Backrooms: Multiverse
Bagi penggemar genre Aksi, Petualangan, Indie, MMO, Akses Dini, Backrooms: Multiverse hadir sebagai salah satu judul yang patut diperhitungkan. Dikembangkan oleh Misconcepter di bawah naungan Misconcepter, game ini dirilis pada 2 Jul, 2026.
Dari sisi permainan, Explore the multiverse of Backrooms, a world built from diverse lore and unique author expansions. Solve puzzles, use tools, and survive against relentless monsters. Some levels are calm and safe, while others push your fear to the limit. Can you escape the dangers that lurk around every corner? Unique entities In this game, you will encounter more than just same-sized anthropomorphic creatures. Some monsters are comparable in size to a human, while others are far larger and more imposing….
Harga: S$10.01. Untuk memainkan game ini, dibutuhkan spesifikasi minimum sebagai berikut: Requires a 64-bit processor and operating system OS: Windows 10 64-bit Processor: Intel i5-4460 / AMD FX-8350 Memory: 16 GB RAM Graphics: NVIDIA GTX 1070 DirectX: Version 12 Network: Broadband Internet connection Storage: 15 GB available space Sumber: Steam — https://store.steampowered.com/app/4380850/
Backrooms: Multiverse adalah film horor yang mengikuti karakter utama yang terjebak di dimensi paralel bernama Backrooms, tempat yang dipenuhi lorong tak berujung, ruangan kosong, dan makhluk-makhluk aneh. Ceritanya berpusat pada usahanya untuk bertahan hidup dan mencari jalan keluar dari labirin yang mencekam itu. Sebagai orang tua, saya harus jujur, film ini sama sekali tidak cocok untuk anak-anak di bawah usia 15 tahun. Suasana gelap, jumpscare yang tiba-tiba, dan ketegangan konstan bisa bikin anak kecil trauma. Apalagi beberapa adegan kekerasan cukup eksplisit, seperti karakter yang diteror makhluk hingga terluka, meski tidak terlalu berdarah. Pesan positif yang bisa diambil adalah tentang keberanian menghadapi ketakutan dan pentingnya kerja sama, tapi sayangnya ini tenggelam oleh nuansa horor yang dominan. Yang perlu diwaspadai: dialog sesekali ada makian ringan, beberapa referensi alkohol, dan ketegangan psikologis yang bisa mengganggu anak sensitif. Tidak ada adegan seksual atau pesan negatif soal narkoba. Keberagaman karakter cukup baik, ada representasi ras berbeda. Kesimpulannya, saya tidak merekomendasikan film ini untuk anak di bawah 15 tahun. Kalau pun remaja yang mau nonton, dampingi dan diskusikan soal ketakutan yang realistis versus yang fiksi.




