Jujutsu Kaisen

Jujutsu Kaisen

Jujutsu Kaisen mungkin kurang cocok sebagai tontonan untuk anak-anak, terutama yang masih kecil. Anime dan manga ini mengandung banyak elemen yang lebih ditujukan untuk audiens remaja atau dewasa muda. Berikut beberapa alasannya:
  1. Kekerasan dan Adegan Grafis: Jujutsu Kaisen penuh dengan pertarungan intens, darah, dan kematian yang digambarkan secara eksplisit. Monster-monster (kutukan) sering kali memiliki desain yang menyeramkan, yang bisa mengganggu anak-anak.
  2. Tema Gelap: Ceritanya membahas topik seperti kematian, pengorbanan, dan trauma emosional, yang mungkin sulit dipahami atau terlalu berat untuk anak-anak.
  3. Bahasa dan Humor: Ada penggunaan bahasa kasar di beberapa bagian, serta humor yang lebih cocok untuk audiens yang lebih tua.
Secara umum, Jujutsu Kaisen biasanya direkomendasikan untuk usia 13 tahun ke atas (remaja), tergantung pada tingkat kematangan anak dan toleransi mereka terhadap konten kekerasan atau horor ringan. Jika anak Anda sensitif terhadap hal-hal seperti itu, sebaiknya Anda menonton terlebih dahulu untuk menilai apakah sesuai dengan usia dan kepribadian mereka. Orang tua juga bisa mempertimbangkan versi yang disensor atau mendampingi anak saat menonton untuk memberikan konteks.

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
3.0 ★★★★★

Jujutsu Kaisen bercerita tentang Yuji Itadori, siswa SMA yang terpaksa bergabung dengan dunia penyihir jujutsu setelah menelan jari kutukan super kuat. Dia harus mengumpulkan sisa jari kutukan itu sambil melawan roh-roh jahat. Meskipun ratingnya 17+, banyak anak di bawah umur yang sudah menonton karena popularitasnya. Sebenarnya, ceritanya punya pesan positif soal keberanian, persahabatan, dan tanggung jawab – Yuji selalu berusaha melindungi orang lain meskipun nyawanya terancam. Tapi, waspadalah: kekerasannya cukup eksplisit dengan adegan pertarungan berdarah, makhluk mengerikan, dan kematian karakter. Bahasa kasarnya juga lumayan sering, seperti 'brengsek' dan 'sial'. Untungnya, tidak ada adegan seksual atau penggunaan narkoba. Ada satu karakter perokok, tapi tidak diglorifikasi. Keberagaman karakter lumayan baik, dengan latar belakang berbeda. Kesimpulannya, untuk anak di bawah 15 tahun, saya tidak merekomendasikan. Untuk remaja 15-17 tahun, dampingi saat menonton dan diskusikan adegan kekerasan yang mungkin mengganggu.

About Writer