MERAH PUTIH ONE FOR ALL

MERAH PUTIH ONE FOR ALL

  • 2025
  • Perfiki Kreasindo
  • Semua Umur
Di sebuah desa yang tenang dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, sekelompok anak terpilih menjadi “Tim Merah Putih” untuk menjaga bendera pusaka yaitu bendera yang selalu dikibarkan pada setiap upacara 17 Agustus tiap tahunnya. Namun 3 hari sebelum upacara, bendera itu hilang, delapan anak dari berbagai latar belakang budaya — Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa — bersatu dalam misi heroik: menyelamatkan bendera merah putih pusaka yang hilang secara misterius. Mereka harus mengatasi perbedaan, menembus sungai, hutan, dan badai, bahkan meredam ego masing-masing, demi satu tujuan mulia: mengibarkan bendera di Hari Kemerdekaan. Dengan keberanian, kerja sama, dan cinta tanah air, mereka menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan kekuatan. Mereka memulai petualangan mencari Bendera, menelusuri hutan, sungai, dan menghadapi konflik batin. Film ini penuh dengan momen lucu, menegangkan, emosional, dan menggugah jiwa, sarat nilai persatuan, persahabatan, dan semangat cinta nasionalisme anak-anak Indonesia masa kini.

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
4.0 ★★★★★

Film 'MERAH PUTIH ONE FOR ALL' ini bercerita tentang sekelompok anak muda yang bersatu untuk mempertahankan tanah air mereka dari ancaman perpecahan. Mereka belajar bahwa persatuan dan keberanian adalah kunci untuk menghadapi segala rintangan. Cocok untuk anak usia 10 tahun ke atas karena ada beberapa adegan perkelahian ringan yang mungkin terlalu intens untuk anak yang lebih kecil. Pesan positif yang bisa diambil anak adalah pentingnya kerja sama tim, cinta tanah air, dan tidak mudah menyerah. Namun, orang tua perlu waspada dengan adegan kekerasan fisik seperti pukulan dan tendangan, meski tidak terlalu brutal. Ada juga beberapa dialog yang sedikit kasar, seperti 'bodoh' atau 'sialan', tapi tidak berlebihan. Tidak ada adegan merokok, alkohol, narkoba, atau seksual sama sekali. Keberagaman cukup ditonjolkan dengan karakter dari berbagai latar belakang suku. Kesimpulannya, film ini layak ditonton anak-anak, tapi dampingi dan diskusikan tentang kekerasan yang terjadi. Rating overall 4 dari 5.

About Writer