Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

Say I love You

Berikut adalah sinopsis panjang untuk film Say I Love You (2019)
Film Indonesia yang disutradarai oleh Faozan Rizal dan dibintangi Dinda Hauw, Alvaro Maldini, Rachel Amanda, dan lainnya. Film ini terinspirasi dari kisah nyata SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Batu, Malang, sebuah sekolah gratis untuk anak yatim piatu dan kurang mampu dari berbagai daerah di Indonesia.Sinopsis LengkapSay I Love You mengisahkan perjuangan Sheren (Dinda Hauw), seorang gadis SMA yang penuh semangat, energi, dan mimpi besar. Sheren bukan hanya ingin mengejar cita-citanya sendiri, tapi juga berjuang untuk membuktikan bahwa sekolahnya — yang sering diremehkan oleh sekolah-sekolah lain — layak mendapatkan pengakuan dan rasa hormat.Bersama teman-teman dekatnya, yaitu Sayydah, Olfa, Yohana, dan Ridwan, Sheren berusaha keras membangun kembali reputasi sekolah mereka. Mereka menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas, stigma sosial terhadap anak-anak dari latar belakang kurang mampu, hingga tekanan untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan siswa dari sekolah “elit”. Semangat gotong royong, persahabatan, dan keteguhan hati menjadi kekuatan utama mereka dalam menghadapi semua rintangan tersebut.Di tengah perjuangan itu, muncul sosok Robert (Alvaro Maldini), seorang pemuda yang awalnya terlihat cuek, bandel, dan bermasalah. Robert diam-diam mengagumi Sheren dan akhirnya jatuh cinta padanya. Namun, kisah cinta mereka tidak berjalan mulus. Sekolah menerapkan aturan ketat yang melarang siswa berpacaran selama masa belajar, karena fokus utama adalah pendidikan dan pembentukan karakter tanpa distraksi asmara. Aturan ini membuat Sheren dan Robert harus menghadapi dilema besar: antara mematuhi peraturan sekolah yang telah banyak memberi mereka harapan dan masa depan, atau mengikuti perasaan hati yang semakin sulit ditahan.Sepanjang cerita, penonton akan melihat bagaimana Sheren belajar menyeimbangkan mimpi besarnya, tanggung jawab sebagai siswa, persahabatan yang erat, serta perasaan cinta yang rumit. Film ini juga menyoroti peran penting para guru dan pendiri sekolah (terinspirasi dari sosok nyata Julianto) yang dengan penuh dedikasi membangun tempat bagi anak-anak kurang beruntung untuk mendapatkan pendidikan layak dan kesempatan yang sama.Film ini penuh dengan momen inspiratif, haru, serta pesan moral tentang pentingnya pendidikan, ketekunan, persahabatan, dan bagaimana cinta sejati harus dijalani dengan tanggung jawab dan kesabaran.Kecocokan sebagai Tontonan Anak / RemajaFilm Say I Love You (2019) sangat cocok ditonton oleh anak remaja (usia SMP sampai SMA, sekitar 13–18 tahun ke atas) dan bahkan bisa ditonton bersama keluarga. Berikut penjelasan detailnya:

  • Tema positif — Film ini sangat inspiratif, fokus pada perjuangan pendidikan, persahabatan, mimpi, dan kebangkitan dari keterbatasan. Sangat baik untuk memotivasi remaja dalam mengejar cita-cita dan menghargai pendidikan.
  • Kandungan romansa — Ada unsur percintaan, tapi digambarkan dengan sangat halus, sopan, dan tidak berlebihan. Tidak ada adegan ciuman, pelukan intim, atau konten dewasa yang eksplisit. Romansa di sini lebih ke arah perasaan suka, pengorbanan, dan konflik batin karena aturan sekolah.
  • Kekerasan / adegan sensitif — Hampir tidak ada kekerasan fisik, bahasa kasar, atau adegan tidak pantas. Suasana keseluruhan ringan, hangat, dan penuh harapan meskipun ada momen haru/sedih.
  • Rating umur — Secara umum aman untuk remaja 13+ (setara dengan rating SU atau 13+ di Indonesia). Cocok juga untuk anak usia 12–13 tahun yang sudah bisa memahami cerita remaja, asal ditonton bersama orang tua jika ingin diskusi lebih dalam.
  • Rekomendasi — Sangat direkomendasikan sebagai tontonan edukatif dan motivasi bagi anak sekolah menengah, terutama yang sedang menghadapi tekanan prestasi, perundungan sosial, atau mencari inspirasi masa depan.

Kesimpulannya: Film ini lebih condong ke genre drama inspiratif + coming-of-age daripada romansa remaja biasa. Cocok sekali untuk anak/remaja sebagai tontonan yang menyehatkan hati, membangun semangat, dan punya banyak nilai positif. Selamat menonton!

This content is restricted!

Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank