Community Rating






Hunter x Hunter
“Hunter x Hunter” adalah seri manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Yoshihiro Togashi, pertama kali diterbitkan pada tahun 1998. Seri ini juga diadaptasi menjadi dua anime: versi 1999 dan versi 2011 yang lebih lengkap. Cerita mengikuti Gon Freecss, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang bercita-cita menjadi “Hunter”—seorang profesional elit yang melakukan petualangan berbahaya, seperti menangkap penjahat, mencari harta karun, atau menjelajahi wilayah tak dikenal—untuk menemukan ayahnya, Ging, seorang Hunter legendaris. Bersama teman-temannya, Killua, Kurapika, dan Leorio, Gon menghadapi berbagai ujian, musuh kuat, dan dunia yang penuh dengan kekuatan supernatural bernama “Nen.” Seri ini terkenal dengan alur cerita yang kompleks, karakter yang mendalam, dan perpadunan antara petualangan ringan serta tema yang lebih gelap seiring berjalannya cerita.
Kecocokan dengan Anak
- Konten Umum: Pada awalnya, “Hunter x Hunter” terasa seperti anime petualangan yang cocok untuk audiens muda. Arc seperti Hunter Exam dan Heavens Arena memiliki suasana optimis, penuh semangat, dan fokus pada persahabatan serta kerja keras—nilai yang bisa diterima oleh anak-anak. Namun, seiring perkembangan cerita (terutama mulai dari Yorknew City Arc dan Chimera Ant Arc), seri ini menjadi semakin gelap dengan kekerasan yang lebih eksplisit, kematian karakter, dan tema psikologis yang berat seperti balas dendam, pengorbanan, dan moralitas abu-abu.
-
Usia yang Disarankan:
- Versi Anime 2011: Secara resmi, “Hunter x Hunter” sering diberi rating 13+ (TV-14 di beberapa negara), tetapi ini sangat tergantung pada arc cerita. Bagian awal (episode 1-20) relatif ringan dan bisa dinikmati oleh anak-anak usia 10-12 tahun yang menyukai petualangan seperti “Naruto” atau “Pokémon,” asalkan mereka tidak sensitif terhadap kekerasan ringan (pertarungan, darah minimal). Namun, setelah Chimera Ant Arc (sekitar episode 76 ke atas), kekerasan meningkat drastis—termasuk pembunuhan brutal, mutilasi, dan genosida—sehingga lebih cocok untuk remaja 15+ atau dewasa muda yang bisa memahami konteks emosionalnya.
- Manga: Manga lebih grafis dalam menggambarkan kekerasan dan darah dibandingkan anime, jadi kurang cocok untuk anak di bawah 13 tahun.
-
- Faktor Positif: Seri ini mengajarkan nilai seperti keberanian, loyalitas, dan ketekunan, yang bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak. Karakter utama seperti Gon dan Killua juga relatable bagi audiens muda karena usia mereka dan semangat mereka.
- Faktor yang Perlu Diwaspadai: Ada adegan yang mungkin mengganggu anak-anak, seperti pembunuhan sadis (misalnya, Hisoka yang psikopat atau Chimera Ant yang memakan manusia), serta tema dewasa seperti trauma dan manipulasi. Orang tua sebaiknya menonton terlebih dahulu atau mendampingi anak untuk menilai apakah kontennya sesuai dengan tingkat kematangan mereka.
Kesimpulan: “Hunter x Hunter” bisa cocok untuk anak-anak usia 10-12 tahun pada bagian awal cerita, terutama versi anime 2011, karena suasananya yang penuh petualangan dan relatif ringan. Namun, untuk cerita keseluruhan (terutama arc-arc lanjutan), lebih sesuai untuk remaja 13-15 tahun ke atas yang sudah bisa mencerna tema kompleks dan kekerasan yang lebih intens. Pengawasan orang tua disarankan, terutama jika anak sensitif terhadap darah, kematian, atau situasi menegangkan. Jika Anda ingin memperkenalkan anak pada seri ini, mulai dengan episode awal dan hentikan sebelum masuk ke arc yang lebih gelap jika dirasa terlalu berat.
This content is restricted!
Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.
Lihat Film Lain
Produk Terkait
- Film
Orion and The Dark
- Film
Leo
- Film
The Incredibles
- Film
Frozen
Community Rating





