The Indie Stone membagikan kabar terbaru terkait proses lokalisasi Project Zomboid sekaligus pratinjau singkat pembaruan 42.19 yang akan datang. Setelah sebelumnya mengumumkan perpindahan ke lokalisasi eksternal untuk Build 42 dan seterusnya, pengembang memutuskan untuk kembali ke model terjemahan komunitas yang telah mereka banggakan hingga Build 41. Keputusan ini diambil setelah mencoba proses eksternal dan menilai bahwa masa depan permainan serta komunitas akan lebih terlayani dengan pendekatan kolaboratif tersebut.
Pengembang menjelaskan bahwa alasan awal menghentikan terjemahan komunitas adalah pipeline yang terlalu rumit serta proses backstage yang belum memadai untuk mengelola aliran data. Kini, dengan hadirnya para koder berpengalaman yang pernah menangani pengaturan serupa pada Minecraft Java Edition yang mendukung 100 bahasa, tim dapat menyediakan sistem yang jauh lebih interaktif dan kolaboratif. Mereka juga menyadari bahwa beralih ke tim lokalisasi eksternal berisiko mempertaruhkan satu dekade frasa, judul, dan terminologi yang telah dikenal dan dicintai, termasuk sejumlah istilah yang bahkan tim PZ sendiri tidak sepenuhnya mengetahuinya.
Menurut pengembang, model terjemahan komunitas dinilai lebih mulus dan organik dalam mendukung gaya pengembangan mereka, mulai dari cara menjalankan beta Unstable, integrasi fitur, hingga penambalan permainan. Pendekatan ini juga dianggap lebih fleksibel karena tidak terikat tenggat lokalisasi yang membebani, sekaligus lebih selaras dengan pola pikir kolaboratif tim. The Indie Stone mengundang para penerjemah komunitas maupun penulis mod yang tertarik untuk ikut berkontribusi dengan mendaftar melalui email bersubjek Localization.
Sources: Steam