The Ball
Dari tangan kreatif Teotl Studios, lahirlah The Ball — sebuah game Aksi, Petualangan, Indie, Strategi yang diterbitkan oleh Tripwire Interactive dan dirilis pada 26 Oct, 2010.
Dari sisi permainan, The Ball is a first person action-adventure game featuring a full single-player experience built on Epic’s Unreal™ Engine 3 technology. As a swashbuckling archaeologist working on the slopes of a dormant volcano somewhere in Mexico, you get stuck in a cavern. It doesn’t take long before you realize this is more than just a cave. You reveal ancient ruins that have been hidden from outsiders for centuries and discover a mysterious artifact, a gold and metal shelled Ball. As you progress towards solving the mystery of this amazing place you must… Game ini meraih skor Metacritic sebesar 68.
Informasi harga: S$2.10. Sumber: Steam — https://store.steampowered.com/app/35460/
The Ball bercerita tentang seorang arkeolog yang terperangkap di reruntuhan kuil kuno dan harus memecahkan teka-teki sambil dibantu oleh bola misterius. Game ini cocok untuk anak usia 10 tahun ke atas, karena tantangannya cukup rumit dan butuh logika. Pesan positif yang bisa diambil anak adalah pentingnya ketekunan dan kerja sama (meski dengan bola, tapi tetap mengajarkan kepercayaan). Orang tua perlu waspada dengan adegan ledakan dan runtuhan bangunan yang bisa menimbulkan kecemasan pada anak sensitif. Tidak ada kekerasan terhadap manusia, tapi ada adegan melawan monster robot dan laba-laba raksasa secara tidak langsung (dengan bola). Tidak ada rokok, alkohol, narkoba, atau adegan seksual. Dialog sepenuhnya dalam teks, tidak ada kata kasar. Keberagaman karakter terlihat dari latar belakang arkeolog yang tidak disebutkan secara spesifik, jadi cukup netral. Kesimpulannya, game ini direkomendasikan untuk anak yang suka teka-teki dan petualangan ringan.




