Hercules

Hercules

  • PG
  • 1997

Di Yunani Kuno, para penguasa dewa-dewa Yunani, Zeus dan istrinya Hera, memiliki seorang putra bernama Hercules di Gunung Olympus. Sementara para dewa lainnya bersukacita, Hades sang saudara laki-laki Zeus yang cemburu merencanakan untuk menggulingkan Zeus dan memerintah Olympus.  Hades juga mengirimkan pelayannya, Pain dan Panic untuk membuang Hercules. Bertahun-tahun kemudian, Hercules remaja menjadi orang buangan karena kekuatannya, dan bertanya-tanya dari mana asalnya. Setelah orang tua asuhnya mengungkapkan kalung yang mereka temukan, Hercules memutuskan untuk mengunjungi kuil Zeus untuk mendapatkan jawaban.

 

Animasi Hercules (1997) dari Disney memang dirancang sebagai film keluarga, tetapi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan apakah cocok sebagai tontonan anak, tergantung pada usia dan sensitivitas anak tersebut.
Secara umum, film ini memiliki rating G (General Audience) di banyak negara, yang berarti aman untuk semua umur. Ceritanya mengikuti Hercules, putra Zeus, dalam petualangan penuh humor, musik, dan pesan moral tentang keberanian, persahabatan, dan menemukan jati diri. Gaya animasi yang cerah dan karakter seperti Philoctetes (Phil) atau Pegasus menambah daya tarik untuk anak-anak.
Namun, ada beberapa elemen yang mungkin perlu diperhatikan:
  1. Adegan Menegangkan: Film ini menampilkan Hades, dewa dunia bawah, yang bisa terasa sedikit menakutkan bagi anak kecil karena penampilannya yang gelap dan rencana jahatnya. Ada juga monster seperti Hydra yang cukup intens dalam pertarungan.
  2. Mitologi dan Kematian: Meski disederhanakan, cerita melibatkan konsep mitologi Yunani, seperti dunia bawah dan kematian, yang mungkin membingungkan atau memicu pertanyaan dari anak-anak yang lebih muda.
  3. Humor Dewasa: Beberapa lelucon atau sindiran mungkin lebih ditujukan untuk penonton dewasa, tapi ini biasanya tidak mengganggu anak-anak karena mereka cenderung fokus pada aksi dan lagu.
Jika anak Anda berusia di atas 5-6 tahun dan tidak terlalu sensitif terhadap adegan aksi atau karakter antagonis, Hercules bisa jadi tontonan yang menghibur sekaligus mendidik. Anda juga bisa menonton bersama untuk menjelaskan bagian yang membingungkan atau sekadar menikmati momennya. Untuk anak yang lebih kecil atau mudah takut, mungkin perlu pengawasan atau menunda menontonnya sampai mereka sedikit lebih besar.

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
4.0 ★★★★★

Hercules adalah film animasi Disney yang menceritakan anak dewa Zeus yang diculik dan diubah jadi manusia. Ia harus membuktikan diri sebagai pahlawan sejati untuk bisa kembali ke Olympus. Film ini cocok untuk anak usia 7 tahun ke atas. Pesan positifnya jelas: jadi pahlawan bukan soal kekuatan fisik, tapi soal hati yang tulus. Hercules belajar bahwa cinta dan pengorbanan bikin seseorang benar-benar kuat. Anak-anak bisa menangkap pesan tentang pentingnya kerja keras, pantang menyerah, dan nilai persahabatan. Yang perlu orang tua waspadai: ada adegan kekerasan kartun seperti Hercules melawan monster (Hydra, Cyclops), Hades yang suka marah-marah dengan api di rambutnya, dan sedikit adegan menakutkan seperti Pain dan Panic yang menculik bayi. Adegan Hercules berkelahi dengan Makhluk Hidra bisa bikin anak kecil takut. Tidak ada rokok atau narkoba, tapi ada adegan Hades minum-minuman dari cawan. Dialognya aman, tidak ada kata kasar. Adegan seksual tidak ada sama sekali. Keberagaman karakter memang kurang karena semua tokoh berkulit putih, kecuali beberapa dewa, tapi ini representasi mitologi Yunani. Kesimpulan: Film ini layak ditonton anak usia 7+, tapi dampingi anak yang lebih kecil. Pesan positifnya kuat dan bisa jadi bahan diskusi seru.

About Writer