Type Hype

Bagi penggemar genre Aksi, Kasual, Indie, Type Hype hadir sebagai salah satu judul yang patut diperhitungkan. Dikembangkan oleh supergoodcorey di bawah naungan supergoodcorey, game ini dirilis pada 7 Jul, 2026.

Dalam hal mekanisme bermain, Every keystroke is a note. Every note hits on the beat. TYPE HYPE turns your keyboard into an instrument in this synthwave rhythm typing game set to a 59-track soundtrack. Features Rhythm gameplay meets touch typing — Notes fall down a highway toward a judgment line. Hit the right key at the right moment for PERFECT, GREAT, or GOOD timing grades. 59 synthwave tracks — A dedicated menu track, 7 long-form infinite-mode tracks, and 51 gameplay tracks. Shuffled each session so the music always feels fresh. Procedural music engine — A built-in…

Harga: S$3.53. Sumber informasi: Steam — https://store.steampowered.com/app/4753990/

S
Screen Score Editor Review
4.0 ★★★★★

Film 'Type Hype' berkisah tentang sekelompok remaja yang kecanduan media sosial dan saling berlomba menciptakan konten viral. Mereka rela melakukan apa saja demi popularitas, sampai salah satu dari mereka mulai menyadari dampak buruk dari obsesi ini. Sebagai orang tua, saya rasa film ini cocok untuk anak usia 13 tahun ke atas karena temanya cukup dekat dengan keseharian mereka. Pesan positif yang bisa diambil anak adalah pentingnya keseimbangan antara dunia maya dan nyata, serta jangan sampai kehilangan jati diri demi validasi orang lain. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Film ini menampilkan adegan kekerasan ringan saat anak-anak saling berebut kamera, juga beberapa dialog kasar seperti 'bodoh' atau 'sinting' yang keluar saat mereka bertengkar. Ada juga referensi soal alkohol di pesta remaja, meski tidak terlalu mendetail. Untungnya, tidak ada adegan seksual sama sekali, dan keberagaman cukup tergambarkan lewat latar belakang karakter yang berbeda suku dan status sosial. Secara keseluruhan, saya rekomendasikan film ini untuk ditonton bersama orang tua, karena bisa jadi bahan diskusi seru soal bahaya FOMO dan kecanduan media sosial.

About Writer