan berduel melawan Bellatrix Lestrange bersama Hermione dan Ginny. Setelah Voldemort kalah, dia dengan sengaja membuat keributan supaya Harry bisa menyelinap pergi dengan jubah tak terlihatnya.
Setelah perang, Luna tidak menjadi editor majalah seperti ayahnya. Dia memilih jadi Magizoologist—ahli makhluk ajaib. Dia berkeliling dunia, menemukan dan mengklasifikasikan banyak spesies baru yang sebelumnya tidak pernah tercatat. Hanya satu yang tidak pernah dia temukan: Crumple-Horned Snorkack. Pada akhirnya Luna menerima kenyataan bahwa makhluk itu mungkin memang hanya karangan ayahnya. Di usia yang lebih tua dibanding teman-temannya (Harry, Ron, Hermione, dan Ginny sudah menikah di usia dua puluhan), Luna menikah dengan Rolf Scamander, cucu Newt Scamander, penulis Fantastic Beasts and Where to Find Them. Menurut gosip Rita Skeeter, gaun pengantin Luna dihiasi pelangi, payet, dan tiara tanduk unicorn perak—sampai-sampai dipilih sebagai “pakaian paling mengerikan tahun ini” oleh pembaca kolom Skeeter. Mereka punya anak kembar laki-laki: Lorcan dan Lysander.
Harry dan Ginny Potter kemudian memberi nama tengah anak perempuan mereka Lily Luna, sebagai penghormatan untuk sahabat mereka yang aneh, jujur, dan selalu percaya pada hal-hal mustahil.
Ada beberapa hal yang jarang diketahui orang. Awalnya, J.K. Rowling merancang karakter ini dengan nama Lily Moon—nama yang sempat muncul saat Sorting Ceremony di buku pertama. Rowling sendiri menyebut Luna sebagai “anti-Hermione”: kalau Hermione percaya pada fakta dan logika, Luna percaya pada sepuluh hal mustahil sebelum sarapan. Rowling juga sempat mempertimbangkan hubungan romantis antara Luna dan Neville, tapi merasa “terlalu rapi” dan akhirnya memutuskan tidak. Evanna Lynch, yang memerankan Luna di film, bahkan membantu mendesain topeng singa Gryffindor yang digunakannya di pertandingan Quidditch, dan melihat Luna sebagai seorang vegetarian—meski di Hogwarts pilihan makanannya terbatas.
Luna Lovegood, yang kemudian dikenal sebagai Luna Scamander, tetap menjadi salah satu karakter paling unik di dunia sihir. Dia tidak pernah mencoba menjadi “normal”. Dia hanya menjadi dirinya sendiri—dan justru karena itu, dia selalu berhasil melihat apa yang orang lain lewatkan.

