
Community Rating






Sore: Istri dari Masa Depan
Film Sore: Istri dari Masa Depan adalah adaptasi layar lebar dari web series populer berjudul sama yang tayang pada 2017, disutradarai oleh Yandy Laurens. Film ini mengusung genre drama romansa dengan sentuhan fantasi perjalanan waktu. Cerita berfokus pada Jonathan (Dion Wiyoko), seorang fotografer Indonesia yang tinggal di Kroasia dan cenderung mengabaikan kesehatannya dalam rutinitas hidup yang monoton. Suatu hari, ia bertemu Sore (Sheila Dara Aisha), seorang wanita misterius yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan. Sore datang dengan misi untuk mengubah gaya hidup tidak sehat Jonathan guna menyelamatkannya dari takdir buruk yang mengancam di masa depan. Dengan kasih sayang dan ketulusan, Sore berusaha mengubah kebiasaan Jonathan, namun perjalanan ini penuh dengan konflik emosional dan kejutan tak terduga saat masa lalu, kini, dan masa depan saling bersinggungan. Berlatar di kota-kota indah di Kroasia, Finlandia, dan Jakarta, film ini menyajikan kisah cinta lintas waktu yang menyentuh hati dengan pesan mendalam tentang cinta, pengorbanan, dan kesempatan kedua dalam hidup.
Kecocokan dengan Tontonan Anak
Film Sore: Istri dari Masa Depan memiliki rating usia 13 tahun ke atas, yang berarti cocok untuk remaja, tetapi kurang sesuai untuk anak-anak di bawah usia tersebut. Berikut adalah analisis kecocokannya sebagai tontonan anak:
- Konten dan Tema:
- Positif: Film ini mengandung pesan moral yang kuat, seperti pentingnya menjaga kesehatan, menghargai hubungan, dan merenungkan konsekuensi pilihan hidup. Tema cinta tulus dan pengorbanan Sore untuk menyelamatkan Jonathan dapat menginspirasi remaja untuk memahami nilai kasih sayang dan tanggung jawab. Visual yang indah dan sinematografi yang memukau juga dapat menarik perhatian penonton muda.
- Tantangan: Elemen fantasi perjalanan waktu dan konflik emosional yang kompleks, seperti pergulatan batin Sore dan konsekuensi fisik (misalnya mimisan atau pingsan akibat melintasi waktu), mungkin sulit dipahami oleh anak-anak di bawah 13 tahun. Selain itu, tema kematian dan takdir buruk yang dibahas dalam cerita bisa terasa berat atau membingungkan bagi penonton anak-anak.
- Positif: Film ini mengandung pesan moral yang kuat, seperti pentingnya menjaga kesehatan, menghargai hubungan, dan merenungkan konsekuensi pilihan hidup. Tema cinta tulus dan pengorbanan Sore untuk menyelamatkan Jonathan dapat menginspirasi remaja untuk memahami nilai kasih sayang dan tanggung jawab. Visual yang indah dan sinematografi yang memukau juga dapat menarik perhatian penonton muda.
- Unsur Visual dan Bahasa:
- Film ini tidak mengandung kekerasan eksplisit atau konten dewasa yang mencolok, tetapi ada adegan yang menyinggung kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol (yang kemudian dibuang oleh Sore). Ini bisa menjadi poin pembelajaran tentang gaya hidup sehat, tetapi tetap memerlukan bimbingan orang tua untuk anak-anak yang lebih muda agar memahami konteksnya. Bahasa dalam film cenderung ringan, namun dialog emosional dan referensi ke hubungan suami-istri mungkin kurang relevan untuk anak-anak.
- Film ini tidak mengandung kekerasan eksplisit atau konten dewasa yang mencolok, tetapi ada adegan yang menyinggung kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol (yang kemudian dibuang oleh Sore). Ini bisa menjadi poin pembelajaran tentang gaya hidup sehat, tetapi tetap memerlukan bimbingan orang tua untuk anak-anak yang lebih muda agar memahami konteksnya. Bahasa dalam film cenderung ringan, namun dialog emosional dan referensi ke hubungan suami-istri mungkin kurang relevan untuk anak-anak.
- Keselamatan untuk Anak:
- Dengan durasi 1 jam 59 menit dan alur yang emosional, film ini lebih cocok untuk remaja yang sudah bisa mengapresiasi narasi kompleks dan tema romansa. Anak-anak di bawah 13 tahun mungkin merasa bosan atau kesulitan mengikuti alur cerita yang melibatkan konsep waktu dan hubungan dewasa.
- Dengan durasi 1 jam 59 menit dan alur yang emosional, film ini lebih cocok untuk remaja yang sudah bisa mengapresiasi narasi kompleks dan tema romansa. Anak-anak di bawah 13 tahun mungkin merasa bosan atau kesulitan mengikuti alur cerita yang melibatkan konsep waktu dan hubungan dewasa.
Rekomendasi:
Film Sore: Istri dari Masa Depan tidak direkomendasikan sebagai tontonan utama untuk anak-anak di bawah 13 tahun karena tema dan narasinya yang kompleks serta beberapa elemen emosional yang berat. Namun, untuk remaja (13 tahun ke atas), film ini dapat menjadi tontonan yang mendidik dengan bimbingan orang tua, terutama untuk mendiskusikan nilai-nilai seperti kesehatan, cinta, dan pengorbanan. Orang tua disarankan untuk menonton bersama anak remaja mereka guna menjelaskan konteks cerita dan memastikan pemahaman yang tepat. Jika mencari tontonan keluarga yang lebih ramah untuk anak-anak, film dengan tema lebih ringan dan tanpa unsur fantasi waktu yang kompleks mungkin lebih sesuai.
This content is restricted!
Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.
Lihat Film Lain
Produk Terkait
Community Rating




