JUJUTSU KAISEN: HIDDEN INVENTORY/PREMATURE DEATH – THE MOVIE

JUJUTSU KAISEN: HIDDEN INVENTORY/PREMATURE DEATH – THE MOVIE

Sinopsis Film “JUJUTSU KAISEN: HIDDEN INVENTORY/PREMATURE DEATH – THE MOVIE”
Film ini merupakan kompilasi sinematik dari arc “Hidden Inventory/Premature Death” pada musim kedua seri anime Jujutsu Kaisen, yang dirilis di layar lebar pada tahun 2025 dengan durasi sekitar 1 jam 50 menit. Cerita berlatar belakang masa lalu Satoru Gojo dan Suguru Geto, dua penyihir kuat yang saat itu masih menjadi sahabat dekat dan siswa SMA di Jujutsu High. Mereka ditugaskan untuk melindungi Riko Amanai, seorang gadis yang ditandai sebagai “Star Plasma Vessel”—sebuah wadah plasma bintang yang harus dikorbankan untuk ritual penting guna memperkuat penyihir terkuat di dunia, termasuk Gojo sendiri.Misi ini penuh tantangan karena Riko dikejar oleh kultus keagamaan fanatik dan para pengguna kutukan yang haus darah. Gojo dan Geto, dengan kekuatan penyihir tingkat tinggi mereka, harus menghadapi pertarungan sengit melawan musuh-musuh mematikan, termasuk penyihir legendaris seperti Toji Fushiguro. Arc ini mengeksplorasi tema persahabatan, pengkhianatan, dan konsekuensi dari kekuatan yang tak terkendali, yang pada akhirnya membentuk jalan hidup keduanya—dari sekutu setia menjadi musuh abadi. Dengan animasi MAPPA yang memukau, suara remaster baru, dan konten orisinal tambahan, film ini menawarkan pengalaman emosional mendalam bagi penggemar dan penonton baru.

Kecocokan dengan Tontonan Anak

Film ini tidak cocok untuk ditonton anak-anak di bawah usia 17 tahun. Berdasarkan rating umum seri Jujutsu Kaisen, ia diklasifikasikan sebagai TV-MA (atau setara R di AS), yang menandakan konten dewasa. Alasan utamanya meliputi:

  • Kekerasan grafis dan gore: Adegan pertarungan penuh darah, anggota tubuh terputus, dan kematian brutal, termasuk pembunuhan terhadap karakter muda dan elemen body horror dari makhluk kutukan.
  • Tema gelap: Cerita membahas kematian dini, pengorbanan, trauma emosional, dan konflik moral yang kompleks, yang bisa menimbulkan ketakutan atau kebingungan bagi anak-anak.
  • Bahasa kasar ringan: Ada kata-kata seperti “shit” atau “ass”, meski tidak berlebihan.
  • Elemen supernatural horor: Roh kutukan yang menyeramkan dan atmosfer gelap membuatnya lebih mirip film horor aksi daripada kartun anak.

Di negara lain, rating serupa seperti 15+ (UK) atau 16+ (banyak wilayah), sementara di Jepang dinilai G (all ages) tapi ini self-rated dan tidak mencerminkan standar internasional. Saran untuk orang tua: Tonton episode pertama seri asli sebagai tes; jika anak sensitif terhadap kekerasan, hindari sepenuhnya. Lebih cocok untuk remaja matang atau dewasa yang menyukai genre shonen action dengan kedalaman emosional.

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
3.0 ★★★★★

Film ini mengisahkan masa lalu Satoru Gojo dan Suguru Geto saat masih menjadi siswa SMA Jujutsu. Mereka ditugaskan melindungi seorang gadis bernama Riko Amanami yang memiliki kekuatan khusus. Cerita berakhir tragis dengan kematian Riko dan perubahan drastis pada Geto. Film ini penuh aksi pertarungan sihir dengan adegan kekerasan yang cukup intens, termasuk pertarungan pedang dan sihir yang bisa membuat anak kecil takut. Ada beberapa adegan karakter merokok, yang bisa memberikan contoh buruk. Bahasa yang digunakan kadang kasar, seperti makian ringan. Tidak ada adegan seksual, tapi ada sedikit dialog tentang tubuh karakter. Pesan positifnya adalah tentang persahabatan, pengorbanan, dan perjuangan melawan kejahatan. Ada keragaman karakter dengan latar belakang berbeda. Menurut saya, film ini tidak cocok untuk anak di bawah 13 tahun karena kekerasan dan tema gelapnya. Untuk remaja 13+, masih perlu pendampingan orang tua untuk menjelaskan adegan kekerasan dan pilihan moral karakter. Saya rekomendasikan dengan catatan, hanya untuk remaja yang sudah matang secara emosional.

About Writer