Mortal Shell II
Mortal Shell II adalah game Action-RPG Souls-like bertema fantasi gelap (dark fantasy) yang dikembangkan oleh studio Cold Symmetry dan baru saja dirilis secara global pada 20 Agustus 2026. Sebagai sekuel tunggal (standalone) dari seri sebelumnya, game ini menawarkan pengalaman pertarungan yang brutal dan penuh tekanan di dalam dunia yang kelam.
Deskripsi Game
-
Latar Cerita & Tema: Anda bermain sebagai Harbinger (makhluk yang menetas dari telur suci) di sebuah dunia yang telah hancur. Tugas Anda adalah memburu entitas-entitas palsu dan merebut kembali telur-telur suci yang dicuri dari ras Anda. Dunia Mortal Shell II didesain sebagai open-world yang padat, penuh dengan rahasia, kuil-kuil mengerikan, dan hutan yang suram.
-
Sistem “Shell” (Merasuki Mayat): Karakter asli Anda sebenarnya rentan. Untuk bertahan hidup, Anda harus mencari dan “merasuki” jasad ksatria-ksatria hebat yang telah mati (Shells). Terdapat 8 jenis tubuh yang bisa dirasuki, di mana masing-masing memiliki gaya bertarung, senjata, dan skill tree yang sangat unik.
-
Evolusi Pertarungan: Perubahan terbesar di sekuel ini adalah dihilangkannya bar stamina. Pemain bebas menyerang atau menghindar tanpa takut kehabisan napas, namun sebagai gantinya, musuh datang dengan jumlah yang lebih banyak dan lebih agresif. Fokus pertarungan dialihkan pada sistem menghancurkan postur musuh, parry, dan penggunaan senjata pendamping baru (seperti senjata api jarak jauh).
Kecocokan dengan Anak-Anak
Mortal Shell II SANGAT TIDAK COCOK dan TIDAK AMAN dimainkan oleh anak-anak. Game ini secara khusus dirancang untuk audiens dewasa (setara dengan rating usia Mature 17+ atau PEGI 18).
Berikut adalah beberapa faktor yang membuatnya tidak layak untuk anak-anak:
-
Kekerasan Brutal & Berdarah (Gore): Fokus utama game ini adalah pertarungan jarak dekat yang sangat eksplisit. Pemain dapat melakukan gerakan eksekusi akhir (finishers) yang brutal, menumpahkan banyak darah, dan memotong bagian tubuh musuh.
-
Tema Mengerikan & Horor: Inti mekanik game ini adalah aksi “mengambil alih mayat”. Selain itu, terdapat visual yang sangat mengganggu. Sebagai contoh, ada salah satu karakter Shell yang cara memulihkan nyawanya adalah dengan memakan jantung manusia.
-
Monster Grotesk: Desain musuh dalam game ini menyerupai monster yang terinspirasi dari film horor atau cosmic horror (seperti makhluk tanpa wajah, monster cacing, atau gagak dengan tengkorak manusia) yang bisa memicu mimpi buruk pada anak kecil.
-
Tingkat Kesulitan Ekstrem: Game Souls-like dikenal karena kesulitannya yang tidak kenal ampun. Pemain akan berulang kali mati sebelum bisa mengalahkan satu bos. Hal ini sangat mudah memicu amarah dan rasa frustrasi berlebih jika dimainkan oleh anak-anak.
About Writer
Rachmadwipa Novandri
Seorang pecinta anime, manga, dan animasi sejak 2016 seperti Naruto, Onepiece, Bleach, Hunter X Hunter dan anime lain serta pecinta game dengan berbagai tema baik mobile maupun PC.




