When will I get Home?
Hadir dari ZForgeGames, When will I get Home? adalah sebuah game bergenre Indie, Simulasi yang dipublikasikan oleh ZForgeGames. Game ini meluncur pertama kali pada 2 Jul, 2026.
Dari sisi permainan, Eastern Europe. Housing estate life. Full-time work. Exhaustion. And where does it all lead? The goal is simple: get home every day and sleep — and thus get rid of the hallucinations. But the staircase is not always the same. The game ends when you have found all the anomalies. Observe your surroundings carefully. Don’t miss any changes. If you find an anomaly, press the RED button in the elevator. If you can’t find it, press the GREEN button . When Will I Get Home? is an anomaly-finding…
Harga: S$5.25. Spesifikasi minimum: OS: Windows 10 64-bit Processor: Intel i5-8400 / AMD Ryzen 5 2600 Memory: 8 GB RAM Graphics: NVIDIA GTX 1050 / AMD RX 560 DirectX: Version 12 Storage: 2 GB available space Sound Card: DirectX compatible sound card Sumber: Steam — https://store.steampowered.com/app/4087740/
Film ini bercerita tentang seorang anak yang tersesat di kota besar dan harus mencari jalan pulang. Sepanjang perjalanan, dia bertemu berbagai karakter yang membantu atau justru mempersulit usahanya. Cocok untuk anak usia 7 tahun ke atas, karena temanya cukup ringan dan mudah dicerna. Pesan positif yang kentara adalah pentingnya keberanian, kejujuran, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi masalah. Anak juga bisa belajar bahwa meminta bantuan pada orang dewasa yang dipercaya adalah hal yang benar. Tapi, orang tua perlu waspada dengan beberapa adegan kejar-kejaran di jalan raya yang bisa bikin anak kecil tegang. Ada juga satu dua dialog yang sedikit kasar, seperti 'dasar bodoh', tapi tidak sampai mengarah ke sumpah serapah. Tidak ada kekerasan fisik yang eksplisit, hanya dorong-dorongan ringan. Tidak ada adegan seksual atau penggunaan alkohol dan narkoba. Keragaman karakter cukup baik, ada anak dari latar belakang berbeda tanpa menjadikannya stereotip. Secara keseluruhan, film ini rekomendasi untuk ditonton bersama anak, terutama untuk mengajarkan problem-solving dan empati. Tapi jangan tinggalkan anak sendirian nonton, karena ada momen sedikit menegangkan.




