
Yalitza Aparicio
Yalitza Aparicio adalah aktris Meksiko yang debut lewat Roma dan menjadi perempuan pribumi pertama yang masuk nominasi Oscar.
Nama Tenoch Huerta melesat ke seluruh dunia setelah ia memerankan Namor, raja bawah laut dalam Black Panther: Wakanda Forever. Padahal aktor kelahiran 29 Januari 1981 ini sudah bekerja sejak 2006 di puluhan film Meksiko dan Spanyol. Perjalanan panjangnya membuat kesuksesan itu terasa seperti hasil ketekunan, bukan keberuntungan semalam.
Debutnya terjadi lewat peran kecil di Así del precipicio (2006), lalu ia mulai mendapat perhatian lewat Sin Nombre (2009) sebagai Lil’ Mago, pemimpin geng di jalur migran. Peran itu memperlihatkan kemampuannya membangun karakter berbahaya tanpa kehilangan sisi manusiawi. Ia juga tampil di Sleep Dealer (2008), El Infierno (2010), dan Días de gracia (2011), yang memberinya penghargaan Ariel di Meksiko. ntuk memerankan polisi di Días de gracia, ia sempat mengikuti pelatihan di akademi polisi selama beberapa bulan. Pendekatan itu menjadi ciri kariernya, terutama saat menangani tokoh yang hidup di lingkungan keras.
Pada 2018 ia memerankan Rafael Caro Quintero di Narcos: Mexico, peran yang memperkenalkannya kepada penonton internasional. Ia lalu tampil di The Forever Purge (2021) sebagai Juan, sebelum masuk ke Marvel Cinematic Universe lewat Black Panther: Wakanda Forever (2022). Peran Namor memberinya pengakuan luas dan dijadwalkan berlanjut di Avengers: Doomsday (2026). a juga muncul di Güeros (2014), The 33 (2015), Tigers Are Not Afraid (2017), dan Pedro Páramo (2024). Deretan itu menunjukkan bahwa ia tetap setia pada sinema Amerika Latin meski namanya semakin besar di Hollywood.
Di luar akting, Huerta aktif sebagai penulis dan kritikus sosial, khususnya soal rasisme dan representasi orang pribumi serta mestizo di media. Ia sering berbicara di forum publik tentang warna kulit dan kelas sosial di Meksiko, topik yang jarang diangkat bintang film komersial. Sikap itu membuatnya dihormati sekaligus memicu perdebatan.
Ia juga terlibat dalam produksi film dan mendukung proyek sineas muda. Bagi banyak penonton, kehadirannya di Marvel bukan hanya soal peran besar, tetapi juga simbol bahwa aktor dari Amerika Latin bisa memimpin cerita global. Ia terus membagi waktunya antara Meksiko dan produksi internasional.
Berikut sejumlah judul yang memperlihatkan rentang kemampuan akting Tenoch Huerta.
| Title | Year | Roles |
| Así del precipicio | 2006 | Peran kecil |
| Sin Nombre | 2009 | Lil’ Mago |
| Días de gracia | 2011 | Lupe |
| Güeros | 2014 | Sombra |
| The 33 | 2015 | Carlos Mamani |
| Tigers Are Not Afraid | 2017 | El Chino |
| Narcos: Mexico | 2018 | Serial TV – Rafael Caro Quintero |
| The Forever Purge | 2021 | Juan |
| Black Panther: Wakanda Forever | 2022 | Namor |
| Pedro Páramo | 2024 | Juan Preciado |
| Avengers: Doomsday | 2026 | Namor |

Yalitza Aparicio adalah aktris Meksiko yang debut lewat Roma dan menjadi perempuan pribumi pertama yang masuk nominasi Oscar.

Romy Schneider adalah aktris Austria-Jerman yang terkenal lewat trilogi Sissi dan memenangi Cesar lewat Une histoire simple.

Hiam Abbass adalah aktris Palestina dengan kewarganegaraan Prancis, dikenal lewat Lemon Tree dan Marcia Roy di Succession.