Jujutsu Kaisen S3

Jujutsu Kaisen S3

Sinopsis Jujutsu Kaisen Season 3 (The Culling Game Part 1)

Season 3 Jujutsu Kaisen (resmi disebut The Culling Game Part 1) mulai tayang pada 8 Januari 2026 (dengan premiere 2 episode sekaligus di Crunchyroll). Season ini mengadaptasi arc Itadori’s Extermination, Perfect Preparation, dan bagian awal arc Culling Game (死滅回游 / Shimetsu Kaiyū) dari manga.Setelah kehancuran besar di Shibuya Incident (akhir Season 2), dunia jujutsu berubah drastis. Kenjaku (dalam tubuh Geto) melancarkan rencana besarnya dengan mengaktifkan Culling Game — sebuah “permainan maut” berskala nasional di mana para penyihir dan manusia biasa yang terbangun kekuatannya dipaksa bertarung sampai mati di berbagai koloni di seluruh Jepang. Aturannya brutal: harus membunuh pemain lain untuk mengumpulkan poin, kalau tidak akan mati dalam waktu tertentu.Yuji Itadori menjadi buronan dan target eksekusi karena peran Sukuna di Shibuya. Dia bersama Megumi Fushiguro, Kinji Hakari, Panda, dan sekutu lainnya memasuki permainan ini dengan tujuan utama:Menyelamatkan Tsumiki Fushiguro (kakak Megumi) yang ikut terjebak
Membebaskan Satoru Gojo yang terperangkap di Prison Realm
Menghentikan rencana Kenjaku sebelum kehancuran total terjadi

Arc ini memperkenalkan banyak karakter baru yang sangat kuat (termasuk penyihir kuno yang dibangkitkan), pertarungan super intens, aturan permainan yang rumit, dan twist gelap yang makin memperdalam tema pengorbanan, keadilan, dan moral abu-abu. Season ini dibagi menjadi dua cour (Part 1 dan Part 2 nanti), karena arc Culling Game sangat panjang dan penuh aksi.Review Kecocokan dengan Anak / Parental GuidanceRating resmi umumnya:US → TV-MA (mature audiences / 17+) atau setara R (restricted)
Beberapa platform seperti Funimation/HBO Max pernah kasih TV-14, tapi secara keseluruhan dianggap tidak cocok untuk anak di bawah 15–16 tahun
IMDb & Common Sense Media → Umumnya direkomendasikan 15+ atau 16+
Orang tua & review anak di Common Sense Media → Kebanyakan bilang minimal 13–14 tahun, tapi banyak yang menyarankan 16+ karena kekerasan berat

Kenapa tidak cocok untuk anak kecil / usia SD?Kekerasan ekstrem & gore → Pemenggalan kepala, tubuh robek, darah berceceran, kematian sadis (termasuk karakter yang disukai penonton), body horror (mutasi tubuh, kutukan mengerikan)
Tema gelap berat → Depresi, rasa bersalah ekstrem (Yuji ingin mati karena merasa bertanggung jawab atas korban Shibuya), pembunuhan massal, manipulasi psikologis, pengorbanan diri, kematian karakter penting
Horor psikologis → Kutukan yang menyeramkan, atmosphere tegang, jump scare, dan rasa putus asa yang sangat kuat
Culling Game sendiri → Konsepnya seperti battle royale mematikan dengan aturan sadis, banyak karakter anak muda/remaja dipaksa saling bunuh

Kesimpulan kecocokan berdasarkan usia (2026 update):< 13 tahun → Sangat tidak direkomendasikan (bisa bikin takut, mimpi buruk, trauma ringan karena gore & tema depresi)
13–15 tahun → Hati-hati sekali — hanya kalau anak sudah terbiasa dengan anime shonen gelap (seperti Chainsaw Man atau Attack on Titan) dan orang tua dampingi + diskusi setelahnya
16+ tahun → Cocok untuk remaja yang suka genre action dark shonen (banyak remaja justru menikmati karena karakternya keren dan animasinya luar biasa)

Jika anak kamu masih di bawah 15 tahun, lebih baik tunda dulu sampai dia lebih dewasa. Season ini bahkan lebih brutal dan emosional daripada Shibuya Incident di Season 2. Tapi kalau sudah cukup umur, ini salah satu season anime paling ditunggu di 2026 dengan animasi MAPPA yang gila! Sudah siap nonton premiere-nya tanggal 8 Januari 2026?

 

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
3.0 ★★★★★

Di season 3 ini, cerita makin intens setelah peristiwa Shibuya. Yuji dan teman-temannya berhadapan dengan kutukan yang lebih kuat, termasuk pertarungan sengit antara para penyihir dan roh terkutuk. Adegan pertarungan penuh sihir dan lompatan tinggi khas anime shonen. Pesan positifnya jelas: kerja sama tim dan keberanian menghadapi ketakutan. Tapi, kekerasannya sangat eksplisit—darah, anggota tubuh putus, dan adegan sadis lainnya. Ini bukan tontonan untuk anak di bawah 13 tahun, bahkan remaja 13-15 tahun perlu pendampingan. Bahasa kasar cukup sering, seperti kata-kata makian, tapi tidak terlalu vulgar. Tidak ada adegan seksual, tapi ada sedikit sentuhan romantis yang tidak eksplisit. Tidak ada merokok atau narkoba, hanya minum alkohol di latar belakang. Keberagaman karakter cukup baik, dengan berbagai latar dan kekuatan. Kesimpulannya, Jujutsu Kaisen S3 hanya cocok untuk remaja 16 tahun ke atas yang sudah matang secara emosional. Orang tua wajib menonton bersama dan diskusikan tentang kekerasan serta konsekuensi dari tindakan.

About Writer