Sailor Moon Crystal

Sailor Moon Crystal

  • 2014
  • 18+/PG

Usagi Tsukino adalah gadis remaja biasa. Suatu hari ia menyelamatkan seekor kucing hitam bernama Luna. Luna bukanlah kucing hitam biasa, sebab ia dapat berbicara dan di kepalanya terdapat tanda bulan sabit. Setelah ditolong oleh Usagi, Luna lantas memberikan sebuah bros ajaib padanya. Bros tersebut ternyata merubahnya menjadi seorang Sailor Moon. Sailor Moon merupakan gadis penyihir berseragam pelaut yang bertugas melindungi cinta dan kedamaian. Bersama guardian lainnya, Sailor Mars, Sailor Jupiter, Sailor Venus dan Sailor Mercury, mereka mencari kristal perak legendaris yang memiliki kekuatan besar.

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
4.0 ★★★★★

Sailor Moon Crystal adalah remake dari serial klasik Sailor Moon. Ceritanya tentang Usagi Tsukino, seorang gadis cengeng dan pemalas yang tiba-tiba ditakdirkan menjadi prajurit bulan untuk melawan kejahatan. Bersama teman-temannya, para Sailor Guardians, dia mencari Putri Bulan dan Crystal yang hilang. Serial ini penuh dengan transformasi, sihir, dan pertarungan melawan monster. Buat anak-anak, serial ini sebenarnya cukup aman untuk usia 10 tahun ke atas. Tidak ada darah atau kekerasan yang terlalu mengerikan — pertarungannya lebih seperti sinar laser dan monster yang hancur jadi debu. Tapi ada beberapa adegan yang mungkin bikin anak kecil takut, seperti penampakan monster yang aneh-aneh. Pesan positifnya banyak banget. Persahabatan, kerja sama, dan keberanian untuk melindungi orang yang dicintai. Usagi walau sering konyol tapi punya hati yang besar. Ada juga pesan tentang pentingnya percaya pada diri sendiri. Yang perlu diwaspadai: ada adegan ciuman (tapi cuma bibir ke bibir, nggak vulgar), dan beberapa karakter antagonis yang suka menggoda. Juga ada tema cinta segitiga yang mungkin bikin anak pra-remaja bertanya-tanya. Secara overall, serial ini lebih baik untuk anak yang sudah bisa membedakan fantasi dan realitas. Kesimpulan: Rekomendasi untuk anak 10+ dengan dampingan orang tua, terutama kalau anak masih sensitif sama monster atau adegan romantis sederhana.

About Writer