Italian Studies
Sinopsis Film “Italian Studies” (2021/2022)
Italian Studies adalah film drama independen Amerika yang disutradarai oleh Adam Leon, dirilis sekitar tahun 2021-2022. Film ini dibintangi oleh Vanessa Kirby (yang dikenal dari peran-peran seperti di The Crown dan Pieces of a Woman) dalam peran utama sebagai Alina Reynolds, seorang penulis asal Inggris yang sukses.
Cerita berpusat pada Alina, seorang penulis yang baru saja menerbitkan kumpulan cerita pendek berjudul “Italian Studies” dan sedang berada di New York City. Suatu hari, secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan medis yang jelas, ia mengalami hilang ingatan sementara (amnesia). Ia tidak ingat siapa dirinya, di mana ia tinggal, apa yang sedang ia lakukan di kota itu, bahkan nama dan identitasnya sendiri lenyap dari pikirannya. Ia terjebak dalam keadaan disorientasi total, berjalan-jalan tanpa tujuan di jalanan New York yang ramai dan dingin.
Dalam keadaan linglung tersebut, Alina mulai berinteraksi dengan sekelompok remaja (teenagers) yang ia temui secara acak di berbagai sudut kota. Interaksi ini kadang terasa nyata, kadang terasa seperti halusinasi atau percakapan imajiner yang muncul dari alam bawah sadarnya. Remaja-remaja ini — termasuk seorang pemuda bernama Simon yang menjadi salah satu figur sentral — menjadi semacam jangkar sementara baginya. Mereka berbincang tentang kehidupan, identitas, hubungan, rasa takut, dan berbagai topik yang mengalir secara bebas dan tidak terstruktur.
Sepanjang film, penonton diajak mengikuti perjalanan Alina yang melayang-layang tanpa arah jelas: ia berpindah dari satu percakapan ke percakapan lain, dari satu lokasi ke lokasi lain di New York, sambil terus mencari petunjuk untuk “pulang” atau menemukan kembali siapa dirinya. Film ini tidak mengikuti plot konvensional dengan klimaks dramatis atau resolusi yang tegas. Sebaliknya, ia lebih bersifat liris, kontemplatif, dan hampir seperti puisi visual — mengeksplorasi tema-tema berat seperti:
- Kehilangan identitas dan rasa diri (dislocation of self)
- Koneksi manusia yang rapuh di tengah kota besar yang impersonal
- Batas antara realitas dan imajinasi
- Kerentanan emosional dan pencarian makna di tengah kekosongan
Gaya penyutradaraan Adam Leon sangat minimalis, dengan dialog yang terasa alami dan improvisasional, pengambilan gambar handheld yang intim, serta ritme yang lambat dan meditatif. Tidak ada adegan aksi besar, tidak ada twist thriller, dan tidak ada penjelasan ilmiah mendalam soal amnesia-nya. Film ini lebih fokus pada pengalaman sensorik dan emosional daripada cerita linear.
Kecocokan sebagai Tontonan Anak
Film ini sama sekali tidak cocok untuk anak-anak atau bahkan remaja di bawah umur 15–16 tahun (dan lebih aman untuk 17+ atau dewasa). Berikut alasannya berdasarkan kontennya:
- Tema dan suasana: Sangat abstrak, lambat, dan berat secara psikologis. Tidak ada cerita petualangan, humor, atau elemen menghibur yang biasanya disukai anak. Anak kecil atau remaja muda kemungkinan besar akan merasa bosan, bingung, atau bahkan terganggu karena tidak ada plot yang jelas atau resolusi memuaskan.
- Rating & Parents Guide (dari sumber seperti IMDb): Umumnya tidak ada kekerasan, nudity, atau seks eksplisit. Namun ada bahasa kasar moderat (moderate profanity), penggunaan alkohol dan rokok moderat (karakter minum/minum-minum dan merokok dalam suasana santai/remaja), serta tema dewasa tentang kehilangan identitas, keterasingan, dan eksistensialisme.
- Tidak ada elemen menakutkan, tapi suasana keseluruhan bisa terasa unsettling atau depressing bagi penonton yang sensitif.
- Target penonton: Film indie arthouse ini ditujukan untuk penonton dewasa yang menyukai drama psikologis lambat, karakter-driven, dan eksplorasi identitas (mirip gaya film seperti Lost in Translation atau karya-karya Terrence Malick versi lebih ringan).
Kesimpulan singkat:
Jika Anda mencari film untuk ditonton bersama anak atau keluarga, Italian Studies bukan pilihan yang tepat. Ini lebih cocok untuk penonton dewasa yang ingin menikmati akting Vanessa Kirby yang sangat kuat dan introspektif, serta merenungkan tema-tema filosofis tentang siapa kita sebenarnya ketika semua “label” identitas hilang. Untuk anak, lebih baik pilih film dengan narasi yang lebih jelas, ringan, dan menghibur.
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
Italian Studies bercerita tentang Alina, seorang penulis novel yang tiba-tiba kehilangan ingatan saat sedang di New York. Dia berusaha mengingat siapa dirinya sambil berinteraksi dengan remaja-remaja lokal. Film ini bukan untuk anak-anak, terlalu abstrak dan banyak adegan dewasa. Buat remaja 16 tahun ke atas pun harus didampingi. Pesan positifnya soal penerimaan diri dan pentingnya hubungan antarmanusia, tapi disampaikan dengan cara yang rumit. Yang perlu diwaspadai: ada adegan merokok, alkohol, dan narkoba yang ditampilkan tanpa konsekuensi jelas. Bahasa kasar juga muncul beberapa kali. Adegan seksualnya eksplisit, termasuk adegan dengan remaja yang bisa membingungkan. Kekerasan fisik tidak ada, tapi kekerasan emosional ada. Keberagaman cukup tergambar lewat karakter dari latar berbeda. Kesimpulan: tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 17 tahun. Untuk remaja 17 tahun ke atas, masih perlu diskusi dengan orang tua soal pilihan hidup dan risiko kehilangan ingatan.
Belum ada review. Jadilah yang pertama!




