Santet Segoro Pitu
“Santet Segoro Pitu” tidak cocok sebagai tontonan untuk anak-anak. Film ini memiliki rating dewasa karena mengandung unsur horor yang intens, seperti adegan muntah darah, teror makhluk gaib, dan ritual mistis yang menyeramkan. Selain itu, tema persaingan bisnis yang berujung pada balas dendam melalui ilmu hitam serta penggambaran penderitaan fisik dan mental keluarga Sucipto dapat membingungkan atau menakutkan anak-anak. Visual yang gore dan suasana mencekam juga tidak sesuai dengan kapasitas emosional anak, yang umumnya membutuhkan hiburan ringan, edukatif, atau positif. Film ini lebih ditujukan untuk penonton remaja hingga dewasa yang menyukai genre horor dan tertarik pada cerita berlatar budaya lokal. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk tidak memperkenalkan film ini kepada anak-anak di bawah usia remaja.
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
Film 'Santet Segoro Pitu' berkisah tentang sekelompok orang yang terjebak dalam teror santet dari laut selatan. Ceritanya seram dan penuh adegan mistis yang bikin merinding. Jujur, film ini sama sekali nggak cocok buat anak-anak. Saya rasa minimal usia 17 tahun ke atas pun harus ditemani orang tua. Adegan kekerasannya cukup eksplisit, ada pembunuhan dan penyiksaan yang bisa bikin trauma. Pesan positifnya hampir nggak ada, mungkin tentang konsekuensi dari perbuatan jahat, tapi itu tenggelam dalam horor yang pekat. Yang paling perlu diwaspadai adalah dialog yang kasar, banyak umpatan yang nggak pantas didengar anak-anak. Nggak ada adegan seksual, cuma beberapa adegan sensual yang masih wajar. Keberagaman nggak tergambar jelas, karakternya homogen. Saya nggak merekomendasikan film ini untuk anak-anak atau remaja di bawah 17 tahun. Buat yang dewasa sekalipun, siap-siap aja dengan adegan sadisnya.
Belum ada review. Jadilah yang pertama!




