SUKMA
Regarding the compatibility with children's viewing, this film is not suitable for children because it contains horror elements such as supernatural terror, ghost sightings, and sadistic murder scenes at the beginning of the story that can cause fear or anxiety. Recommended for audiences ages 13 and up, with a focus on teens and adults who love the psychological horror genre.
Such minors should preferably be accompanied by their parents if they want to watch, but overall, it is safer to avoid negative impacts on their psychological well-being.
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
SUKMA adalah film horor Indonesia yang mengikuti kisah seorang ibu bernama Sukma yang baru saja pindah ke rumah baru bersama suami dan anak perempuannya. Setelah pindah, anaknya mulai menunjukkan perilaku aneh dan terobsesi dengan boneka misterius, yang ternyata terhubung dengan masa lalu kelam Sukma. Film ini penuh dengan jumpscare dan atmosfer mencekam. Untuk anak-anak, film ini jelas tidak cocok. Saya merekomendasikan untuk usia 16 tahun ke atas sekalipun, karena banyak adegan yang bisa bikin trauma. Adegan kekerasan seperti penganiayaan fisik dan hantu menampilkan sosok seram cukup dominan, rating kekerasan 2 dari 5 karena memang tidak terlalu brutal tapi tetap mengerikan. Bahasa kasar jarang terdengar, hanya beberapa umpatan ringan, jadi rating 3. Tidak ada adegan seksual atau merokok, jadi aman untuk aspek tersebut (rating 5 dan 5). Pesan positif yang bisa diambil adalah tentang pentingnya ikatan ibu-anak dan mengatasi trauma masa lalu. Namun, film ini lebih menonjolkan ketakutan daripada pesan moral. Keberagaman tidak terlalu ditonjolkan, rating 4. Kesimpulannya, SUKMA bukan tontonan untuk anak-anak. Orang tua perlu waspada dengan adegan horor yang intens dan bisa memicu mimpi buruk. Saya tidak merekomendasikan untuk anak di bawah 16 tahun.
No review yet. Be the first!




